Rembang, – Mediaindonesiamaju.com Turnamen futsal tingkat pelajar kembali menghidupkan wisata Puri Berlian Park, Sulang, Sabtu (4/4/2026). Namun bukan sekadar pertandingan olahraga biasa, kompetisi ini menjadi cara Universitas Salut Kartini Rembang menyapa para pelajar SMA dan sederajat sekaligus memperkenalkan layanan pendidikan yang fleksibel, modern, dan mudah diakses siapa saja.
Suasana turnamen terasa meriah sejak pagi hingga siang, ditandai dengan prosesi pembukaan melalui tendangan perdana oleh Direktur Universitas Salut Kartini Rembang, Achmad Sholchan. Kehadirannya menjadi penanda penting, kompetisi pelajar ini bukan hanya ajang mencari pemenang, tetapi juga ruang bertemu antara dunia pendidikan dan minat bakat generasi muda.
Koordinator Panitia Turnamen Futsal Salut Kartini Rembang, Muhammad Muqimul Khikam menyampaikan bahwa turnamen ini merupakan rangkaian Semarak 5 Tahun Salut Kartini Rembang dan tahun ini diikuti oleh 16 tim, namun yang ikut 14 tim
“Ada 14 tim sekolah yang berpartisipasi dalam turnamen futsal tingkat pelajar Rembang. Mereka berasal dari sejumlah sekolah di wilayah Kabupaten Rembang,” ujar Khikam.
Format pertandingan berlangsung padat dalam dua hari. Setelah babak penyisihan sampai perempatan final digelar hari ini, Sabtu(4/4/2026), kompetisi berlanjut pada Minggu (5/4/2026) untuk semifinal, hingga final. Empat tim terbaik melaju ke semifinal sebelum dua tim berduel di partai puncak.
“Diharapkan, para pelajar SMA dan sederajat bisa melanjutkan kuliah di Universitas Salut Kartini Rembang selepas lulus sekolah,” jelas Khikam.
Melalui turnamen yang menggabungkan semangat kompetisi dan edukasi ini, Universitas Salut Kartini Rembang kembali menegaskan perannya bukan hanya sebagai perguruan tinggi negeri pelopor pembelajaran jarak jauh, tetapi juga sebagai mitra pertumbuhan bagi generasi muda.
Dari lapangan futsal hingga ruang kuliah digital, Universitas Salut Kartini Rembang mengajak pelajar membayangkan masa depan pendidikan yang lebih terbuka, lebih fleksibel, dan lebih dekat dengan kebutuhan mereka.
(wannik)










