Saksi Ahli Pemohon Sebut Putusan Praperadilan Tidak Bisa Dilakukan Upaya Hukum Namun Harus Dilaksanakan Kerena Sudah Inkrah

- Jurnalis

Kamis, 8 Januari 2026 - 23:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MIM, LAMPUNG, 08 JANUARI 2025

Lampung Selatan– Mediaindonesiamaju.com Soal persidangan dalam perkara Praperadilan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) yang diterbitkan Polda Lampung memasuki agenda keterangan Saksi Ahli dari pihak Pemohon, di Pengadilan Negeri (PN) Kalianda Lampung Selatan.

 

Dalam persidangan tersebut dihadiri masing-masing kuasa Hukum Pemohon dan Termohon serta di pimpin oleh Hakim tunggal Angghara Pramudya, S.H.,M.H dan Pemohon menghadirkan saksi ahli pidana Dr.M.Solehuddin,S.H.,M.H

Penting untuk Diketahui pada sebelumnya, yang secara hukum “Finny Fong” yang sebagai Direktur utama PT San Xiong Steel Indonesia yang sah secara Hukum berdasarkan AHU dengan Nomor AHU-AH.01.09.0258007 kemudian dikuatkan dengan putusan Pengadilan Negeri jakarta Utara dan Putusan Praperadilan 01 dan 04.

 

Dalam persidangan Saksi Ahli pidana yang dihadirkan oleh Pemohon dalam persidangan perkara praperadilan di Pengadilan Negeri (PN) Kalianda, benarkan dasar Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) yang diterbitkan Polda Lampung.

Ahli Pidana dan Kriminolog dari Universitas Bhayangkara (Ubhara) Surabaya, Dr.M.Solehuddin, SH.,M.H, paparkan pandangan hukumnya saat sidang lanjutan perkara praperadilan nomor 05/Pid.Pra/2025/PN.Kla.

 

“Memang benar penghentian penyidikan itu di dalam hukum acara pidana itu diatur ada tiga alasan, yang pertama dihentikan karena tidak cukup bukti, kemudian karena peristiwa nya bukan merupakan tindak pidana dan yang ketiga alasan demi hukum,” beber Solehuddin, Kamis (8/1/2026).

Baca Juga :  Polisi Bongkar Gubuk Diduga Lokasi Pesta Sabu di Gunung Sugih, Pelaku Masih Diburu  

 

Solehuddin menambahkan, penghentian penyidikan dengan alasan demi hukum tersebut harus dibatasi yang diatur dalam undang-undang.

 

“Misalnya didalam ketentuan hukum KUHAP, ada seorang tersangka yang meninggal dunia maka harus dihentikan penyidikannya,” lanjut dosen Fakultas Hukum Ubhara Surabaya itu.

 

Perkara yang sudah ne bis in idem, atau prinsip hukum yang melarang seseorang untuk dituntut atau diadili lebih dari satu kali untuk perkara yang sama persis setelah ada putusan hakim yang berkekuatan hukum tetap (inkracht van gewijsde).

 

Hal itu, demi menjamin adanya kepastian hukum, keadilan, dan mencegah penuntutan ganda, berlaku dalam hukum pidana maupun perdata.

 

“Putusan Praperadilan tidak lagi bisa dilakukan upaya hukum dan harus di laksanakan karena sudah inkrah” tegas Solehuddin.

 

Dilain pihak, Kuasa Hukum Direktur Utama PT San Xiong Steel Indonesia, Finny Fong, Aristoteles.M.J.Siahaan, S.H mengatakan Putusan praperadilan itu harus di patuhi, apapun putusannya wajib dilaksanakan, baik maupun buruk yang bersifat Final dan mengikat.

 

“Sebelumnya telah diuji melalui putusan praperadilan No 04 di Pengadilan Negeri Kalianda bahwa legal standing milik Chen Jihong itu tidak ada, karena sudah digantikan dengan klien kami Finny Fong sesuai dengan AHU di Kementerian Hukum dan HAM dan tidak ada locus delicti atau tempat kejadian perkara di wilayah Lampung, dengan demikian keterangan saksi ahli itu sangat menguntungkan pihak kami.”jelas Aristoteles.

