MIM, Jawa Tengah 27 Januari 2026
Surakarta — Freestyle Boxing Organization (FBO) Indonesia kembali menorehkan sejarah dengan sukses menggelar Exhibition Fight International Freestyle Boxing bertajuk “DUEL”, yang mempertemukan petarung Indonesia dan Timor Leste. Ajang bergengsi ini berlangsung pada Minggu, 25 Januari 2026, di Nawa Bistro (Tawa Bistro), Jalan Prof. Dr. Supomo No. 69, Surakarta.
Pertarungan lintas negara tersebut menjadi momentum strategis bagi FBO Indonesia dalam menegaskan eksistensinya sebagai organisasi olahraga profesional yang tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga menjunjung tinggi sportivitas, persahabatan internasional, serta diplomasi budaya melalui olahraga tarung modern yang berlandaskan nilai-nilai kebangsaan.
Ketua Umum FBO Indonesia sekaligus Presidente Federasaun Timor Leste, Ferdinand Weimar DJ, menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki makna yang jauh melampaui sekadar pertandingan.
“Exhibition Fight hari ini adalah pesan terbuka bahwa olahraga merupakan bahasa persatuan. Freestyle boxing bukan hanya soal adu teknik dan kekuatan, tetapi tentang kehormatan, disiplin, dan saling menghormati antarbangsa,” ujar Ferdinand.
Menurutnya, pertemuan atlet Indonesia dan Timor Leste dalam satu arena merupakan simbol kedewasaan olahraga serta komitmen bersama dalam membangun hubungan internasional yang sehat, bermartabat, dan berkelanjutan.
“Kami ingin para atlet bertanding dengan hati yang jernih, menjunjung sportivitas, dan membawa nama bangsa masing-masing dengan penuh tanggung jawab. Inilah esensi freestyle boxing yang dibangun FBO Indonesia,” tambahnya.
Penghargaan Sponsor dan Penguatan Ekosistem Olahraga
Dalam rangkaian acara Exhibition Fight “DUEL”, FBO Indonesia juga menganugerahkan Piagam Penghargaan kepada sejumlah tokoh dan pihak sponsor atas kontribusi strategis dalam mendukung terselenggaranya ajang internasional tersebut.
Pemberian penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi FBO Indonesia terhadap peran dunia usaha dalam mendorong pengembangan olahraga freestyle boxing yang profesional, mandiri, dan berkelanjutan di Indonesia. Piagam penghargaan tersebut ditandatangani langsung oleh Ferdinand Weimar DJ bersama Frederico Florindo selaku perwakilan Glong Han Fighting.
Komitmen Profesionalisme: Sertifikasi Wasit–Juri Nasional.
Tak hanya menghadirkan pertandingan internasional, FBO Indonesia juga menegaskan komitmennya dalam penguatan sumber daya manusia olahraga melalui Pelatihan dan Sertifikasi Wasit–Juri Freestyle Boxing tingkat nasional yang digelar pada 25 Januari 2026.
Dalam kegiatan tersebut, FBO Indonesia secara resmi menerbitkan Sertifikat No. 03/FBO/BPW/I/2026 kepada Poei Yonanta Pratama, yang dinyatakan LULUS sesuai daftar nilai terlampir. Langkah ini menjadi bagian penting dalam memastikan setiap pertandingan freestyle boxing berjalan adil, profesional, dan berstandar nasional hingga internasional.
Deretan Atlet Unggulan Indonesia
Untuk memperkuat kontingen Merah Putih, FBO Indonesia menurunkan atlet-atlet terbaik nasional, di antaranya:
Alin Anggriyanto (52 Kg)
Pemegang Sabuk Kick Boxing KX-1 Pro Fight Series 3.
Rekor One Pride: 9–0–6.
Prestasi: Juara 1 Keprukan Fight Show 2025, Juara 1 Wushu Sanda 2009, Juara 2 Porprov Wushu Sanda 2004.
Faisal Giru (56 Kg)
Pemegang Sabuk ASTA Indonesia 56 Kg.
Rekor One Pride: 2–0–1.
Prestasi: Juara Porprov Muaythai Kaltim 2022, Juara Porprov Kick Boxing Jateng 2023, Atlet Pra-PON Kaltim 2023, Kejurnas Kick Boxing Jateng 2025.
Pertandingan digelar dalam format Street Boxing, Freestyle Boxing, dan MMA, mencakup divisi amatir dan profesional, seluruhnya mengacu pada regulasi resmi FBO.
Sebagai bentuk apresiasi, petarung pemenang asal Indonesia tidak hanya memperoleh medali emas, tetapi juga hadiah satu unit sepeda motor, menambah gengsi sekaligus motivasi para atlet.
Pesan Kebangsaan untuk Generasi Muda
Menutup rangkaian acara, Ferdinand Weimar DJ menyampaikan pesan kuat kepada generasi muda Indonesia.
“Jadilah anak bangsa sejati yang menjunjung tinggi komitmen, konsistensi, dan integritas. Menang atau kalah adalah bagian dari pertandingan, tetapi karakter dan kehormatan adalah nilai yang abadi,” tegasnya.
Ia menegaskan bahwa FBO Indonesia hadir bukan sekadar sebagai penyelenggara kompetisi, melainkan sebagai rumah besar pembinaan karakter dan mental generasi muda.
“Melalui olahraga, kami ingin melahirkan generasi yang kuat secara fisik, matang secara mental, dan teguh sebagai Anak Indonesia. Salam Indonesia Satu Hati. NKRI Harga Mati. Merdeka!” pungkasnya.
Ke depan, FBO Indonesia akan melanjutkan sejumlah agenda strategis, mulai dari Exhibition Freestyle Boxing tingkat nasional dan internasional, sertifikasi atlet, pelatih, dan wasit–juri, hingga kolaborasi dengan komunitas, institusi, dan negara sahabat dalam semangat “FBO ONE”.
Acara yang berlangsung sukses dan penuh antusiasme ini turut disaksikan oleh Dewan Pembina, Dewan Penasihat, Dewan Pakar, Dewan Kehormatan, serta tokoh nasional dan perwakilan dari Timor Leste. (Red)










