GROBOGAN — Tambang galian C di wilayah Tegalrejo yang sebelumnya sempat menghentikan aktivitas operasional, kini kembali beroperasi setelah dilakukan pemeriksaan dan kajian oleh pihak Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan kegiatan pertambangan berjalan sesuai dengan ketentuan dan persyaratan yang berlaku. Setelah dilakukan pengecekan di lapangan, tambang yang disebut telah mengantongi perizinan resmi tersebut dinyatakan memenuhi persyaratan untuk kembali menjalankan aktivitasnya.
Sebelumnya, aktivitas tambang Tegalrejo sempat mendapat penolakan dari sejumlah pihak yang mengatasnamakan warga. Bahkan, aksi demonstrasi tersebut sempat diwarnai kericuhan dan tindakan kekerasan. Massa juga mendesak agar kegiatan pertambangan dihentikan serta meminta agar legalitas dan perizinan tambang kembali dikaji.
Menindaklanjuti persoalan tersebut, pihak ESDM kemudian turun langsung ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan kajian ulang terhadap kegiatan pertambangan.
Hasil pemeriksaan menjadi dasar bahwa tambang tersebut dapat kembali beroperasi karena dinilai telah memenuhi ketentuan dan persyaratan yang dipersyaratkan.
Kembalinya aktivitas tambang ini sekaligus menunjukkan bahwa persoalan legalitas dan kelayakan operasional seharusnya diselesaikan melalui mekanisme pemeriksaan dan kajian oleh instansi yang berwenang, bukan semata-mata berdasarkan tekanan massa.
Di sisi lain, muncul pula tudingan bahwa aksi penolakan sebelumnya diduga merupakan aksi masa bayaran yang tidak sepenuhnya murni merupakan aspirasi masyarakat dan disebut-sebut memiliki kepentingan tertentu. Bahkan terdapat dugaan bahwa aksi tersebut berkaitan dengan kepentingan pelaku usaha tambang lain yang belum memiliki legalitas.
Namun, tudingan mengenai adanya kepentingan pengusaha galian C ilegal maupun muatan politik dalam aksi tersebut masih memerlukan pembuktian dan klarifikasi dari pihak-pihak yang dituding.
Dengan telah dilakukannya pemeriksaan oleh ESDM dan dinyatakan memenuhi persyaratan, tambang galian C Tegalrejo kini kembali beroperasi. Masyarakat pun diharapkan dapat mengawal aktivitas pertambangan agar tetap berjalan sesuai izin, aturan lingkungan, serta ketentuan keselamatan yang berlaku.
Rep_fq










