Warga Lasem Kehilangan Motor, Laporan di Polsek Tanpa STPL: Suami dan Anak Pelapor Malah Diamankan Polisi, Ada Apa?

- Jurnalis

Jumat, 10 Oktober 2025 - 11:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MIM, JAWA TENGAH, 10 OKTOBER 2025

Rembang, – Mediaindonesiamaju.com Peristiwa janggal menimpa keluarga Mustikah, warga Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang. Saat melaporkan kehilangan sepeda motor roda dua ke Polsek Lasem, Mustikah mengaku tidak diberikan Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) sebagaimana mestinya.

 

Tidak hanya itu, laporan yang ia buat bersama keluarganya juga tidak kunjung ditindaklanjuti. Beberapa hari kemudian, saat acara Sedekah Bumi berlangsung di salah satu desa di Lasem, dua orang pelaku pencurian motor beraksi di tengah keramaian.

 

 

Aksi mereka diketahui warga. Satu pelaku berhasil kabur, sedangkan satu lainnya tertangkap dan menjadi sasaran amukan massa. Kondisinya kritis hingga akhirnya dilarikan ke rumah sakit. Setelah dirawat kurang lebih satu minggu, pelaku tersebut meninggal dunia.

Baca Juga :  Kasus Dugaan Pencabulan Remaja di Blora Tuai Sorotan, Keluarga Desak Kepastian Hukum

 

Namun, yang mengejutkan publik, pihak kepolisian justru mengamankan sejumlah warga, termasuk suami Mustikah bernama Suyono dan anaknya bernama Yoga. Padahal, mereka adalah pihak yang sejak awal sudah melaporkan kehilangan motor.

 

Langkah aparat ini memicu kemarahan masyarakat. Banyak warga mempertanyakan, apakah kepolisian benar-benar berpihak pada masyarakat atau justru melindungi pelaku kejahatan?

 

> “Ini benar-benar aneh. Orang yang kehilangan motor malah ditangkap. Sementara pencuri yang sudah jelas-jelas ketahuan, justru terkesan dilindungi. Kalau seperti ini, bagaimana masyarakat bisa percaya pada polisi?” ungkap Slamet (45), warga Lasem.

 

 

 

Nada serupa juga disampaikan Sugeng (38), tokoh pemuda setempat. Ia menegaskan bahwa tindakan kepolisian yang mengamankan korban justru bisa memperkeruh suasana.

 

> “Kalau polisi mau adil, harusnya mengusut tuntas laporan kehilangan itu sejak awal, bukan malah diam dan tiba-tiba menahan korban. Jangan sampai rakyat melihat polisi berpihak pada pencuri. Ini bisa jadi preseden buruk bagi citra penegakan hukum,” ujarnya dengan nada geram.

Baca Juga :  Diduga Terjadi Penggelapan Dan Undang Undang Perlindungan Konsumen ,Nasabah BRI Gubug Lapor ke Polisi

 

 

 

Hingga berita ini dipublikasikan, Polsek Lasem maupun Polres Rembang belum memberikan keterangan resmi. Publik mendesak agar kepolisian menjelaskan dasar hukum pengamanan terhadap Suyono dan Yoga, sekaligus mengklarifikasi dugaan kelalaian dalam penerimaan laporan Mustikah.

 

Kasus ini kini menjadi perbincangan hangat di masyarakat Rembang. Banyak warga menilai langkah aparat kontradiktif dengan slogan “Polisi untuk Masyarakat”. Mereka menuntut transparansi, keadilan, dan perlindungan hukum yang seharusnya menjadi hak setiap warga negara.

 

Rep : Latif

Berita Terkait

Geliat Bulan Bakti  PPWI ke-18 Tahun 2025, DPC PPWI Kabupaten Mesuji   
Layanan Imunohistokimia (IHK) Resmi Dibuka di RSUD dr. R. Soedjati Purwodadi
Pengerjaan Asal-Asalan Proyek Ruang Kelas Baru SDN Tanjung Wangi Muncul, Kualitas dan Keamanan Dipertanyakan
Seorang Perwira Polres Pekalongan Kota Diduga Bermalam dengan Istri Orang, Suami Geruduk Rumah Bersama Warga
DPRD Soroti Kualitas Pembangunan SD Satu Pamulihan, Dinas pendidikan Lampung Selatan Beri Teguran
Dugaan Pelanggaran Izin di Galian Kalikayen Menguat, Warga Sebut Tiga Lokasi Tambang Ilegal Masih Beroperasi
DPRD Lampung Selatan Soroti Proyek Rehabilitasi SD Negeri Pamulihan, Kontraktor Janji Perbaikan  
LPK-RI Soroti Dugaan Pelanggaran Penjualan Obat Keras Tanpa Izin dan Ketidakjelasan Penanganan Kasus di Polsek Kalideres

Berita Terkait

Minggu, 30 November 2025 - 08:53 WIB

Geliat Bulan Bakti  PPWI ke-18 Tahun 2025, DPC PPWI Kabupaten Mesuji   

Sabtu, 29 November 2025 - 12:18 WIB

Layanan Imunohistokimia (IHK) Resmi Dibuka di RSUD dr. R. Soedjati Purwodadi

Jumat, 28 November 2025 - 21:09 WIB

Pengerjaan Asal-Asalan Proyek Ruang Kelas Baru SDN Tanjung Wangi Muncul, Kualitas dan Keamanan Dipertanyakan

Kamis, 27 November 2025 - 23:33 WIB

Seorang Perwira Polres Pekalongan Kota Diduga Bermalam dengan Istri Orang, Suami Geruduk Rumah Bersama Warga

Kamis, 27 November 2025 - 19:34 WIB

DPRD Soroti Kualitas Pembangunan SD Satu Pamulihan, Dinas pendidikan Lampung Selatan Beri Teguran

Berita Terbaru