Rembang, — Mediaindonesiamaju.com Kebakaran melanda sebuah rumah di Dukuh Jeruk, Desa Sendang agung, Kecamatan Kaliori Kabupaten Rembang, pada Jumat (24/7/2026) siang. Hingga berita ini diturunkan, proses pemadaman dan pendinginan di lokasi kejadian masih terus berlangsung.
Laporan insiden kebakaran tersebut diterima oleh Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Rembang pada pukul 12.20 WIB dengan pelapor atas nama Ramdan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah. (BPBD) Kabupaten Rembang, Muhammad Luthfi Hakim, mengungkapkan bahwa pihaknya langsung mengerahkan armada gabungan ke lokasi kejadian untuk menjinakkan api.
“Kami kirimkan 1 unit mobil Damkar dan 1 unit truk supply, ditambah 1 unit truk supply tangki dari BPBD TRC,” ujar Luthfi saat dikonfirmasi, Jumat (24/7/2026).
Belum Ada Laporan Korban Jiwa
Hingga saat ini, pihak berwenang belum dapat memastikan rincian dampak dari musibah kebakaran tersebut karena proses pemadaman di lapangan masih berlangsung secara intensif.
Objek yang terbakar serta penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut, sehingga estimasi kerugian material pun belum dapat ditaksir, sementara untuk kepastian ada tidaknya korban jiwa juga belum dapat dipastikan.
“Sampai saat ini belum ada laporan terkait korban, Mas,” tambah Luthfi.
Himbauan Waspada Musim Kemarau
Menyikapi insiden ini, pihak BPBD dan Damkar Kabupaten Rembang kembali mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama mengingat kondisi cuaca di musim kemarau.
Pihaknya mengaku telah berkoordinasi dengan para camat untuk diteruskan ke tingkat desa agar imbauan kewaspadaan ini sampai ke masyarakat luas.
Masyarakat dihimbau untuk selalu mewaspadai sekecil apa pun potensi pemicu api baik di lingkungan rumah maupun lahan terbuka, segera memeriksa instalasi listrik yang sudah berumur atau tua, serta menghindari kebiasaan menumpuk steker atau colokan listrik yang berisiko memicu korsleting atau hubungan arus pendek.
Sebagai langkah preventif agar pesan lebih mudah dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat, BPBD Kabupaten Rembang juga telah memanfaatkan media sosial dengan menyebarkan konten edukasi berupa video imbauan keselamatan.
(wannik)










