Rembang, – Mediaindonesiamaju.com Momentum akhir libur sekolah tahun 2026 membawa berkah tersendiri bagi sektor pariwisata di Kabupaten Rembang. Destinasi wisata Pantai Karang Jahe Beach (KJB) yang terletak di Desa Punjulharjo, Kecamatan Rembang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah mencatat lonjakan jumlah pengunjung yang cukup signifikan dibandingkan hari-hari biasanya.
Kawasan wisata yang dikenal dengan deretan pohon Cemara dan panorama pasir putih ini selalu dipadati ribuan wisatawan. Baik dari warga lokal maupun luar daerah yang ingin menghabiskan waktu bersama keluarga.
Ketua Unit Pengelola Pantai Karang Jahe Beach Taufikur Rohmah mengungkapkan bahwa peningkatan jumlah wisatawan terjadi secara konsisten selama masa liburan sekolah ini. Menurutnya, antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi, terutama pada akhir pekan.

”Selama momen libur sekolah ini, rata-rata kunjungan harian berada di angka 2.000 pengunjung. Sementara itu, ketika hari Minggu, jumlahnya melonjak drastis hingga mencapai 9.500 pengunjung per hari,” ujar Taufikur Rohmah saat ditemui di kantor KJB, Minggu, (12/7/2026).
Ia juga mengatakan, setelah libur sekolah berakhir pengelola KJB akan membangun 10 kios untuk pedagang asongan.
Taufikur menambahkan, bahwa kepadatan pengunjung mulai terlihat sejak pagi hari, bahkan area parkir selalu dipenuhi oleh kendaraan pribadi hingga rombongan bus wisata. Harga tiket Pantai KJB juga dibandrol cukup terjangkau, untuk :
– Motor Rp5000
– Mobil Rp 25.000
– ELF Rp 35.000
– Bus Sedang Rp 60.000
– Bus Besar Rp130.000
Menanggapi lonjakan tersebut, pihak Ketua BumDes Abimantrana H, Rifai melalui Wakil BumDes Nurul Anwar mengatakan telah melakukan berbagai persiapan ekstra untuk memastikan kenyamanan dan keamanan para pengunjung. “Kami memastikan seluruh fasilitas umum terjaga kebersihannya. Selain itu, aspek keselamatan wisatawan menjadi perhatian utama kami, mengingat banyak anak-anak yang bermain air. Petugas dan tim keamanan sudah kami siagakan penuh di sepanjang bibir pantai untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya.
Selain menikmati keindahan pantai, para pengunjung juga tampak memadati berbagai wahana pendukung, seperti mandi bola, ATV, kereta wisata, trail, prahu karet hingga menikmati sajian kuliner khas pesisir yang dijajakan oleh para pedagang lokal di area wisata.
”Kami memberikan kebebasan kepada para pengunjung yang ingin berpiknik. Mungkin itu salah satu boleh membawa makanan dari luar atau dari rumah, itulah alasan mengapa wisata ini selalu menjadi tujuan destinasi wisata keluarga,” ucapnya.
Lonjakan ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk menggerakkan kembali roda ekonomi kreatif di sektor pariwisata Kabupaten Rembang. “Lonjakan jumlah wisatawan ini memang mengalami peningkatan. Salah satu alasannya karena lokasi yang sangat strategis,” katanya.
Sementara itu, salah satu pengunjung, Pramudya asal Purwodadi mengaku datang bersama keluarga untuk berpiknik sembari menikmati suasana pantai saat momen libur sekolah. “Mumpung masih libur, jadi kami bersantai disini sambil bermain,” ujarnya.
Tempat yang rindang dan syahdu ini, kata Pram, tidak ia temukan di tempat tinggalnya. Mengunjungi wisata Pantai KJB ini pun nyaris menjadi agenda wajib yang ia lakukan setiap tahun selama momen libur sekolah.
(wannik)










