Damkar Bayar Air Pemadaman, PDAM Klaim Gratis: Dugaan Ketidakwajaran Anggaran Mencuat  

- Jurnalis

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MIM, JAWA TENGAH, 08 JANUARI 2026

Semarang – Mediaindonesiamaju.com Dugaan ketidakwajaran dalam pengelolaan biaya air pemadaman kebakaran di Kota Semarang mulai mencuat ke publik. Pasalnya, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang mengaku telah melakukan pembayaran resmi atas penggunaan air, sementara pihak PDAM melalui admin media sosialnya menyebut air untuk pemadaman kebakaran gratis alias tidak dipungut biaya.

Fakta tersebut menimbulkan pertanyaan serius: jika gratis, mengapa ada pembayaran? Dan jika dibayar, ke mana aliran dana tersebut?

Sekertaris dinas Damkar Kota Semarang berinisial A, saat dikonfirmasi, membenarkan adanya pembayaran penggunaan air yang dilakukan instansinya.

“Kami menjalankan tugas pemadaman demi keselamatan warga. Tapi faktanya, kami menerima tagihan dan sudah melakukan pembayaran resmi. Bukti pembayarannya ada,” ujar A, Selasa ( 6/01/2026 )

Baca Juga :  Seorang Perwira Polres Pekalongan Kota Diduga Bermalam dengan Istri Orang, Suami Geruduk Rumah Bersama Warga

Ia menambahkan, pihaknya justru terkejut ketika mengetahui adanya pernyataan dari admin media sosial PDAM yang menyebut penggunaan air Damkar tidak dikenakan biaya.

“Kalau memang gratis, kami juga ingin kejelasan. Jangan sampai di lapangan kami diminta bayar, tapi di pernyataan publik dibilang tidak dipungut biaya,” tegasnya.

Sementara itu, unggahan ilustrasi dan narasi yang beredar di media sosial menyoroti ironi tersebut. Di tengah situasi darurat kebakaran, petugas Damkar dinilai seharusnya mendapat dukungan penuh, bukan dibebani persoalan administratif yang berpotensi menghambat tugas kemanusiaan.

Pengamat kebijakan publik Kota Semarang, R, menilai perbedaan klaim ini perlu diaudit secara terbuka.

“Ini bukan soal nominal, tapi soal transparansi. Jika ada pembayaran dari instansi pemerintah untuk layanan yang diklaim gratis, maka patut ditelusuri dasar hukumnya dan aliran dananya,” ujarnya.

Baca Juga :  Polres Demak Bersama Instansi Terkait, Gelar Tanam Jagung Satu Juta Hektar

Menurut R, ketidaksinkronan antara pernyataan resmi dan praktik di lapangan berpotensi menimbulkan dugaan maladministrasi apabila tidak segera diluruskan.

Hingga berita ini diturunkan, PDAM Kota Semarang belum memberikan penjelasan resmi terkait dasar penagihan, mekanisme pembayaran air pemadaman kebakaran, maupun status dana yang disebut telah dibayarkan oleh Damkar.

Publik mendesak Pemerintah Kota Semarang dan aparat pengawas internal untuk segera melakukan klarifikasi dan penelusuran menyeluruh. Transparansi dinilai penting agar tidak menimbulkan preseden buruk, serta memastikan bahwa tugas penyelamatan nyawa warga tidak terhambat oleh persoalan anggaran yang tidak jelas.

 

–ima w

Berita Terkait

Dugaan Job Fiktif PMI Jepang Diselidiki, Sejumlah LPK dan Rantai Penempatan Jadi Sorotan  
LPER Cabang Semarang Raya Resmi Terima SK Kepengurusan Periode 2026–2031, Siap Bersinergi untuk Pemberdayaan Ekonomi Rakyat  
DPRD Demak Gelar Paripurna ke-33, Enam Fraksi Sampaikan Pandangan Umum Raperda APBD 2027  
Ketika Penyidik Dengan Jaksa Penuntut Umum Kejari Semarang Sependapat, Terlapor Menjadi Tersangka Dan Perkara P21  
Pengurus SMSI Jawa Tengah Periode 2026-2030 Resmi Dilantik di Demak
Audiensi Forrbes Memanas, Massa Walk Out Tuntut Bupati Jelaskan Polemik KUA-PPAS 2027
John L. Situmorang Soroti Rencana Eksekusi Rumah Klien, Minta PN Semarang Menunda  
Ketua Umum FORWAKUM TIPIKOR Mulai Soroti Disdik Batu Bara, Diduga Jadi Objek Bisnis Meraup Keuntungan   

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Dugaan Job Fiktif PMI Jepang Diselidiki, Sejumlah LPK dan Rantai Penempatan Jadi Sorotan  

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:08 WIB

LPER Cabang Semarang Raya Resmi Terima SK Kepengurusan Periode 2026–2031, Siap Bersinergi untuk Pemberdayaan Ekonomi Rakyat  

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:49 WIB

DPRD Demak Gelar Paripurna ke-33, Enam Fraksi Sampaikan Pandangan Umum Raperda APBD 2027  

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Ketika Penyidik Dengan Jaksa Penuntut Umum Kejari Semarang Sependapat, Terlapor Menjadi Tersangka Dan Perkara P21  

Senin, 5 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Pengurus SMSI Jawa Tengah Periode 2026-2030 Resmi Dilantik di Demak

Berita Terbaru

Tak Berkategori

Bank BKK Purwodadi Sampaikan Ucapan Selamat Hari Santri Nasional 2026

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:16 WIB