Diduga Mantan RW Gelapkan Dana KB/Kampung Baru Desa Geneng, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora

- Jurnalis

Senin, 10 Maret 2025 - 19:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

MIM, JAWA TENGAH, 10 MARET 2025

Blora, Mediaindonesiamaju.com – Mantan Ketua RW Kampung Baru, Desa Geneng, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, berinisial JS, diduga telah menggelapkan dana iuran warga dan dana kegiatan desa selama masa jabatannya. Dugaan ini terungkap setelah sejumlah warga dan bendahara desa mengungkapkan ketidakjelasan penggunaan dana yang selama ini terkumpul.

Salah satu warga setempat, RQ, mengungkapkan kecurigaannya mengenai penggunaan iuran warga. “Selama ini, kami sudah membayar iuran sebesar 100 ribu per orang dan 150 ribu per rumah, tapi kami tidak tahu jelas untuk apa uang itu digunakan. Ada beberapa acara adat desa yang tidak dilaksanakan, dan tidak ada kontribusi pembangunan di kampung baru,” ujarnya. Riqi juga mempertanyakan mengapa kegiatan seperti Sedekah Bumi yang biasa dilaksanakan di desa justru menarik iuran tambahan, namun tak ada kegiatan yang dilakukan.

Baca Juga :  Polres Lubuk Linggau Melepas Pawai pelajar Yayasan Nida'ul Jannah Kota Lubuk Linggau - Sambut Bulan Suci Ramadhan 1446 H

Dalam konfirmasi kepada media, Munir, mantan Bendahara RW yang menjabat selama periode tersebut, mengungkapkan keluhan serupa. “Pak JS sering memberikan uang kas, tetapi setelah itu diminta kembali dengan alasan untuk perbaikan jalan dan biaya kegiatan. Jika saya ingatkan untuk memberikan kas, baru beliau memberi, namun uang itu selalu diminta lagi dengan alasan yang sama. Selama tiga tahun terakhir, tidak ada uang kas yang diserahkan untuk kas RW,” ungkap Munir. “Uang yang diberikan hanya sekitar tiga juta, tetapi setelah itu diminta lagi. Sementara itu, tidak ada transparansi mengenai pemasukan dan penggunaan dana kepada bendahara maupun para RT.”

Baca Juga :  Satlantas Polres Demak Gelar Kegiatan Jumat Berkah dengan Membagikan Nasi Kotak kepada Masyarakat

Munir juga menambahkan bahwa iuran untuk keamanan lingkungan sudah ada, tetapi setiap kali ada kegiatan seperti senam, jika warga tidak hadir, mereka dikenakan denda sebesar 30 ribu rupiah, namun ia tidak tahu jelas ke mana uang tersebut digunakan.

Kejadian ini memicu keresahan di kalangan warga Kampung Baru yang berharap adanya penyelesaian atas dugaan penyalahgunaan dana yang seharusnya digunakan untuk kepentingan bersama.

Pihak berwajib Dan Desa diharapkan segera melakukan penyelidikan lebih lanjut agar permasalahan ini bisa diselesaikan dengan adil dan transparan.

Red / Latif

Berita Terkait

FKIP Universitas Terbuka Gelar Pelatihan e-Modul Mindfulness untuk Tingkatkan Kesejahteraan Psikologis Guru BK Sukabumi
PLN UP3 Grobogan Sukseskan Program “Power Hero” Sambut Hari Pahlawan, Diskon Tambah Daya Hingga 50%
Highlight Kegiatan Undian Bank BKK Purwodadi Tahun 2025
Laskar Merah Putih Jawa Tengah Rayakan HUT ke-25, Teguhkan Komitmen Kebangsaan dan Persatuan
Dugaan Penistaan Agama di Klub Karaoke Paradise Bandungan, PBNU dan GP Ansor Kabupaten Semarang Siap Kawal Kasus Hingga Tuntas
Pameran Ekonomi Kreatif Jadi Wadah Promosi Produk Unggulan Lokal Rembang  
FESTIVAL LAYANG-LAYANG & SOUND MINIATUR MIJEN 2025 SIAP DIGELAR
Pemalang Inspiring Teacher 2025 Menuai Sorotan, Praktisi Hukum Sebut Pungutan Rp200 Ribu Tidak Sah  

Berita Terkait

Jumat, 21 November 2025 - 05:28 WIB

FKIP Universitas Terbuka Gelar Pelatihan e-Modul Mindfulness untuk Tingkatkan Kesejahteraan Psikologis Guru BK Sukabumi

Jumat, 14 November 2025 - 20:21 WIB

PLN UP3 Grobogan Sukseskan Program “Power Hero” Sambut Hari Pahlawan, Diskon Tambah Daya Hingga 50%

Minggu, 9 November 2025 - 21:34 WIB

Highlight Kegiatan Undian Bank BKK Purwodadi Tahun 2025

Jumat, 31 Oktober 2025 - 03:10 WIB

Laskar Merah Putih Jawa Tengah Rayakan HUT ke-25, Teguhkan Komitmen Kebangsaan dan Persatuan

Minggu, 26 Oktober 2025 - 23:00 WIB

Dugaan Penistaan Agama di Klub Karaoke Paradise Bandungan, PBNU dan GP Ansor Kabupaten Semarang Siap Kawal Kasus Hingga Tuntas

Berita Terbaru