MIM,Sumatra 02 Maret 2025
Asahan, Sumatera Utara – Seorang pengusaha laundry express di Jalan Cokroaminoto, Kota Kisaran Baru, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara, menjadi sorotan publik setelah diduga menggunakan gas bersubsidi untuk operasional bisnisnya.
Pantauan awak media Indonesia Maju mengungkap bahwa pengusaha laundry express bernama Karina telah mendapat peringatan sebulan sebelum berita ini naik ke meja redaksi. Peringatan tersebut terkait penggunaan tabung gas bersubsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat miskin, bukan untuk keperluan usaha komersial.
Masyarakat setempat mengaku kecewa dan merasa dirugikan akibat kelangkaan gas bersubsidi yang disebabkan oleh praktik tidak bertanggung jawab ini. “Kami yang benar-benar membutuhkan gas subsidi justru sering kesulitan mendapatkannya. Tapi malah ada pengusaha yang menggunakan untuk bisnisnya,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Menyikapi hal ini, masyarakat meminta aparat penegak hukum di bidang ekonomi untuk segera bertindak tegas terhadap pangkalan gas bersubsidi yang diduga menyalurkan gas kepada pengusaha-pengusaha di Kota Kisaran tanpa pengawasan ketat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak pengusaha laundry express Karina maupun pihak berwenang terkait langkah hukum yang akan diambil. Namun, masyarakat berharap ada tindakan nyata agar hak mereka sebagai penerima subsidi tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak tertentu.
Rep_prancis Silalahi