MIM,Jawa Tengah 08 Maret 2025
Grobogan,Mediaindonesiamaju.com– Proyek pembangunan Gedung Olahraga (GOR) Bologarang yang mengalokasikan anggaran dana desa dari tahun 2023 hingga 2024 kurang lebih hampir 800.000,000,00,yang seharusnya selesai pada tahun 2024. Namun, hingga awal tahun 2025, pembangunan tersebut masih belum selesai dan terus berlanjut. Masyarakat setempat mempertanyakan apakah keterlambatan ini disebabkan oleh faktor lambatnya pengerjaan atau apakah ada unsur ketidaksesuaian yang sengaja terjadi.
Tim investigasi bersama Media Indonesia Maju tengah melakukan penyelidikan terkait hal ini untuk memastikan kebenaran di balik keterlambatan pembangunan GOR Bologarang. “Ini sudah terlalu lama. GOR yang seharusnya selesai tahun lalu, hingga sekarang masih belum ada kabar. Kami ingin tahu kenapa,” ujar E & A, dua warga yang memberikan laporan mengenai proyek ini.
Selain itu, sejumlah warga juga menyoroti kondisi fasilitas pemerintahan di desa Bologarang, seperti kantor desa dan balai desa, yang menurut mereka tidak layak. Mereka berpendapat bahwa kantor desa dan balai desa merupakan simbol penting bagi pemerintah desa, tetapi dalam kenyataannya, bangunan tersebut tidak mencerminkan pentingnya fungsi pemerintahan di tingkat desa. “Seharusnya kantor desa dan balai desa itu menjadi tempat yang nyaman untuk warga dan memiliki fasilitas yang layak. Kenapa anggaran tidak digunakan untuk perbaikan?” keluh seorang warga setempat.
Berdasarkan keluhan tersebut, tim investigasi bersama media akan turun langsung ke lapangan untuk memverifikasi kondisi di Bologarang. Masyarakat berharap adanya perhatian serius dari pihak terkait agar masalah pembangunan GOR dan fasilitas desa dapat segera diselesaikan.
Tim media dan investigasi berharap dapat segera memperoleh informasi yang akurat dan mengungkap kebenaran di balik lambatnya penyelesaian proyek GOR serta masalah fasilitas desa yang belum tertangani dengan baik.
Hingga berita ini tayang belum mendapatkan konfirmasi resmi dari pihak desa.
Rep_Pujiono.