Kuasa Hukum Muslimin Soroti Kinerja Penyidik Satreskrim Polres Pekalongan

- Jurnalis

Selasa, 16 Desember 2025 - 08:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MIM, Jawa Tengah 16 Desember 2025

Pekalongan, Mediaindonesiamaju.com— Kuasa hukum Muslimin melayangkan sorotan tajam terhadap kinerja penyidik Satreskrim Unit I Polres Pekalongan dalam penanganan perkara dugaan penipuan atau penggelapan sebagaimana tercatat dalam Laporan Polisi Nomor LP/B/56/XI/2025/SPKT/Polres Pekalongan/Polda Jawa Tengah, tertanggal 27 November 2025.

 

Dalam keterangannya, kuasa hukum menilai penyidik terlalu memaksakan perkara dengan hanya berorientasi pada penerapan pasal, tanpa mempertimbangkan secara menyeluruh unsur-unsur tindak pidana serta sumber awal penetapan dugaan kasus. Padahal, menurutnya, pemenuhan unsur delik merupakan syarat mutlak sebelum suatu peristiwa dapat dikualifikasikan sebagai tindak pidana.

 

Lebih lanjut, kuasa hukum mengungkapkan adanya pernyataan penyidik di hadapan pihaknya yang secara terbuka menyebutkan bahwa perkara tersebut tidak klop dengan keterangan para saksi. Namun demikian, proses penyidikan disebut tetap dipaksakan berjalan. Kondisi ini dinilai bertentangan dengan Peraturan Kapolri Nomor 6 Tahun 2019 Pasal 12 ayat (2) huruf a dan b, yang secara tegas melarang penyidik merekayasa perkara serta memaksakan kehendak dalam pemeriksaan.

Baca Juga :  Isu Harga di KJB Disebut Hoaks, Tarif Tiket & Parkir Sudah Sesuai Perdes  

 

Selain itu, kuasa hukum juga menyoroti kejanggalan dalam keterangan para saksi yang dinilai tidak konsisten dan tidak saling bersesuaian, tetapi justru dijadikan dasar dalam membangun konstruksi perkara. Menurutnya, penyidik seharusnya melakukan pendalaman dan klarifikasi secara objektif, bukan mengabaikan fakta-fakta yang justru melemahkan dugaan tindak pidana.

 

“Jika keterangan saksi tidak saling menguatkan, bahkan bertentangan dengan konstruksi perkara, maka penyidikan wajib dihentikan atau setidaknya dievaluasi. Bukan justru dipaksakan. Ini merupakan koreksi keras kami terhadap penyidik Unit I,” tegas kuasa hukum Muslimin.

Baca Juga :  Merasa Dikriminalisasi Polres Grobogan - Suwarno Gandeng Kuasa Hukum Ajukan Peninjauan Kembali

 

Kuasa hukum juga menegaskan bahwa kliennya bersikap kooperatif dan menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Namun, pihaknya menolak segala bentuk penyidikan yang dinilai menyimpang dari asas profesionalitas, objektivitas, dan kepastian hukum sebagaimana diatur dalam KUHAP, Perkapolri Nomor 6 Tahun 2019, serta Kode Etik Profesi Polri.

 

Atas kondisi tersebut, pihak Muslimin meminta adanya evaluasi serius terhadap proses penyidikan yang sedang berlangsung. Mereka juga tidak menutup kemungkinan menempuh langkah hukum dan etik, termasuk mengajukan pengaduan ke Propam Polri, apabila dugaan praktik pemaksaan perkara dan pengabaian fakta hukum terus berlanjut.

 

Red–Zamrudin

Berita Terkait

LPER Cabang Semarang Raya Resmi Terima SK Kepengurusan Periode 2026–2031, Siap Bersinergi untuk Pemberdayaan Ekonomi Rakyat  
DPRD Demak Gelar Paripurna ke-33, Enam Fraksi Sampaikan Pandangan Umum Raperda APBD 2027  
Ketika Penyidik Dengan Jaksa Penuntut Umum Kejari Semarang Sependapat, Terlapor Menjadi Tersangka Dan Perkara P21  
Pengurus SMSI Jawa Tengah Periode 2026-2030 Resmi Dilantik di Demak
Audiensi Forrbes Memanas, Massa Walk Out Tuntut Bupati Jelaskan Polemik KUA-PPAS 2027
John L. Situmorang Soroti Rencana Eksekusi Rumah Klien, Minta PN Semarang Menunda  
Ketua Umum FORWAKUM TIPIKOR Mulai Soroti Disdik Batu Bara, Diduga Jadi Objek Bisnis Meraup Keuntungan   
Hampir Sepekan Tanpa Kejelasan, Kuasa Hukum Siti Fatimah Beri Batas Waktu Kopendik Banjarejo  

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:08 WIB

LPER Cabang Semarang Raya Resmi Terima SK Kepengurusan Periode 2026–2031, Siap Bersinergi untuk Pemberdayaan Ekonomi Rakyat  

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:49 WIB

DPRD Demak Gelar Paripurna ke-33, Enam Fraksi Sampaikan Pandangan Umum Raperda APBD 2027  

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Ketika Penyidik Dengan Jaksa Penuntut Umum Kejari Semarang Sependapat, Terlapor Menjadi Tersangka Dan Perkara P21  

Senin, 5 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Pengurus SMSI Jawa Tengah Periode 2026-2030 Resmi Dilantik di Demak

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Audiensi Forrbes Memanas, Massa Walk Out Tuntut Bupati Jelaskan Polemik KUA-PPAS 2027

Berita Terbaru

Tak Berkategori

Bank BKK Purwodadi Sampaikan Ucapan Selamat Hari Santri Nasional 2026

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:16 WIB