KPK Masuk Angin, Jaksa Tunjukkan Taring: BPI KPNPA RI Jawa Tengah Semprot Penegakan Hukum

- Jurnalis

Kamis, 8 Januari 2026 - 20:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MIM, JAWA TENGAH, 08 JANUARI 2025

Semarang – Mediaindonesiamaju.com Kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menjadi sorotan tajam. Kali ini kritik keras datang dari BPI KPNPA RI (Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia) DPD Jawa Tengah.

 

Ketua BPI KPNPA RI DPD Jawa Tengah, M. Mahfud, SH., MH., menilai KPK saat ini kehilangan tajinya dalam menangani perkara-perkara besar yang menyangkut elite kekuasaan dan pengelolaan anggaran negara.

 

“KPK seperti masuk angin, diam, lamban, dan seolah tak berdaya ketika berhadapan dengan kasus besar. Sementara di sisi lain, Kejaksaan justru tampil garang dan berani,” tegas Mahfud dalam keterangannya.

Baca Juga :  Aksi Damai Aliansi Santri Pemalang Bersatu, Desak Trans7 Bertanggung Jawab atas Tayangan Xpose Uncensored  

 

Menurut Mahfud, kondisi ini menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Lembaga yang dulu dikenal sebagai simbol perlawanan terhadap korupsi kini dinilai lebih sering senyap dibanding bertindak nyata.

 

Ia menyoroti sejumlah perkara strategis yang dinilai publik mandek tanpa kejelasan, sementara Kejaksaan Agung justru tampil agresif membongkar kasus-kasus besar dengan nilai kerugian negara fantastis.

 

“Ini ironi penegakan hukum. Jaksa menunjukkan taring, sementara KPK terkesan ragu, bahkan seperti kehilangan arah,” lanjutnya.
BPI KPNPA RI Jawa Tengah juga mengingatkan bahwa kepercayaan publik terhadap KPK tidak boleh terus dibiarkan tergerus.

Baca Juga :  Empat Anggota Ormas GRIB Jaya Depok Jadi Buronan, Terlibat Penganiayaan dan Pembakaran Mobil Polisi

 

Jika kondisi ini berlarut-larut, maka legitimasi moral lembaga antirasuah itu dikhawatirkan akan runtuh dengan sendirinya.

 

Mahfud mendesak KPK untuk segera berbenah, keluar dari zona nyaman, dan kembali pada khittah awal sebagai lembaga independen yang berani, tegas, dan tidak tebang pilih.

“Jika KPK tidak mampu lagi menjawab harapan rakyat, maka sejarah akan mencatat bahwa lembaga ini runtuh bukan karena diserang, tetapi karena kehilangan keberanian,” pungkasnya.

 

Rep : Latif

Berita Terkait

Misteri di Balik Pintu IPAL SPPG Sarimulyo Karang Pucung 02, Larangan Akses Media Memicu Tanda Tanya Besar  
Pasien Cabut Gigi di RSUD Sultan Fatah Demak Alami Henti Jantung, Audit Dinkes Dipertanyakan
Saksi Ahli Pemohon Sebut Putusan Praperadilan Tidak Bisa Dilakukan Upaya Hukum Namun Harus Dilaksanakan Kerena Sudah Inkrah
Damkar Bayar Air Pemadaman, PDAM Klaim Gratis: Dugaan Ketidakwajaran Anggaran Mencuat  
Komisi IV DPRD Rembang, Puji Santoso Pastikan Sekolah Rakyat Gratis untuk Anak Keluarga Tidak Mampu  
Kuasa Hukum Dirut PT San Xiong Steel Indonesia Mengajukan Permohonan Untuk Masuk Sebagai Pihak dan Meminta Hakim Tunggal Objektif 
Pemerintah Demak Bergerak Cepat Tangani Warga Obesitas Ekstrem yang Viral
Gempar! Puluhan Jamaah Umrah di Grobogan Gagal Berangkat, diduga terdapat peran seorang tokoh kampung berinisial DM, WARGA SIAP TEMPUH JALUR HUKUM

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:25 WIB

Misteri di Balik Pintu IPAL SPPG Sarimulyo Karang Pucung 02, Larangan Akses Media Memicu Tanda Tanya Besar  

Jumat, 9 Januari 2026 - 13:11 WIB

Pasien Cabut Gigi di RSUD Sultan Fatah Demak Alami Henti Jantung, Audit Dinkes Dipertanyakan

Kamis, 8 Januari 2026 - 23:11 WIB

Saksi Ahli Pemohon Sebut Putusan Praperadilan Tidak Bisa Dilakukan Upaya Hukum Namun Harus Dilaksanakan Kerena Sudah Inkrah

Kamis, 8 Januari 2026 - 20:36 WIB

KPK Masuk Angin, Jaksa Tunjukkan Taring: BPI KPNPA RI Jawa Tengah Semprot Penegakan Hukum

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:11 WIB

Damkar Bayar Air Pemadaman, PDAM Klaim Gratis: Dugaan Ketidakwajaran Anggaran Mencuat  

Berita Terbaru