Setahun Lebih Tak Ada Kejelasan, Korban Penganiayaan di Blora Kecewa Penanganan Kasus Polisi

- Jurnalis

Senin, 18 Agustus 2025 - 18:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MIM, JAWA TENGAH, 18 AGUSTUS 2025

Blora – Mediaindonesiamaju.com Kasus dugaan penganiayaan yang terjadi di kawasan Kridosono, Blora, pada Jumat malam, 19 April 2024, sekitar pukul 23.30 WIB, hingga kini belum menunjukkan perkembangan berarti. Meski pelaporan sudah dilakukan lebih dari satu tahun, proses hukum masih jalan di tempat, pada (16/8/25).

 

Dua korban, yakni Muhammad Oktavian Nurul Huda (Okta) dan Ahmad Bagus Listiono (Bagus), resmi melaporkan peristiwa tersebut ke SPKT Polres Blora pada 20 April 2024 dengan nomor aduan STTLP/55/TV/2024/Jateng/Res Blora. Saat itu, korban juga telah menjalani visum. Okta mengalami pendarahan di belakang telinga, sementara Bagus mengalami sejumlah lebam di tubuhnya.

 

Namun, hingga pertengahan Agustus 2025, keduanya mengaku kecewa lantaran tidak ada kejelasan dari aparat kepolisian.

 

Baca Juga :  Tim Inafis Polres Tulang Bawang Barat Lakukan Evakuasi dan VISUM et Revertum ( VeR) Terhadap Mayat Yang Terapung di Rawa

“Kenapa sampai sekarang belum ada perkembangan, padahal sudah setahun lebih dan saksi waktu di tempat juga sudah memberikan penjelasan. Saya juga sudah visum, saat itu di belakang telinga saya berdarah. Saya sebagai masyarakat melaporkan ini ke aparat setempat, tetapi kok malah begini-begini saja,” ungkap Okta kepada awak media.

 

Bagus menambahkan bahwa dirinya merasa lelah menghadapi proses hukum yang tak jelas.

“Saya sudah capek, Mas. Mungkin jawabannya cuma SP2HP begitu terus. Padahal jelas pelaku kemarin juga datang ke SPKT, mengakui memukul juga, kok,” ujarnya.

 

Salah satu saksi mata yang enggan disebutkan namanya juga memberikan keterangan serupa. Ia mengaku ikut membawa pelaku ke pihak kepolisian.

“Oh itu dulu, Mas, sudah lama. Saya tidak tahu sekarang bagaimana perkembangannya. Kalau sampai sekarang belum tuntas, ya kebangetan, Mas. Sudah setahun. Saya juga ikut bawa pelaku pengeroyokan itu, dan dia juga ngaku kalau memang memukul. Katanya rumahnya di Gedongan,” jelas saksi.

Baca Juga :  Pengurus SMSI Jawa Tengah Periode 2026-2030 Resmi Dilantik di Demak

 

Bagus mengungkapkan selama proses hukum berjalan, dirinya hanya menerima tiga lembar surat dari kepolisian.

“Saya dikasih lembaran surat hanya tiga kali, Mas. Itu pun setelah dari SPKT, dan setelah sebulan melaporkan itu saya dipanggil, dikasih lagi. Lama tidak dikasih, terus ada media yang menanyakan ke Polres, baru dikasih SP2HP lagi pada 6 Maret 2024. Sudah itu saja. Mungkin sampai tahun-tahun berikutnya hanya SP2HP terus, tidak jelas percuma lapor,” pungkasnya.

 

Hingga berita ini diturunkan, pihak Polres Blora belum memberikan keterangan resmi terkait lambannya perkembangan penanganan kasus ini.

 

Rep : Latif

Berita Terkait

LPER Cabang Semarang Raya Resmi Terima SK Kepengurusan Periode 2026–2031, Siap Bersinergi untuk Pemberdayaan Ekonomi Rakyat  
DPRD Demak Gelar Paripurna ke-33, Enam Fraksi Sampaikan Pandangan Umum Raperda APBD 2027  
Ketika Penyidik Dengan Jaksa Penuntut Umum Kejari Semarang Sependapat, Terlapor Menjadi Tersangka Dan Perkara P21  
Pengurus SMSI Jawa Tengah Periode 2026-2030 Resmi Dilantik di Demak
Audiensi Forrbes Memanas, Massa Walk Out Tuntut Bupati Jelaskan Polemik KUA-PPAS 2027
John L. Situmorang Soroti Rencana Eksekusi Rumah Klien, Minta PN Semarang Menunda  
Ketua Umum FORWAKUM TIPIKOR Mulai Soroti Disdik Batu Bara, Diduga Jadi Objek Bisnis Meraup Keuntungan   
Hampir Sepekan Tanpa Kejelasan, Kuasa Hukum Siti Fatimah Beri Batas Waktu Kopendik Banjarejo  

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:08 WIB

LPER Cabang Semarang Raya Resmi Terima SK Kepengurusan Periode 2026–2031, Siap Bersinergi untuk Pemberdayaan Ekonomi Rakyat  

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:49 WIB

DPRD Demak Gelar Paripurna ke-33, Enam Fraksi Sampaikan Pandangan Umum Raperda APBD 2027  

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Ketika Penyidik Dengan Jaksa Penuntut Umum Kejari Semarang Sependapat, Terlapor Menjadi Tersangka Dan Perkara P21  

Senin, 5 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Pengurus SMSI Jawa Tengah Periode 2026-2030 Resmi Dilantik di Demak

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Audiensi Forrbes Memanas, Massa Walk Out Tuntut Bupati Jelaskan Polemik KUA-PPAS 2027

Berita Terbaru

Tak Berkategori

Bank BKK Purwodadi Sampaikan Ucapan Selamat Hari Santri Nasional 2026

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:16 WIB