MIM,Sumatra 15 Maret 2025
Sumatera Utara – BATUBARA – Penggerebekan yang dilakukan oleh Polres Batu Bara, dipimpin oleh Kanit I Satres Narkoba IPTU Jimmy Sitorus S.H bersama tim, menimbulkan tanda tanya. Pasalnya, dalam penggeledahan yang dilakukan pada Rabu, 12 Maret 2025, sekitar pukul 11.40 WIB, tidak ditemukan barang bukti narkotika di lokasi yang digeledah.
Tim Satres Narkoba yang bekerja sama dengan personel Polsek Indrapura melakukan penggeledahan di rumah yang diduga milik Incan dan Endang. Namun, hasil penggeledahan tersebut tidak menemukan barang bukti narkoba, meskipun aparat kepolisian tetap melanjutkan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap jaringan peredaran narkotika di wilayah Batu Bara.
Menanggapi penggerebekan ini, Endang membantah tuduhan yang menyebut dirinya terlibat dalam peredaran narkoba. Saat dikonfirmasi oleh awak media pada Jumat (14/3/2025), Endang menegaskan bahwa ia hanya berjualan baju untuk menghidupi keluarganya.
“Saya hanya berjualan baju untuk menghidupi keluarga yang jumlahnya lebih dari 20 orang. Saya bekerja dengan cara yang halal,” ungkapnya.
Ia juga merasa malu dan kecewa karena penggerebekan tersebut dilakukan di saat banyak warga sedang berbelanja di rumahnya.
“Saya malu dengan suami saya. Penggerebekan ini membuat saya seolah-olah menjual narkoba, padahal saya hanya menjual baju. Saat itu banyak warga di dalam rumah saya yang sedang memilih baju,” tambahnya.
Selain itu, Endang mempertanyakan dasar laporan yang menjadi alasan penggerebekan tersebut.
“Dari laporan masyarakat? Masyarakat yang mana?” ucapnya dengan nada heran.
Di tengah bulan suci Ramadan 2025 ini, Endang mengaku mendukung pemberantasan narkoba di wilayahnya. Namun, ia berharap aparat kepolisian dapat bertindak lebih hati-hati agar tidak menyakiti hati masyarakat yang tidak terlibat dalam tindak kejahatan.
“Saya sangat mendukung pemberantasan narkoba di wilayah ini. Tapi saya harap jangan sampai orang yang tidak bersalah ikut menjadi korban, apalagi masyarakat awam yang tidak memahami hukum,” tutupnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait dugaan peredaran narkoba di wilayah Batu Bara. (Tim)