GROBOGAN, MEDIA INDONESIA MAJU — Dalam upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari tindakan perundungan (bullying), SMP Negeri 1 Geyer bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) menggelar kegiatan Sosialisasi Anti-Bullying.

Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai bahaya bullying, baik secara fisik, verbal, sosial maupun melalui media digital (cyberbullying).
Melalui sosialisasi tersebut, para siswa diharapkan mampu mengenali berbagai bentuk tindakan perundungan serta memahami dampak negatifnya terhadap kondisi psikologis, sosial, dan perkembangan pendidikan korban.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi untuk menanamkan nilai-nilai saling menghormati, menghargai perbedaan, meningkatkan kepedulian antarsesama, serta membangun karakter siswa yang berakhlak dan berempati.
Pihak SMPN 1 Geyer berharap melalui kerja sama dengan DP3AKB, seluruh warga sekolah semakin memahami pentingnya mencegah dan menghentikan segala bentuk perundungan di lingkungan pendidikan.
Sekolah bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga tempat membangun karakter, persahabatan, dan rasa saling menghargai.
Dengan adanya sosialisasi ini, SMPN 1 Geyer berkomitmen mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang ramah anak, aman, nyaman, dan bebas dari bullying.