Baca Juga :  Pagar Sekolah Roboh di SDN 02 Mengori Pemalang, Ismun Hadiyo Perintahkan Kasi Sarpras SD Segera Cek Lokasi dan Mengambil Langkah Cepat untuk Mengatasi Masalah  

 

Menurut Aristoteles, permohonan praperadilan SP3 Polda Lampung yang kini sedang diuji di persidangan terkesan dipaksakan, seharusnya putusan praperadilan tidak ada lagi upaya hukum. Dirinya berkeyakinan, hakim tunggal bakal menolak permohonan itu.

 

“Putusan Praperadilan itu final dan mengikat, namun anehnya sekarang, SP3 diuji kembali hakim praperadilan yang mana sudah ada produk hukum yaitu putusan Praperadilan No. 01/Pid.Pra/2025/PN.Kla dan 04/Pid.Pra/2025/PN.Kla. Seharusnya, secara hukum tidak boleh. Tapi ya kita tahu pengadilan itu tidak boleh menolak perkara, tapi saya berpendapat pasti hakim akan menolak permohonan tersebut,” tutup Aristoteles.

 

Sebelumnya, Hakim Juru Bicara PN Kalianda

Eko Wardoyo menyampaikan, praperadilan diatur Pasal 77 KUHAP di Pasal 77 dan ada beberapa objek yang bisa dijadikan praperadilan meski kewenangan mutlak ada pada hakim.

 

“Tentunya kami siapapun yang ditunjuk untuk menyidangkan perkara praperadilan ini, kewenangan mutlak yang memutus adalah hakim yang ditunjuk.

 

Rep : Yoyon

Berita Terkait

Dugaan Job Fiktif PMI Jepang Diselidiki, Sejumlah LPK dan Rantai Penempatan Jadi Sorotan  
LPER Cabang Semarang Raya Resmi Terima SK Kepengurusan Periode 2026–2031, Siap Bersinergi untuk Pemberdayaan Ekonomi Rakyat  
DPRD Demak Gelar Paripurna ke-33, Enam Fraksi Sampaikan Pandangan Umum Raperda APBD 2027  
Ketika Penyidik Dengan Jaksa Penuntut Umum Kejari Semarang Sependapat, Terlapor Menjadi Tersangka Dan Perkara P21  
Pengurus SMSI Jawa Tengah Periode 2026-2030 Resmi Dilantik di Demak
Audiensi Forrbes Memanas, Massa Walk Out Tuntut Bupati Jelaskan Polemik KUA-PPAS 2027
John L. Situmorang Soroti Rencana Eksekusi Rumah Klien, Minta PN Semarang Menunda  
Ketua Umum FORWAKUM TIPIKOR Mulai Soroti Disdik Batu Bara, Diduga Jadi Objek Bisnis Meraup Keuntungan   

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Dugaan Job Fiktif PMI Jepang Diselidiki, Sejumlah LPK dan Rantai Penempatan Jadi Sorotan  

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:08 WIB

LPER Cabang Semarang Raya Resmi Terima SK Kepengurusan Periode 2026–2031, Siap Bersinergi untuk Pemberdayaan Ekonomi Rakyat  

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:49 WIB

DPRD Demak Gelar Paripurna ke-33, Enam Fraksi Sampaikan Pandangan Umum Raperda APBD 2027  

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Ketika Penyidik Dengan Jaksa Penuntut Umum Kejari Semarang Sependapat, Terlapor Menjadi Tersangka Dan Perkara P21  

Senin, 5 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Pengurus SMSI Jawa Tengah Periode 2026-2030 Resmi Dilantik di Demak

Berita Terbaru

Tak Berkategori

Bank BKK Purwodadi Sampaikan Ucapan Selamat Hari Santri Nasional 2026

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:16 WIB