Rembang, – Mediaindonesiamaju.com Harga kebutuhan pokok di Rembang mulai menunjukkan penurunan. Salah satu komoditas yang harganya turun adalah telur ayam, seiring dengan liburnya program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah.
Penurunan ini dirasakan langsung oleh pedagang maupun warga.
Mak Inah (60), pedagang sayur keliling asal Desa Mondoteko, Rembang mengaku penjualan dan harga telur mulai stabil sejak MBG libur.
“Harga telur turun,” kata Mak Inah saat berjualan, Selasa (7/7/2026)
Menurutnya, saat MBG berjalan permintaan telur sangat tinggi sehingga harga ikut terdongkrak. Begitu libur sekolah, permintaan berkurang dan harga kembali normal.
Hal senada juga disampaikan Siti salah satu warga Desa Ketanggi. Ia bersyukur harga bahan pokok mulai melandai.
“Alhamdulillah harga ayam, telur turun. Kondisi sekarang serba sulit semua naik. Apalagi anak mau masuk sekolah, beli buku dan seragam, pusing mas,” terangnya.
Beban menjelang tahun ajaran baru membuat warga berharap harga-harga kebutuhan lain juga ikut turun.
Program MBG yang menyasar siswa sekolah memang berdampak besar ke permintaan telur dan ayam di pasar. Saat libur, permintaan menurun sehingga harga ikut terkoreksi.
Pedagang berharap penurunan ini bertahan lama, agar daya beli masyarakat tidak semakin tertekan menjelang masuk sekolah.
(wannik)










