PKN Apresiasi Kapolres Supiori dan Jajarannya atas Penanganan Kasus Korupsi Dana Desa

- Jurnalis

Selasa, 18 Maret 2025 - 13:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MIM,Jabodetabek 18 Maret 2025

Bekasi,Mediaindonesiamaju.com – Pemantau Keuangan Negara (PKN) memberikan apresiasi dan penghormatan kepada Kapolres Supiori dan jajarannya yang telah merespons serta memproses laporan PKN terkait dugaan korupsi dana desa hingga kasus tersebut disidangkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jayapura.

Ketua Umum PKN, Patar Sihotang, SH., MH., dalam konferensi pers di kantor PKN yang berlokasi di Jl. Caman Raya No. 7, Jatibening, Bekasi, pada Senin (17/3), menyatakan bahwa berkat kerja keras Polres Supiori, dua tersangka kasus korupsi dana desa Kampung Mapia, Distrik Supiori Barat, Kabupaten Supiori, Papua, telah divonis 1 tahun 9 bulan penjara oleh Pengadilan Tipikor Jayapura.

Kronologi Pengungkapan Kasus

Kasus ini bermula dari laporan masyarakat Kampung Mapia yang berada di Kota Supiori kepada Tim PKN setempat, terkait dugaan tindak pidana korupsi dana desa yang dilakukan oleh Kepala Kampung Mapia. Sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) investigasi PKN, laporan masyarakat harus diverifikasi melalui investigasi lapangan sebelum dilaporkan ke aparat penegak hukum.

Atas perintah Patar Sihotang, Tim PKN Biak dan Supiori melakukan investigasi langsung ke Kampung Mapia dengan bantuan masyarakat setempat. Selama seminggu, tim mengumpulkan bukti dan keterangan dari para tokoh agama, adat, serta warga yang menjadi korban. Setelah investigasi selesai, laporan resmi disampaikan ke Polres Supiori.

Baca Juga :  Polsek Sayung Bagikan Takjil di Pantura, Bantu Pengguna Jalan Terdampak Rob

Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Supiori segera melakukan penyelidikan dan penyidikan. Setelah pemberkasan selesai, dua tersangka beserta barang bukti diserahkan ke Kejaksaan Negeri Biak Numfor untuk diproses lebih lanjut hingga persidangan di Pengadilan Tipikor Jayapura.

Kini, dua terdakwa telah divonis bersalah dan menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Jayapura serta LP Keerom Papua.

Modus Korupsi dan Kerugian Negara

Dua terdakwa dalam kasus ini adalah:

  1. Wiliyams Ekladius Msen – Kepala Kampung Mapia
  2. Ferny Lasaiji – Bendahara Kampung Mapia

Keduanya terbukti menyusun Anggaran Pendapatan dan Belanja Kampung (APBK) tanpa melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes), mengelola dana desa tanpa melibatkan Pejabat Pengelola Keuangan Kampung (PPKK), serta membelanjakan dana desa tidak sesuai dengan peruntukannya.

Mereka juga tidak menyertakan laporan pertanggungjawaban yang sah, sehingga melanggar berbagai regulasi terkait pengelolaan keuangan desa. Berdasarkan audit Inspektorat Kabupaten Supiori, perbuatan mereka menyebabkan kerugian negara sebesar Rp 422.333.829 dengan rincian:

  • Rp 247.023.464 dari Dana Desa (APBN)
  • Rp 175.310.365 dari Alokasi Dana Desa (APBD)

Selain itu, hasil korupsi tersebut dinikmati secara pribadi oleh terdakwa dan beberapa pihak terkait, termasuk istri salah satu terdakwa.

Baca Juga :  PUNCAK MUSIM KEMARAU, DISTRIBUSI AIR BERSIH DI SEJUMLAH WILAYAH KABUPATEN PEKALONGAN DIPERKUAT.

PKN: Kasus Ini Harus Jadi Efek Jera

Patar Sihotang menegaskan bahwa keberhasilan Kapolres Supiori, Kejari Biak Numfor, dan Pengadilan Tipikor Jayapura dalam menangani kasus ini merupakan langkah besar dalam menyelamatkan hak-hak masyarakat Papua.

“Vonis ini menjadi efek domino yang bisa memberikan efek jera kepada kepala desa atau kampung lainnya di Papua. Masih banyak oknum kepala kampung yang menyalahgunakan dana desa untuk kepentingan pribadi atau kelompok, sehingga tujuan utama pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat tidak tercapai,” ujar Patar Sihotang.

PKN juga mengapresiasi Polres Supiori yang dinilai responsif dalam menerima, menindaklanjuti, dan memproses laporan masyarakat hingga ke tahap persidangan.

Bravo Polres Supiori!

Atas keberhasilan ini, PKN di seluruh Indonesia mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Supiori dan jajarannya, khususnya Unit Tipikor, yang telah bekerja keras dan profesional dalam menangani kasus ini.

“Bravo Kapolres Supiori dan jajarannya! Kami akan terus mengawal pengelolaan dana desa agar transparan dan tepat sasaran demi kesejahteraan masyarakat,” tutup Patar Sihotang.

Sumber:

Kontak:
Patar Sihotang, SH., MH
Pemantau Keuangan Negara (PKN)
WhatsApp: 082113185141

Rep_Egga.

Berita Terkait

LIVE VIDEO VIRAL! Hariyanto alias Heri Sweke Hina Wakil Presiden Gibran dan Partai PSI, Sejumlah Tokoh Siap Melapor
Perjuangkan Kesetaraan HPN, Firdaus Diberhentikan PWI; Makali Kumar Soroti Monopoli Penyelenggaraan
Bank BKK Purwodadi Sampaikan Ucapan Selamat Hari Santri Nasional 2026
​Bongkar Dugaan Praktik Injeksi Pemutih Ilegal Oknum Bhayangkari Polres Demak: Menantang Hukum, Mengancam Jiwa
EKW (41th) Alias Emping, Warga Desa Ngraji Tersangka Penggelapan BPKB, Kini Di Resmi di tahan Polres Grobogan
MTsN 1 Grobogan Gelar Peringatan Hari Santri Nasional 2026 dan Harlah ke-35, Berlangsung 22–24 Oktober
SMPN 2 Wirosari Gelar Pemilihan Ketua OSIS, Tanamkan Nilai Demokrasi Sejak Dini
Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 2026: Ketahanan Jiwa, Kunci Indonesia Sehat

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:24 WIB

LIVE VIDEO VIRAL! Hariyanto alias Heri Sweke Hina Wakil Presiden Gibran dan Partai PSI, Sejumlah Tokoh Siap Melapor

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:54 WIB

Perjuangkan Kesetaraan HPN, Firdaus Diberhentikan PWI; Makali Kumar Soroti Monopoli Penyelenggaraan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Bank BKK Purwodadi Sampaikan Ucapan Selamat Hari Santri Nasional 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:56 WIB

​Bongkar Dugaan Praktik Injeksi Pemutih Ilegal Oknum Bhayangkari Polres Demak: Menantang Hukum, Mengancam Jiwa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:13 WIB

EKW (41th) Alias Emping, Warga Desa Ngraji Tersangka Penggelapan BPKB, Kini Di Resmi di tahan Polres Grobogan

Berita Terbaru

Tak Berkategori

Bank BKK Purwodadi Sampaikan Ucapan Selamat Hari Santri Nasional 2026

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:16 WIB