Warga Desa Pasiran Jaya Keluhkan Jalan Rusak Parah Sejak 2018, Harapan Pembangunan Tak Kunjung Terealisasi

- Jurnalis

Rabu, 15 Oktober 2025 - 00:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MIM, LAMPUNG, 15 OKTOBER 2025

Tulang Bawang, — Mediaindonesiamaju.com  Kondisi jalan kabupaten di Desa Pasiran Jaya, Kecamatan Dente Teladas, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, memprihatinkan. Kerusakan parah yang terjadi sejak tahun 2018 hingga kini belum mendapatkan perhatian serius dari pemerintah daerah maupun pusat, membuat warga setempat gelisah dan kecewa.

Hampir setiap hari, warga harus berjibaku melewati jalan berlumpur dan berlubang, terutama saat musim penghujan. Tak jarang kendaraan roda dua maupun roda empat terjebak di lumpur. Kondisi ini semakin menyulitkan masyarakat, terutama para petani yang harus mengangkut hasil panennya ke pasar.

Baca Juga :  PROYEK TANPA PAPAN NAMA DI SD N 5 PURWODADI DIDUGA TAK SESUAI SPEK

“Selama ini biaya pengangkutan hasil panen kami membengkak karena harus ngelangsir. Jalan rusak membuat kendaraan sulit masuk ke area sawah maupun keluar desa,” keluh salah satu warga, Hatun, kepada awak media.

Lebih miris lagi, para pelajar SD dan SMP di desa tersebut juga menjadi korban kondisi jalan yang rusak. Setiap musim hujan, mereka harus berangkat sekolah melewati jalan licin dan berlumpur. Banyak di antara mereka yang jatuh hingga seragam sekolahnya kotor sebelum sampai di sekolah.

“Anak-anak kasihan, baru berangkat sekolah bajunya sudah penuh lumpur karena terjatuh di jalan,” ujar warga lainnya dengan nada prihatin.

Baca Juga :  Satuan Reserse Narkoba Polres Lubuk Linggau Kembali Berhasil Mengamankan Dua Orang Tersangka Terkait Kasus Peredaran Narkotika Jenis Sabu

Sejak tahun 2018, masyarakat Pasiran Jaya telah berulang kali menyampaikan aspirasi dan permohonan agar pemerintah segera melakukan perbaikan. Namun hingga tahun 2025, belum ada tindakan nyata dari pihak terkait.

Warga berharap pemerintah daerah Kabupaten Tulang Bawang maupun pemerintah pusat segera turun tangan memperbaiki akses jalan tersebut. Jalan yang baik bukan hanya memudahkan transportasi, tetapi juga menjadi penopang utama kegiatan ekonomi dan pendidikan masyarakat.

“Kami hanya ingin jalan kami diperbaiki. Ini untuk kepentingan semua warga, termasuk anak-anak sekolah dan petani,” pungkas Hatun.

 

Rep : Alex

Berita Terkait

Layanan Imunohistokimia (IHK) Resmi Dibuka di RSUD dr. R. Soedjati Purwodadi
Pengerjaan Asal-Asalan Proyek Ruang Kelas Baru SDN Tanjung Wangi Muncul, Kualitas dan Keamanan Dipertanyakan
Seorang Perwira Polres Pekalongan Kota Diduga Bermalam dengan Istri Orang, Suami Geruduk Rumah Bersama Warga
DPRD Soroti Kualitas Pembangunan SD Satu Pamulihan, Dinas pendidikan Lampung Selatan Beri Teguran
Dugaan Pelanggaran Izin di Galian Kalikayen Menguat, Warga Sebut Tiga Lokasi Tambang Ilegal Masih Beroperasi
DPRD Lampung Selatan Soroti Proyek Rehabilitasi SD Negeri Pamulihan, Kontraktor Janji Perbaikan  
LPK-RI Soroti Dugaan Pelanggaran Penjualan Obat Keras Tanpa Izin dan Ketidakjelasan Penanganan Kasus di Polsek Kalideres
Proyek Jalan Pertanian Sumber Agung: Dana APBD Ratusan Juta Terancam Sia-Sia? Kualitas Pengerjaan Dikeluhkan, Kontraktor Bungkam!  

Berita Terkait

Sabtu, 29 November 2025 - 12:18 WIB

Layanan Imunohistokimia (IHK) Resmi Dibuka di RSUD dr. R. Soedjati Purwodadi

Jumat, 28 November 2025 - 21:09 WIB

Pengerjaan Asal-Asalan Proyek Ruang Kelas Baru SDN Tanjung Wangi Muncul, Kualitas dan Keamanan Dipertanyakan

Kamis, 27 November 2025 - 23:33 WIB

Seorang Perwira Polres Pekalongan Kota Diduga Bermalam dengan Istri Orang, Suami Geruduk Rumah Bersama Warga

Kamis, 27 November 2025 - 19:34 WIB

DPRD Soroti Kualitas Pembangunan SD Satu Pamulihan, Dinas pendidikan Lampung Selatan Beri Teguran

Kamis, 27 November 2025 - 12:41 WIB

Dugaan Pelanggaran Izin di Galian Kalikayen Menguat, Warga Sebut Tiga Lokasi Tambang Ilegal Masih Beroperasi

Berita Terbaru