Pekerja Proyek Pavingisasi SD Negeri 03 Sidamukti Belum Dilunasi, CV Anggun Sejati Diduga Wanprestasi

- Jurnalis

Minggu, 16 Maret 2025 - 17:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MIM,Jawa Tengah 16 Maret 2025

Cilacap,Mediaindonesiamaju.com – Sejumlah pekerja proyek pavingisasi di SD Negeri 03 Sidamukti, Kecamatan Patimuan, Kabupaten Cilacap, mengeluhkan keterlambatan pembayaran upah oleh CV Anggun Sejati. Meski pekerjaan telah rampung, hak para pekerja belum sepenuhnya dibayarkan, menimbulkan dugaan wanprestasi dari pihak kontraktor.

Kepala Sekolah SD Negeri 03 Sidamukti, Dwi Sunarso, menyatakan kekecewaannya atas kejadian ini.

“Kami sangat menyayangkan keterlambatan pelunasan upah pekerja. Mereka telah bekerja dengan baik, dan seharusnya hak mereka segera dilunasi. Kami berharap CV Anggun Sejati segera menyelesaikan kewajibannya,” ujarnya.

Dwi Sunarso juga mengonfirmasi bahwa pihaknya telah melaporkan masalah ini ke Dinas Pendidikan Sarpras dan Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan Kecamatan Patimuan, dengan harapan ada penyelesaian yang memihak para pekerja.

Namun, ironisnya, ketika para pekerja mengadukan masalah ini ke Dinas Pendidikan Sarpras, mereka justru diarahkan langsung ke CV Anggun Sejati tanpa solusi konkret. Widi, salah seorang pekerja proyek, menyampaikan kekecewaannya atas respons pihak terkait.

Baca Juga :  Musrenbang Kabupaten Demak Tahun 2026 RKPD, Forum Konsultasi Publik

“Kami sangat kecewa dengan respons dari Dinas Pendidikan Sarpras. Kami berharap mereka bisa membantu, bukan malah lepas tangan. Kami ini belum dilunasi!” keluh Widi.

Widi juga mengungkapkan isi pesan WhatsApp yang ia terima dari Bintang, pelaksana CV Anggun Sejati, yang seolah menunjukkan sikap lepas tangan.

“Dulu bawa-bawa media, sekarang langsung ke Pak Sungeb, berarti saya sudah dilangkahi sekarang ya? Monggo tagih sendiri ke Dinas Pendidikan,” bunyi pesan tersebut.

Saat dikonfirmasi, Pak Sungeb dari Sarpras Kabupaten Cilacap hanya memberi tanggapan singkat, “Langsung saja om ke CV-nya,” yang semakin menguatkan dugaan bahwa Dinas Pendidikan Sarpras tidak ingin terlibat lebih jauh dalam penyelesaian masalah ini.

Baca Juga :  Akhir Tahun Polres Demak Musnahkan Ribuan Miras

Para pekerja mengaku sudah berulang kali meminta kejelasan pelunasan kepada CV Anggun Sejati, namun tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan. Mereka kini mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan hidup akibat upah yang tak kunjung dibayarkan.

“Kami sudah menyelesaikan pekerjaan sesuai kesepakatan, tapi belum dilunasi. Kami harap ada kejelasan dan itikad baik dari CV Anggun Sejati,” ujar Widi.

Para pekerja juga menyesalkan minimnya komunikasi dari pihak CV. Mereka berharap, meski pekerjaan telah selesai, ada keterbukaan terkait pelunasan pembayaran.

Hingga berita ini diturunkan, pihak CV Anggun Sejati belum memberikan tanggapan resmi terkait masalah ini. Para pekerja, pihak sekolah, dan Korwil Pendidikan Kecamatan Patimuan berharap agar ada pihak berwenang yang turun tangan menyelesaikan persoalan ini demi menegakkan hak-hak pekerja yang terabaikan.

Rep_fq

Berita Terkait

Apel dan Halal Bihalal Tandai Kembalinya Aktivitas ASN Pemkab Grobogan Pasca Libur Idulfitri
Diduga Lakukan Aborsi, Seorang Wanita Ditemukan Lemas dan Berdarah di Kos Pedurungan Semarang
Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Pembangunan Talud di Desa Megonten Dikeluhkan Warga
Perkumpulan Advokat Muslim Indonesia(PERADMI) LAMPUNG Menggelar acara Halal bihalal
Oknum LSM Diduga Intimidasi Wartawan di Bekasi, Dikecam Aktivis dan Diselidiki Polisi
Diduga Alami Malpraktik, Orang Tua Rafandra Astaguna Resmi Laporkan RS KSH ke Polresta Pati
Listrik Padam di Desa Cabean, Warga Resah
Pelayanan Bus Garuda Mas di Terminal Gubug Mengecewakan Penumpang

Berita Terkait

Jumat, 11 April 2025 - 13:33 WIB

Apel dan Halal Bihalal Tandai Kembalinya Aktivitas ASN Pemkab Grobogan Pasca Libur Idulfitri

Kamis, 10 April 2025 - 20:51 WIB

Diduga Lakukan Aborsi, Seorang Wanita Ditemukan Lemas dan Berdarah di Kos Pedurungan Semarang

Kamis, 10 April 2025 - 17:53 WIB

Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Pembangunan Talud di Desa Megonten Dikeluhkan Warga

Kamis, 10 April 2025 - 14:50 WIB

Perkumpulan Advokat Muslim Indonesia(PERADMI) LAMPUNG Menggelar acara Halal bihalal

Rabu, 9 April 2025 - 23:36 WIB

Oknum LSM Diduga Intimidasi Wartawan di Bekasi, Dikecam Aktivis dan Diselidiki Polisi

Berita Terbaru