MIM,Wajo 26 Maret 2025
Pammana, Mediaindonesiamaju.com – Dugaan praktik mafia BBM bersubsidi jenis solar kembali mencuat di Kabupaten Wajo. Kali ini, aksi ilegal tersebut terungkap di Jalan Poros Bone-Wajo, Kecamatan Pammana, pada Selasa (25/03/2025) dini hari sekitar pukul 02.30 WITA.
Sebuah mobil pikap yang mengangkut lebih dari 70 jeriken solar diduga mengalami kendala saat ban belakang kirinya terperosok ke dalam tanah akibat muatan berlebih. Insiden ini terjadi di samping Islamic Center, yang kemudian menarik perhatian wartawan.
Saat hendak mengabadikan momen tersebut, seorang wartawan dari Jelajahpos.com dihalang-halangi oleh seorang pria berinisial “Sul” yang diduga berada di bawah pengaruh obat-obatan. Bahkan, “Sul” mengancam wartawan dengan sebilah parang saat dimintai klarifikasi.
“Saya tidak memotretnya, tapi saya videokan. Ini bukti bahwa mafia solar di Wajo tidak mengenal waktu untuk melakukan penyelundupan, baik siang maupun malam,” ujar wartawan tersebut.
Merasa terpojok, “Sul” pun bereaksi dengan nada mengancam. “Terus itu video mau diapakan?” bentaknya sambil menghunus parang dari mobil pikap.
Sementara itu, sopir pikap bernama Ilham mengaku bahwa dirinya hanya menjalankan perintah dari seorang pria bernama “Ari” yang berdomisili di Siwa. “Kita bicara saja sama bos saya, Ari,” ujarnya singkat.
Peristiwa ini menambah daftar panjang praktik penyelundupan BBM bersubsidi yang semakin merajalela di Wajo. Bahkan, tindakan intimidasi terhadap wartawan menunjukkan bahwa pelaku tak segan-segan menggunakan cara kekerasan untuk melindungi aksinya.
Desakan Penindakan Hukum
Menyikapi kejadian ini, para jurnalis dan masyarakat mendesak aparat kepolisian untuk bertindak tegas terhadap pelaku yang terlibat.
“Kami meminta Kapolres Wajo dan Kasat Reskrim Polres Wajo segera menangkap tiga pelaku ini: Ari, Sul, dan Ilham,” tegas wartawan Jelajahpos.com.
Diharapkan, tindakan tegas dari aparat hukum dapat menghentikan praktik ilegal ini dan memastikan BBM bersubsidi benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak.
Rep_fq
(Redaksi Tim)