PEKALONGAN – Mediaindonesiamaju.com Seorang pemuda ditemukan tewas dengan leher tersayat/robek di rumah sendiri di Dukuh Kebonsari RT 01 RW 04, Desa Kebonsari, Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Minggu (5/7/2026). Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.
Kapolres Kabupaten Pekalongan, AKBP Rachmad C. Yusuf, mengatakan pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait penemuan jasad seorang laki-laki di wilayah Dukuh Kebonsari. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Korban berjenis kelamin laki-laki dengan perkiraan usia sekitar 21 tahun,” ujar AKBP Rachmad C. Yusuf.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi, petugas menemukan adanya luka pada leher korban, terutama di bagian leher. Namun demikian, kepolisian belum dapat memastikan apakah luka tersebut merupakan penyebab kematian korban.
“Ada luka di bagian leher, tetapi sementara ini masih dalam penyelidikan,” jelasnya.
Polisi juga belum menyimpulkan apakah peristiwa tersebut berkaitan dengan dugaan tindak pidana pembunuhan. Seluruh kemungkinan masih didalami melalui proses penyelidikan dan pemeriksaan sejumlah saksi.
Korban di temukan meninggal di depan kamar mandi oleh kk nya sendiri. Penyebab korban meninggal belum di ketahui pasti, Sebelum korban meninggal ada 3 temannya yang datang ke rumah korban, teman korban datang sabtu malam minggu sekitar pukol 23.00 WIB, setelah itu tiba tiba kk korban bangun sekitar jam 06.00 pagi, dan kaget melihat adiknya yang bernama Danil sudah tidak bernyawa dengan leher sobek bekas sayatan pisau dan bersimpa darah di depan kamar mandi rumah korban.
Setelah proses olah TKP selesai, jenazah korban dievakuasi ke RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut guna mengetahui penyebab pasti kematiannya.
Sementara itu, Sekretaris Camat Karangdadap, Juny, membenarkan adanya peristiwa penemuan jasad tersebut. Hingga berita ini diterbitkan, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif dan mengumpulkan alat bukti untuk mengungkap kronologi serta penyebab kematian korban.
Rep : Fiqih H










