Bertani Aman Tanpa Korban, Warga Diimbau Jauhi Setrum Tikus di Sawah

- Jurnalis

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MIM, Jawa Tengah 22 Mei 2026

Grobogan – Penggunaan kawat berarus listrik untuk membasmi hama tikus di area persawahan kembali menjadi perhatian serius karena dinilai sangat berbahaya dan berpotensi memakan korban jiwa. Selain melanggar aturan keselamatan, pemasangan setrum tikus secara sembarangan dapat mengancam keselamatan petani lain maupun masyarakat yang melintas di sekitar area sawah.

Metode setrum tikus yang menggunakan aliran listrik bertegangan tinggi sering kali dipasang tanpa standar keamanan yang memadai. Kondisi tersebut membuat siapa saja berisiko tersengat listrik, terutama saat malam hari atau ketika kondisi sawah tergenang air.

Baca Juga :  Laskar Merah Putih Jawa Tengah Rayakan HUT ke-25, Teguhkan Komitmen Kebangsaan dan Persatuan

Masyarakat diimbau untuk lebih mengutamakan keselamatan dibanding menggunakan cara instan yang berbahaya. Arus listrik tidak dapat memilih korban, sehingga sedikit kelalaian saja dapat berujung pada kecelakaan fatal hingga menyebabkan kematian.

Selain membahayakan manusia, penggunaan setrum tikus juga dinilai tidak ramah lingkungan. Karena itu, petani dianjurkan beralih ke metode pengendalian hama yang lebih aman dan manusiawi, seperti memanfaatkan burung hantu jenis Tyto alba sebagai predator alami tikus atau melakukan gropyokan bersama secara gotong royong.
Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan instalasi listrik berbahaya di area persawahan demi mencegah terjadinya korban jiwa.

Baca Juga :  Kalapas Labuhan Ruku Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik Lewat Podcast YouTube ke Polres Batu Bara  

 

Pelaporan dapat dilakukan melalui aplikasi PLN Mobile.
Melalui kampanye keselamatan ketenagalistrikan, masyarakat diharapkan dapat bersama-sama menciptakan lingkungan pertanian yang aman, nyaman, dan bebas dari ancaman bahaya listrik.
#KeselamatanTenagaListrik
#MassiveSafetyCampaign
#JauhiSetrumTikus
#PLNMobile
#PLNUIDJateng

Berita Terkait

Kepala MTsN 1 Grobogan H. Sudarmanto Raih Dua Penghargaan dari Kementerian Keuangan RI
SMSI-RRI Bersatu Lawan Hoaks, Perkuat Kompetensi dan Informasi Pembangunan
LIVE VIDEO VIRAL! Hariyanto alias Heri Sweke Hina Wakil Presiden Gibran dan Partai PSI, Sejumlah Tokoh Siap Melapor
Perjuangkan Kesetaraan HPN, Firdaus Diberhentikan PWI; Makali Kumar Soroti Monopoli Penyelenggaraan
Bank BKK Purwodadi Sampaikan Ucapan Selamat Hari Santri Nasional 2026
​Bongkar Dugaan Praktik Injeksi Pemutih Ilegal Oknum Bhayangkari Polres Demak: Menantang Hukum, Mengancam Jiwa
EKW (41th) Alias Emping, Warga Desa Ngraji Tersangka Penggelapan BPKB, Kini Di Resmi di tahan Polres Grobogan
MTsN 1 Grobogan Gelar Peringatan Hari Santri Nasional 2026 dan Harlah ke-35, Berlangsung 22–24 Oktober

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:22 WIB

Kepala MTsN 1 Grobogan H. Sudarmanto Raih Dua Penghargaan dari Kementerian Keuangan RI

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:47 WIB

SMSI-RRI Bersatu Lawan Hoaks, Perkuat Kompetensi dan Informasi Pembangunan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:24 WIB

LIVE VIDEO VIRAL! Hariyanto alias Heri Sweke Hina Wakil Presiden Gibran dan Partai PSI, Sejumlah Tokoh Siap Melapor

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:54 WIB

Perjuangkan Kesetaraan HPN, Firdaus Diberhentikan PWI; Makali Kumar Soroti Monopoli Penyelenggaraan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Bank BKK Purwodadi Sampaikan Ucapan Selamat Hari Santri Nasional 2026

Berita Terbaru

Tak Berkategori

Bank BKK Purwodadi Sampaikan Ucapan Selamat Hari Santri Nasional 2026

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:16 WIB