Mengungkap Misteri Diduga Penuh Kejanggalan, Pria Meninggal di Gudang Jagung Sidorejo

- Jurnalis

Jumat, 26 September 2025 - 19:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GROBOGAN, 26 September 2025 – Mediaindonesiamaju.com

Peristiwa meninggalnya Alif Fianto di sebuah gudang jagung milik Rudi, warga Desa Sidorejo, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, menimbulkan tanda tanya besar bagi keluarga korban. Mereka menduga ada banyak kejanggalan dalam kejadian tersebut.

 

Menurut keterangan Parwanto, kakak korban, insiden bermula saat Alif menerima panggilan telepon dari Rudi pada Sabtu (6/9/2025) sekitar pukul 14.48 WIB. Rudi, yang merupakan pemilik gudang sekaligus rekan bisnis jual beli jagung, meminta Alif datang ke gudang.

 

Tak lama kemudian, sekitar pukul 15.00 WIB, Rudi kembali menghubungi Parwanto dan menyampaikan bahwa adiknya mengalami kecelakaan hingga meninggal dunia.

 

“Saya langsung datang ke gudang sekitar 15 menit kemudian, dan menemukan adik saya sudah dalam kondisi tidak bernyawa, tergletak di antara tembok dan badan truk,” ungkap Parwanto.

Baca Juga :  Pria Ditemukan Tergantung Dipohon Karet Tempat Pembuangan Akhir ( TPA ) Kilometer 7

 

Saat itu, di lokasi juga hadir Rudi selaku pemilik gudang, serta Darto dan Darso yang disebut mengetahui pertama kali peristiwa tersebut. Namun, keterangan para saksi menimbulkan kejanggalan. Ada yang menyebut korban masih dalam posisi berdiri terhimpit truk dengan mesin hidup dan persneling gigi 1, lalu jenazah diangkat dengan cara menggeser ban truk. Sementara keterangan lain menyebutkan truk sudah dalam keadaan mati dan dipindahkan oleh Rudi sebelum korban ditemukan dalam posisi tertelungkup.

 

Jenazah kemudian dibawa ke klinik terdekat oleh keluarga korban. Namun, keluarga menilai banyak hal yang tidak wajar dalam penanganan kejadian ini.

 

Keluarga pun melaporkan insiden tersebut ke Polsek Pulokulon. Mereka meminta agar dilakukan pemeriksaan sidik jari korban pada setir truk yang ada di lokasi. Namun, menurut keluarga, permintaan itu tidak ditindaklanjuti aparat kepolisian.

Baca Juga :  Ormas 234 SC Pemalang dan WPSP Gelar "Jumat Berkah Berbagi" di Depan RSUD Ashari, Ratusan Paket Makanan Dibagikan

 

“Banyak kejanggalan dalam kasus ini. Saya meminta agar dilakukan reka ulang kejadian karena ada hal yang tidak wajar,” tegas Parwanto.

 

Saat tim Media Indonesia Maju mencoba mengonfirmasi ke Polsek Pulokulon, Kanit Reskrim membenarkan bahwa barang bukti baru diamankan pada 22 September. Ketika ditanya soal keterlambatan, ia menjawab, “Karena mencari sopir yang berani melewati jalur ekstrem untuk membawa barang bukti ke Polsek.”

 

Sementara terkait tidak adanya pemasangan garis polisi (police line) di lokasi kejadian, pihak kepolisian menyebut sudah diberi tanda berupa cat warna hitam. Pernyataan ini justru menimbulkan lebih banyak pertanyaan publik, sebab kondisi TKP tidak steril dan masih digunakan untuk aktivitas kerja.

 

Dugaan adanya kejanggalan pun semakin menguat. Keluarga korban berharap agar penyelidikan dilakukan secara transparan dan tuntas.

 

Reporter: Latif

Berita Terkait

LPER Cabang Semarang Raya Resmi Terima SK Kepengurusan Periode 2026–2031, Siap Bersinergi untuk Pemberdayaan Ekonomi Rakyat  
DPRD Demak Gelar Paripurna ke-33, Enam Fraksi Sampaikan Pandangan Umum Raperda APBD 2027  
Ketika Penyidik Dengan Jaksa Penuntut Umum Kejari Semarang Sependapat, Terlapor Menjadi Tersangka Dan Perkara P21  
Pengurus SMSI Jawa Tengah Periode 2026-2030 Resmi Dilantik di Demak
Audiensi Forrbes Memanas, Massa Walk Out Tuntut Bupati Jelaskan Polemik KUA-PPAS 2027
John L. Situmorang Soroti Rencana Eksekusi Rumah Klien, Minta PN Semarang Menunda  
Ketua Umum FORWAKUM TIPIKOR Mulai Soroti Disdik Batu Bara, Diduga Jadi Objek Bisnis Meraup Keuntungan   
Hampir Sepekan Tanpa Kejelasan, Kuasa Hukum Siti Fatimah Beri Batas Waktu Kopendik Banjarejo  

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:08 WIB

LPER Cabang Semarang Raya Resmi Terima SK Kepengurusan Periode 2026–2031, Siap Bersinergi untuk Pemberdayaan Ekonomi Rakyat  

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:49 WIB

DPRD Demak Gelar Paripurna ke-33, Enam Fraksi Sampaikan Pandangan Umum Raperda APBD 2027  

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Ketika Penyidik Dengan Jaksa Penuntut Umum Kejari Semarang Sependapat, Terlapor Menjadi Tersangka Dan Perkara P21  

Senin, 5 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Pengurus SMSI Jawa Tengah Periode 2026-2030 Resmi Dilantik di Demak

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Audiensi Forrbes Memanas, Massa Walk Out Tuntut Bupati Jelaskan Polemik KUA-PPAS 2027

Berita Terbaru

Tak Berkategori

Bank BKK Purwodadi Sampaikan Ucapan Selamat Hari Santri Nasional 2026

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:16 WIB