Media Indonesia Maju – 2/9/2026.
Kepemimpinan Anton Saragih Selaku Bupati Simalungun menuai tanda tanya dan menjadi sorotan public di kecamatan ujung padang.
Di picu maraknya korupsi kolusi dan Nepotisme (KKN) yang menerpa di setiap Desa di kecamatan ujung padang kabupaten Simalungun/Sumatera Utara, tidak ada tindakan tegas dari pihak inspektorat.
Tajamnya sorotan public terutama di bidang usaha Milik Desa, (BUMNAG). Usaha Desa yang seharusnya untuk mensejaterakan perekonomian masyarakat di desa, sering kali di buat topeng Oleh Oknum kepala desa yang serakah.

Seperti halnya di Desa Sei Merbau kecamatan ujung padang kabupaten Simalungun yang BUMNAG nya usaha kolam ikan lele, ternyata hanya rekayasa sesaat,
Menurut salah seorang warga yang juga salah satu anggota maujana di Desa Sei Merbau, mengatakan terhadap Awak media, bahwa kolam ikan lele milik BUMNAG Desa Sei Merbau karang karangan aja, kolamnya ada tapi ikan nya ngga ada, mereka hanya menjual fhoto kolam dan ikan aja kalau ada pemeriksaan.
Anggota maujana ini juga mengatakan seperti halnya dengan beras bantuan dari pemerintah, semua di rekayasa, warga mereka bohongi dengan mem fhoto warga penerima manfaat, dengan memegang 3 karung beras ukuran 10 kilogram, sebagai bukti mereka bahwa beras tersebut sudah di terima.
Namun warga hanya di beri 20 kilogram, yang 10 kilogram lagi di tahan dengan alasan berbagi Sesama warga yang belum dapat, namun kenyataan tidak ada, ucap si bapak yang mengaku anggota maujana ini.
Sementara Kepala Desa Sei Merbau Bapak Lasimin ketika di konfirmasi wartawan selasa 1/9/2026 hanya mengeluarkan kata kata yang ngga pantas di ucapkan sebagai publik figur bukan mengklarifikasi konfirmasi wartawan.
Tak puas dengan jawaban Kepala Desa Awak media melanjutkan konfirmasi terhadap Bapak Camat Ujung padang Bapak Manaon Siregar. Dengan menghubungi telepon seluler nya, Bapak manaon Siregar hanya mengatakan tanya saja kepala Desa nya, lalu memblokir telepon seluler awak media.
Di waktu yang sama Awak media juga telah mencoba mengkonfirmasi Bupati Simalungun Bapak Anton Saragih, lewat aplikasi WhatsApp, namun tidak ada Balasan konfirmasi awak media, hingga berita ini di layangkan ke meja kerja Redaksi.
Rep:Erika manik










