MIM, JAWA TENGAH, 04 JANUARI 2025
Grobogan – Mediaindonesiamaju.com Pengelolaan Pasar Desa Genengadal menjadi sorotan warga setempat setelah muncul dugaan bahwa uang hasil pengelolaan pasar desa dikuasai oleh seorang bidan berinisial S. Pasar desa yang seharusnya menjadi tonggak ekonomi warga masyarakat desa ini, Diduga dikelola dengan carut marut.
Warga Desa Genengadal menuding bahwa pemerintah desa tidak transparan dalam mengelola Pendapatan Asli Desa (PAD) yang berasal dari pasar desa.
Kepala Desa Genengadal, saat dihubungi melalui pesan singkat WhatsApp, mengakui bahwa uang hasil pengelolaan pasar desa masuk dalam PAD desa, namun keuangannya dipegang oleh bidan S.
Kepala desa juga menyampaikan bahwa los dan kios pasar diurus oleh salah satu perangkat desa. Namun, setelah diklarifikasi, perangkat desa dengan inisial Sdr P mengatakan bahwa dirinya hanya mengurus perbaikan atap los pasar yang bocor dengan anggaran biaya dari tunggakan sewa los pasar. Yang berkaitan dengan Pungutan rutin, baik Kios dan Los yang berjumlah Puluhan tersebut Menyatakan tidak tau menahu.
Perangkat desa tersebut mengaku tidak tahu siapa yang mengurus sewa kios dan los pasar desa yang berjumlah puluhan petak tersebut.
Warga Desa Genengadal menuntut transparansi dari pemerintah desa terkait PAD desa, terutama pengelolaan pasar tradisional yang berpotensi sebagai tonggak ekonomi masyarakat sekitar.
Warga juga menyoroti masalah kebersihan pasar, Sering nya Terdapat tumpukan sampah yang Telat untuk di buang ke TPA Mini Milik desa menimbulkan bau tidak sedap di sekitar lingkungan pasar, dan Mengenai kantong parkir yang kurang tertib. “Kami ingin pemerintah desa mengelola pasar dengan baik, transparan, dan profesional,” ujar salah satu warga.
Dinas terkait, Camat, dan OPD diharapkan serius menyikapi keluhan masyarakat dan Mengawasi pengelolaan pasar dengan baik.
Rep : Tim










