Bukan Petarung Tapi Pejuang”: Catatan Untuk Pers Hukum di Tengah Gelombang Korupsi  

- Jurnalis

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batu Bara, SUMUT,  –  Mediaindonesiamaju.com Pengukuhan DPP Forum Wartawan Hukum Tindak Pidana Korupsi (FORWAKUM TIPIKOR) Periode 2026-2031 di Batu Bara, Senin (10/08/2026) bukan sekadar seremoni pergantian pengurus. Ia adalah penanda bahwa pers di daerah hari ini sedang merintis ulang marwahnya.

 

Di tengah derasnya informasi hoaks, buzzer, dan kepentingan, hadirnya organisasi wartawan yang secara khusus fokus pada isu hukum dan tindak pidana korupsi adalah sebuah keniscayaan. Korupsi bukan lagi berita kriminal biasa. Ia telah menjadi penyakit sistemik yang menggerogoti anggaran pendidikan, kesehatan, infrastruktur, hingga masa depan anak bangsa.

Di titik inilah kalimat Ketua Umum DPP FORWAKUM TIPIKOR, Alaiaro Nduru, SH menjadi relevan secara nasional:

“Bukan petarung tapi pejuang, bukan pewaris tapi perintis.”

 

Kalimat itu menolak kekerasan, menolak sensasionalisme, tapi memilih jalan panjang: berjuang dengan data, fakta, dan pena. Menjadi perintis artinya tidak menunggu warisan, tapi membangun ekosistem jurnalisme hukum dari nol. Dari desa, dari kabupaten, dari Batu Bara untuk Indonesia.

Baca Juga :  Kapolri Tegaskan Mandat Reformasi 1998: Polri di Bawah Presiden Dinilai Paling Ideal

 

Pesan itu dikuatkan oleh kehadiran negara. Bupati Batu Bara melalui Asisten I Renol Asmara menegaskan peran pers sebagai _pilar keempat demokrasi_ dan _kontrol sosial_. Hadirnya Dandim 0208, Kapolres, Kalapas, Kadis Kominfo, dan Kesbangpol menunjukkan satu hal: penegak hukum dan pemerintah butuh mitra kritis, bukan musuh, bukan pula corong.

 

Dewan Penasehat melalui Jekson Siahaan, SH juga mengingatkan: kredibilitas adalah mata uang utama wartawan. Tanpa integritas, semua liputan akan jadi bumerang.

Yang menarik, pengukuhan ini ditutup bukan dengan pesta, tapi dengan baksos. Penyerahan bingkisan kepada anak yatim-piatu, termasuk bantuan yang bersumber dari Bupati Batu Bara, menunjukkan bahwa wartawan hukum juga punya empati sosial. Jurnalisme tanpa nurani akan kering.

 

Secara nasional, kita sedang diuji. Indeks Persepsi Korupsi masih stagnan. Pemberitaan korupsi sering berhenti di “OTT” dan “tersangka”. Padahal publik butuh lebih: butuh pemantauan aset, butuh pengawasan anggaran, butuh narasi pencegahan.

Baca Juga :  Presiden Indonesia Bertemu Vladimir Putin, Perkuat Kerja Sama Strategis di Rusia

 

Di sinilah peran FORWAKUM TIPIKOR dan organisasi sejenis menjadi strategis. Mereka harus menjadi jembatan antara hukum yang rumit dengan bahasa rakyat yang sederhana. Menjadi pengawas yang profesional, bukan provokator. Menjadi mitra yang solutif, bukan sekadar pelapor.

 

Pantun penutup dari Pemkab Batu Bara perlu kita garis bawahi bersama:

_”Buat berita berimbang dan bertanggung jawab”_.

 

Itu bukan hanya pesan untuk Batu Bara. Itu pesan untuk 38 provinsi di Indonesia.

Karena demokrasi tanpa pers yang berintegritas akan pincang. Dan pemberantasan korupsi tanpa kontrol publik akan jalan di tempat.

 

Selamat bertugas kepada DPP FORWAKUM TIPIKOR 2026-2031.

Bangsa ini sedang menanti pena-pena yang tidak hanya berani, tapi juga bijak.

 

Sebelumnya Ketua Panitia Gatot Bentoro menyampaikan laporan sebagai ketua panitia ,berterima kasih atas bantuan dan kontribusi berbagai pihak terlaksananya acara yang berlangsung baik dan khidmad.( Tuah Sembiring)

Berita Terkait

LIVE VIDEO VIRAL! Hariyanto alias Heri Sweke Hina Wakil Presiden Gibran dan Partai PSI, Sejumlah Tokoh Siap Melapor
Perjuangkan Kesetaraan HPN, Firdaus Diberhentikan PWI; Makali Kumar Soroti Monopoli Penyelenggaraan
Bank BKK Purwodadi Sampaikan Ucapan Selamat Hari Santri Nasional 2026
​Bongkar Dugaan Praktik Injeksi Pemutih Ilegal Oknum Bhayangkari Polres Demak: Menantang Hukum, Mengancam Jiwa
EKW (41th) Alias Emping, Warga Desa Ngraji Tersangka Penggelapan BPKB, Kini Di Resmi di tahan Polres Grobogan
MTsN 1 Grobogan Gelar Peringatan Hari Santri Nasional 2026 dan Harlah ke-35, Berlangsung 22–24 Oktober
SMPN 2 Wirosari Gelar Pemilihan Ketua OSIS, Tanamkan Nilai Demokrasi Sejak Dini
Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 2026: Ketahanan Jiwa, Kunci Indonesia Sehat

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:24 WIB

LIVE VIDEO VIRAL! Hariyanto alias Heri Sweke Hina Wakil Presiden Gibran dan Partai PSI, Sejumlah Tokoh Siap Melapor

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:54 WIB

Perjuangkan Kesetaraan HPN, Firdaus Diberhentikan PWI; Makali Kumar Soroti Monopoli Penyelenggaraan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Bank BKK Purwodadi Sampaikan Ucapan Selamat Hari Santri Nasional 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:56 WIB

​Bongkar Dugaan Praktik Injeksi Pemutih Ilegal Oknum Bhayangkari Polres Demak: Menantang Hukum, Mengancam Jiwa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:13 WIB

EKW (41th) Alias Emping, Warga Desa Ngraji Tersangka Penggelapan BPKB, Kini Di Resmi di tahan Polres Grobogan

Berita Terbaru

Tak Berkategori

Bank BKK Purwodadi Sampaikan Ucapan Selamat Hari Santri Nasional 2026

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:16 WIB