Rembang, – Mediaindonesiamaju.com BumDes Karya Mulya Lestari Desa Sendangmulyo, Kecamatan Sluke, Rembang, bergerak cepat wujudkan ketahanan pangan. Hari ini BumDes menebar 7.000 bibit bandeng dan 125.000 bibit udang Panami F1di tambak seluas 1,5 hektar.
Ketua BumDes Karya Mulya Lestari, H. Sutrisno, memimpin langsung penebaran bibit. Bibit bandeng dan udang Panami F1 langsung didatangkan dari Sendangmulyo, Sluke, Rembang, Jawa Tengah.
“Kami menabur 7.000 bibit bandeng dan 125 ribu bibit udang Panami di lahan tambak 1,5 hektar. Bibitnya kami ambil dari lokal sendiri, Desa Sendangmulyo, Sluke. Menurutnya karena kualitasnya bagus,” kata H. Sutrisno, kepada wartawan, Selasa (23/6/2026)
Ia menjelaskan, budidaya kali ini pakai sistem tumpang sari. “Bandeng dan udang Panami dibudidayakan bareng. Sistem ini hemat lahan, efisien pakan, dan risiko gagal panen lebih kecil. Dengan pemanfaatan air payau. InsyaAllah masa panen 4 bulan ke depan,” jelasnya.
Program ketahanan pangan ini dapat dukungan penuh dari pemerintah. Camat Sluke Muhammad Ansori melalui Kasi Penjaringan dan Penyaringan Perangkat Desa (P3D) Ari Wibowo ikut menebar 7.000 bibit bandeng ke tambak.

“Saya merasa senang BumDes Karya Mulya Lestari Sendangmulyo mempunyai inisiatif budidaya bandeng dan udang dengan menggunakan sistem tumpangsari. Ini langkah nyata untuk menjaga ketahanan pangan dan tambah PADes. Semoga 4 bulan lagi dapat hasil yang maksimal dan dinikmati seluruh warga,” ujarnya.
Sementara Pj Kades Sendangmulyo Dedi Setiawan, menebar 125 ribu bibit udang panami Kehadiran keduanya jadi simbol sinergi BumDes, desa, dan kecamatan untuk mendorong ekonomi warga. Pemdes mengalokasikan anggaran Katapang Rp 40 juta kepada Bumdes Karya Mulya Lestari pada tahun 2026. Untuk. Budidaya Bandeng dan udang Panami
“Menurutnya adanya inovasi tumpang sari ini diharapkan memperoleh hasil yang lebih dari tahun kemarin,”ucapnya
Dengan luas 1,5 hektar, tambak BumDes ini ditargetkan jadi percontohan. Jika panen berhasil, hasilnya akan dipakai untuk:
1. Ketahanan pangan: Pasokan bandeng dan udang lokal lebih stabil
2. Ekonomi warga: Buka lapangan kerja saat tebar bibit sampai panen
3. PADes: Keuntungan BumDes kembali ke pembangunan desa
H. Sutrisno berharap warga ikut menjaga. “Tambak ini milik kita bersama. Kalau dirawat, hasilnya juga untuk kesejahteraan seluruh warga desa Sendangmulyo,” tutupnya.
(wannik)










