Komite Ekonomi Kreatif (Komekraf) Jawa Tengah 2025

- Jurnalis

Selasa, 26 Agustus 2025 - 15:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MIM, Jawa Tengah 26 Agustus 2025

Semarang , Mediaindonesiamaju.com- Menyelenggarakan perhelatan tahunan di gelaran Jatang Creative Festival/Forum 2025 untuk kali yang ke tiga. Acara ini diselenggrakan dalam rangka untuk memonitor dan mengevaluasi perkembangan ekonomi kreatif di Provinsi Jawa Tengah dengan menghadirkan 35 lembaga Komite Ekonomi Kreatif dan Dinas yang mengurusi Pariwisata Kabupaten Kota di Jawa Tengah.

Sesuai ketentuan Peraturan Gubernur No 3 Tahun 2023 tentang Komite Ekonomi Kreatif Jawa Tengah. Pertemuan tahun ini di selenggarakan selama 2 (dua) hari, Hari Pertema, Even Jateng Creative Festival tanggal 23 Agustus 2025 di selanggarakan di Awan Costa, Kawasan Bibir Pantai, POJ City dan hari ke 2 Even Jateng Creative Forum di lantai 5 Kantor Disperindag Prov Jawa Tengah pada hari Senin, 25 Agustus 2025 dan Tema kegiatan Jateng Creative Festival 2025 adalah Menjadikan Kecamatan Jawa Tengah berdaya melalui Ekonomi Kreatif.

Gubernur Jawa Tengah dalam sambutan yang di bacakan pejabat Dinas Pemuda Olahraga dan Periwisata Provinsi Jawa Tengah menyatakan “Pada hari ini kita meluncurkan Program Kecamatan Berdaya melalui Ekonomi Kreatif di 35 Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah, dengan tema “Ngopeni, Nglakoni Ekonomi Kreatif, dadike Kecamatan Jateng Berdaya.” Falsafah ini sederhana tapi dalam maknanya. Ngopeni artinya kita merawat, menjaga, dan memberi ruang tumbuh bagi para pelaku kreatif. Nglakoni artinya tidak sekadar wacana, tetapi benar-benar menjalani dan mengembangkan potensi ekonomi kreatif secara nyata. Dan dengan ngopeni serta nglakoni ini, insyaAllah akan ndadek-ke atau menjadikan kecamatan-kecamatan di Jawa Tengah semakin berdaya, inklusif, sejahtera, dan berkelanjutan.

Baca Juga :  LBH MBP Sidorejo Law Pertanyakan Penanganan Dugaan Korupsi Dana Desa Sidorejo

Dipihak Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) RI yang berhalangan hadir diwakilkan Deputi Bidang Pengembangan Strategis Ekonomi Kreatif Bapak Cecep Rukendi, menyampaikan dalam sambutannya bahwa Jawa Tengah merupakan Provinsi Kreatif pertama yang paling banyak memiliki 14 Kabupaten Kota Kreatif Indonesia dan 28 lembaga Komite Ekonomi Kreatif terbanyak di Indonesia.

Provinsi Jawa Tengah termasuk flagship Provinsi Prioritas yang akan didorong Kemenekraf/Bekraf agar semakin berkembang ekosistem ekonomi kreatif di Provinsi Jawa Tengah.

Baca Juga :  Tangis Bahagia di Tengah Keterbatasan, ASWIN Rembang Peluk Saudara Disabilitas ‎

Samuel Watimena anggota Komisi VII DPR RI menghimbau agar KomEkraf daerah di kabupaten kota bisa mencari terobosan-terobosan baru agar bisa mendorong sumber perekonomian baru di Jawa Tengah.

Hj. Sri Hartini Ketua Komisi B DPRD berkomitmen akan membantu pengembangan ekonomi kreatif sesuai dengan apa yang telah dirumuskan dalam Perda Prov Jawa Tengah No 5 Tahun 2021 tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif.

Ketua KomEkraf Jateng Akhmad Khaerudin dan Wakil Ketua KomEkraf Jawa Tengah Bambang Supradono bersepakat agar tema Kecamatan Berdaya melalui ekonomi kreatif di Jawa Tengah sebagai bagian untuk menterjemahkan Program Prioritas. Gubernur Jawa Tengah dapat menjadi mesin pendorong untuk menumbuhkan produk-produk kreatif yang dapat membuka lapangan usaha yang lebih banyak sehingga berdampak bagi tumbuhnya perekonomian daerah dan peningkatan kesejahteraan terutama bagi generasi Zlenial, Santripreneur, Kaum Difabel dan Pemberdayaan Perempuan di setiap wilayah Kecamatan di Provinsi Jawa Tengah, Pungkasnya

 

(PANJI)

Berita Terkait

LPER Cabang Semarang Raya Resmi Terima SK Kepengurusan Periode 2026–2031, Siap Bersinergi untuk Pemberdayaan Ekonomi Rakyat  
DPRD Demak Gelar Paripurna ke-33, Enam Fraksi Sampaikan Pandangan Umum Raperda APBD 2027  
Ketika Penyidik Dengan Jaksa Penuntut Umum Kejari Semarang Sependapat, Terlapor Menjadi Tersangka Dan Perkara P21  
Pengurus SMSI Jawa Tengah Periode 2026-2030 Resmi Dilantik di Demak
Audiensi Forrbes Memanas, Massa Walk Out Tuntut Bupati Jelaskan Polemik KUA-PPAS 2027
John L. Situmorang Soroti Rencana Eksekusi Rumah Klien, Minta PN Semarang Menunda  
Ketua Umum FORWAKUM TIPIKOR Mulai Soroti Disdik Batu Bara, Diduga Jadi Objek Bisnis Meraup Keuntungan   
Hampir Sepekan Tanpa Kejelasan, Kuasa Hukum Siti Fatimah Beri Batas Waktu Kopendik Banjarejo  

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:08 WIB

LPER Cabang Semarang Raya Resmi Terima SK Kepengurusan Periode 2026–2031, Siap Bersinergi untuk Pemberdayaan Ekonomi Rakyat  

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:49 WIB

DPRD Demak Gelar Paripurna ke-33, Enam Fraksi Sampaikan Pandangan Umum Raperda APBD 2027  

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Ketika Penyidik Dengan Jaksa Penuntut Umum Kejari Semarang Sependapat, Terlapor Menjadi Tersangka Dan Perkara P21  

Senin, 5 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Pengurus SMSI Jawa Tengah Periode 2026-2030 Resmi Dilantik di Demak

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Audiensi Forrbes Memanas, Massa Walk Out Tuntut Bupati Jelaskan Polemik KUA-PPAS 2027

Berita Terbaru

Tak Berkategori

*Polri Terbitkan SE Larangan Penggunaan Vape bagi Personel

Senin, 2 Nov 2026 - 08:37 WIB

Tak Berkategori

Hari Pers Nasional Milik Semua Insan Pers di Tanah Air

Senin, 2 Nov 2026 - 07:37 WIB