Ancaman Gantung Wartawan, “Bos Mafia BBM” Sulsel Diduga Intimidasi Pers Usai Terkuaknya Dugaan Penyelewengan Solar Bersubsidi

- Jurnalis

Senin, 21 Juli 2025 - 20:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MIM, Makasar 21 Juli 2025

Makassar, Mediaindonesiamaju.com– Iklim kebebasan pers di Sulawesi Selatan kembali tercoreng oleh aksi intimidasi yang diduga dilakukan oleh seorang pengusaha yang dijuluki “bos mafia BBM bersubsidi”. Sosok tersebut, berinisial Awal, pemilik PT Goi Group, dilaporkan mengeluarkan ancaman eksplisit kepada wartawan pasca pemberitaan seputar dugaan keterlibatan perusahaannya dalam praktik ilegal penyaluran BBM subsidi.

Ancaman yang dilontarkan—“Siapa yang berani beritakan saya atau perusahaan saya, saya akan gantung sekarang juga!”—disampaikan dengan nada tinggi kepada salah satu wartawan di Makassar. Pernyataan bernada teror ini pun sontak memicu kecaman luas dari berbagai pihak, khususnya komunitas jurnalis.

Kasus ini bermula dari penggerebekan yang dilakukan Tim Polda Sulsel di sebuah gudang milik Sukri. Dalam operasi tersebut, polisi menemukan aktivitas mencurigakan pengisian BBM bersubsidi jenis Bio Solar oleh sebuah mobil tangki industri tanpa izin resmi, yang diketahui membawa logo PT Goi Group.

Baca Juga :  Ormas DPD PPDI Lampung Terima Silaturahmi dari Polda Lampung

Kendati Awal secara terbuka membantah keterlibatan perusahaannya, keterangan seorang pelansir asal Pinrang justru membantah pernyataan tersebut. Ia mengonfirmasi bahwa PT Goi Group baru saja melakukan pengisian solar bersubsidi di lokasi penggerebekan. Dugaan itu diperkuat dengan temuan polisi berupa mobil tangki kosong dan truk enam roda bermuatan tandon berisi solar.

Kontradiksi dan temuan barang bukti inilah yang memicu rentetan pemberitaan media, hingga akhirnya memancing reaksi keras dan intimidatif dari pihak terduga pelaku. Tak hanya menyerang kebebasan pers, ancaman itu juga dinilai sebagai bentuk upaya membungkam kritik dan menutup-nutupi dugaan kejahatan yang merugikan negara dan rakyat.

Sebagai bentuk perlawanan terhadap intimidasi, organisasi Pimpinan Redaksi yang tergabung dalam PRIMA menyerukan sikap tegas dari aparat kepolisian.

“Ancaman seperti ini bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga mencederai demokrasi. Kami menuntut Kapolda Sulsel segera memproses ancaman ini secara hukum. Jangan beri ruang bagi siapa pun yang mencoba membungkam kebebasan pers,” ujar perwakilan PRIMA dalam keterangan resminya.

Kejadian ini menjadi ujian serius bagi aparat penegak hukum dalam menegakkan prinsip keadilan dan perlindungan terhadap profesi jurnalis. Jika dibiarkan, bukan tidak mungkin ancaman terhadap kebebasan pers akan menjadi alat perlindungan bagi para pelaku kejahatan yang merasa terganggu oleh sorotan publik.

Baca Juga :  Dugaan Pemalsuan Dokumen Proposal dan Penjualan Bantuan Ternak Domba Dilaporkan ke Polres Temanggung

Masyarakat berharap tindakan cepat dan tegas dari pihak kepolisian demi menjaga marwah hukum dan memastikan bahwa para jurnalis dapat bekerja tanpa takut dibungkam oleh kekuatan uang dan kekuasaan.

Rep_Fq

Berita Terkait

Layanan Imunohistokimia (IHK) Resmi Dibuka di RSUD dr. R. Soedjati Purwodadi
Pengerjaan Asal-Asalan Proyek Ruang Kelas Baru SDN Tanjung Wangi Muncul, Kualitas dan Keamanan Dipertanyakan
Seorang Perwira Polres Pekalongan Kota Diduga Bermalam dengan Istri Orang, Suami Geruduk Rumah Bersama Warga
DPRD Soroti Kualitas Pembangunan SD Satu Pamulihan, Dinas pendidikan Lampung Selatan Beri Teguran
Dugaan Pelanggaran Izin di Galian Kalikayen Menguat, Warga Sebut Tiga Lokasi Tambang Ilegal Masih Beroperasi
DPRD Lampung Selatan Soroti Proyek Rehabilitasi SD Negeri Pamulihan, Kontraktor Janji Perbaikan  
LPK-RI Soroti Dugaan Pelanggaran Penjualan Obat Keras Tanpa Izin dan Ketidakjelasan Penanganan Kasus di Polsek Kalideres
Proyek Jalan Pertanian Sumber Agung: Dana APBD Ratusan Juta Terancam Sia-Sia? Kualitas Pengerjaan Dikeluhkan, Kontraktor Bungkam!  

Berita Terkait

Sabtu, 29 November 2025 - 12:18 WIB

Layanan Imunohistokimia (IHK) Resmi Dibuka di RSUD dr. R. Soedjati Purwodadi

Jumat, 28 November 2025 - 21:09 WIB

Pengerjaan Asal-Asalan Proyek Ruang Kelas Baru SDN Tanjung Wangi Muncul, Kualitas dan Keamanan Dipertanyakan

Kamis, 27 November 2025 - 23:33 WIB

Seorang Perwira Polres Pekalongan Kota Diduga Bermalam dengan Istri Orang, Suami Geruduk Rumah Bersama Warga

Kamis, 27 November 2025 - 19:34 WIB

DPRD Soroti Kualitas Pembangunan SD Satu Pamulihan, Dinas pendidikan Lampung Selatan Beri Teguran

Kamis, 27 November 2025 - 12:41 WIB

Dugaan Pelanggaran Izin di Galian Kalikayen Menguat, Warga Sebut Tiga Lokasi Tambang Ilegal Masih Beroperasi

Berita Terbaru