MIM, Jabodetabek 29 Januari 2026
Jakarta ,Mediaindonesiaaju.com– Upaya mencari keadilan terus ditempuh oleh korban dugaan tindak pidana kekerasan seksual yang sebelumnya ditangani oleh Satreskrim Unit PPA Polrestabes Semarang. Pada 25–26 Januari 2026, korban bersama UPTD PPA mendatangi Ruang Pelayanan Khusus Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, untuk melakukan konsultasi sekaligus gelar perkara awal bersama penyidik piket.
Dalam pertemuan tersebut, korban menyerahkan sejumlah dokumen pendukung yang kemudian resmi diregistrasi sebagai pengaduan masyarakat (DUMAS) di Direktorat Tindak Pidana PPA-PPO Bareskrim Mabes Polri pada 28 Januari 2026. Selanjutnya, pihak pelapor diminta untuk menunggu panggilan klarifikasi yang akan dijadwalkan langsung oleh Bareskrim Mabes Polri.
Korban menyampaikan bahwa terdapat empat tuntutan utama terhadap penyidik yang bertugas di Satreskrim Unit PPA Polrestabes Semarang, serta satu alat bukti penting yang dinilai harus dihadirkan dan diperiksa secara menyeluruh. Kasus dugaan tindak pidana kekerasan seksual tersebut kini akan ditangani dan ditelaah oleh pihak Bareskrim Mabes Polri.
Diketahui sebelumnya, pada 14 Januari 2026, berkas perkara juga telah diserahkan ke Kejaksaan Negeri Kota Bandung. Beberapa arahan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) telah diterima dan akan ditempuh oleh korban sebagai langkah lanjutan guna memperoleh keadilan hukum.
Dalam keterangannya, korban turut menghimbau kepada masyarakat yang mengalami permasalahan serupa agar tidak ragu datang ke Bareskrim Mabes Polri untuk berkonsultasi, serta mengikuti arahan yang diberikan oleh aparat penegak hukum.
Korban juga menyampaikan apresiasi khusus kepada jajaran Satreskrim Unit PPA Kota Bandung, Polda Jawa Barat, yang dinilai profesional, sigap, serta mampu mengayomi korban dengan baik. Ia berharap pola pelayanan tersebut dapat menjadi contoh bagi unit-unit PPA di wilayah lain.
“Semoga perkara ini dapat diselesaikan secara adil dan transparan di Bareskrim Mabes Polri,” ujarnya.
Di akhir pernyataannya, korban menyampaikan doa dan harapan terbaik bagi seluruh anggota kepolisian di Mabes Polri.
“Salam sehat dan sukses untuk seluruh anggota kepolisian di Mabes Polri Jakarta,” tutupnya.
— Korban ketidakadilan dari Polres Semarang










