MIM,Sumsel 06 Maret 2025
Jakarta – Polda Sulawesi Selatan turut berpartisipasi dalam konferensi pers pengungkapan narkotika yang digelar di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (5/3/2025). Dalam kesempatan ini, Kasat Resnarkoba Polrestabes Makassar, AKBP Lulik Febyantara, mewakili Polda Sulsel untuk menghadiri pemaparan yang langsung dipimpin oleh Kabareskrim Polri Komjen Wahyu Widada.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dir Tipid Narkoba Mabes Polri Brigjen Pol Mukti Juharsa, serta perwakilan dari BNN dan Bea Cukai. Dalam pemaparannya, Komjen Wahyu menegaskan komitmen kepolisian dalam memberantas peredaran gelap narkoba.
“Kita tetap akan berusaha menanggulangi peredaran gelap narkoba, dan ini adalah beberapa yang kita ungkap,” ujar Komjen Wahyu.
Barang bukti yang berhasil diungkap dalam operasi ini mencapai 4,171 ton narkotika, terdiri dari:
- 1,28 ton sabu
- 346.959 butir ekstasi (setara 138,783 kilogram)
- 493 kilogram ganja
- 3,4 kilogram kokain
- 1,6 ton tembakau sintesis
- 2.199.726 butir obat keras (setara 659,917 kilogram)
Menurut Komjen Wahyu, barang haram ini rencananya akan diedarkan setelah Lebaran, namun berhasil digagalkan lebih awal oleh kepolisian.
“Ini salah satunya yang akan dipakai setelah Lebaran. Nah, ini sudah kita potong di sini,” ungkapnya.
Polda Sulsel Ikut Berperan dalam Pengungkapan Jaringan Besar
Dalam konferensi pers ini, beberapa kepala satuan reserse narkoba dari berbagai daerah diundang, termasuk AKBP Lulik Febyantara dari Polrestabes Makassar.
“Saya mewakili Polda Sulsel untuk ikut dalam kegiatan Press Conference Capaian Program Asta Cita Pengungkapan Peredaran Gelap Narkoba di Bareskrim Jakarta,” ujar AKBP Lulik kepada Sorotanpublic.com, Kamis (6/3/2025).
AKBP Lulik mengungkapkan bahwa ini adalah kali kedua dirinya menghadiri konferensi pers semacam ini. Sebelumnya, pada Desember 2024, Satresnarkoba Polrestabes Makassar juga diundang ke Bareskrim setelah berhasil mengungkap 40 kilogram sabu jaringan internasional.
“Kegiatan ini sudah kali kedua kami ikuti di Bareskrim, sebelumnya pada bulan Desember 2024, mengingat di Satker kami telah berhasil mengungkap jaringan narkoba yang menonjol bersama beberapa Polda di Indonesia,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya juga berhasil mengungkap jaringan baru. Namun, rincian lebih lanjut mengenai jumlah barang bukti dan modus operandi akan dirilis setelah tiba di Makassar.
“Terkait keberhasilan yang telah kami lakukan, kami dipanggil untuk ikut kegiatan di Bareskrim. Pada bulan Desember, kami berhasil mengungkap hampir 40 kg sabu jaringan internasional,” tambahnya.
“Dan kali ini kami juga berhasil mengungkap jaringan baru, namun jumlah barang bukti dan modusnya akan kami rilis nanti setelah sampai di Makassar,” tutup AKBP Lulik.
Dengan keberhasilan ini, Polrestabes Makassar kembali menunjukkan komitmennya dalam memerangi peredaran narkoba, sekaligus berkontribusi dalam upaya pemberantasan narkotika di Indonesia.
Rep_fq