Munaji Layangkan Kartu Merah ke Kejari Blora, Pemuda Pancasila Tegaskan Diri sebagai Kontrol Sosial  

- Jurnalis

Selasa, 1 September 2026 - 13:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

BLORA — Mediaindonesiamaju.com Ketua Pemuda Pancasila Kabupaten Blora, Munaji, menyampaikan sejumlah kritik terhadap kinerja Kejaksaan Negeri (Kejari) Blora. Pernyataan tersebut disampaikan di depan kantor Kejari Blora, setelah dirinya tiba dan disambut jajaran Pemuda Pancasila Blora, Selasa (1/9/2026).

 

Dalam kesempatan itu, Munaji mengawali pernyataannya dengan menyampaikan apresiasi kepada rekan-rekan media serta keluarga besar Pemuda Pancasila yang hadir. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Kapolres Blora.

 

Munaji kemudian menyoroti perlunya evaluasi internal di lingkungan Kejari Blora, khususnya setelah pergantian Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari).

 

“Blora tidak butuh jaksa nakal, Blora tidak butuh jaksa ruwet. Semoga dengan Kajari yang baru semua bisa evaluasi ke dalam,” ujar Munaji.

 

Ia juga menyinggung penanganan perkara yang menurutnya perlu mendapatkan perhatian lebih serius, terutama ketika masyarakat kecil berhadapan dengan persoalan hukum.

 

Menurut Munaji, persoalan hukum yang melibatkan masyarakat kecil dan tidak memiliki kemampuan ekonomi justru harus menjadi perhatian. Ia menilai jangan sampai masyarakat yang sedang menghadapi masalah hukum justru mengalami tekanan atau perlakuan yang merugikan.

Baca Juga :  Dugaan Mark Up Dana Desa di Desa Taruman, Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan

 

“Kalau kasus-kasus seperti Jampidsus itu kasus murah. Yang besar adalah di saat orang kecil tidak punya apa-apa, lagi kesandung masalah, kemudian diperas-peras. Itulah yang besar,” katanya.

 

Munaji juga menyinggung persoalan yang disebutnya berkaitan dengan Desa Gandu. Ia menyampaikan kritik dengan menggunakan istilah yang menyindir adanya persoalan dalam penanganan perkara tersebut.

“Kalau terkait Gandu, pokoknya kalian pasti senyum semua. Masak tahu-tahu ngebor minyak jadi ngebor air,” ucapnya.

 

Lebih lanjut, Munaji menegaskan bahwa Pemuda Pancasila Blora akan terus menjalankan fungsi kontrol sosial. Menurutnya, organisasi tersebut tidak akan berhenti menyampaikan aspirasi dan melakukan pengawasan terhadap berbagai persoalan yang menyangkut kepentingan masyarakat.

 

“Pemuda Pancasila tidak henti-hentinya untuk menjadi kontrol sosial dan mengawal persoalan-persoalan yang ada di tengah masyarakat,” tegasnya.

 

Ia menilai fungsi kontrol sosial diperlukan agar penyelenggaraan pemerintahan maupun penegakan hukum dapat berjalan secara transparan, adil, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

 

Munaji juga melontarkan kritik terhadap praktik-praktik yang menurutnya berpotensi meresahkan masyarakat di lingkungan penegakan hukum.

Baca Juga :  GRAM menggandeng Ormas Sapu jagad, ide disetujui oleh Wakil Ketua DPRD TPS3R menjadi Rumah Edukasi Komunitas Pilah

 

“Blora menolak jaksa ruwet, jaksa nakal. Kalau kemarin ada aksi memberi kartu kuning, saya kasih kartu merah untuk Kejaksaan Negeri Blora,” tegasnya.

Ia turut menyinggung dugaan adanya praktik penawaran atau pungutan yang menurutnya perlu menjadi perhatian serius aparat penegak hukum. Pernyataan tersebut merupakan tudingan yang disampaikan Munaji dan masih memerlukan pembuktian serta klarifikasi dari pihak terkait.

 

“Kalau ada alat negara melakukan pungli, itu pasti tipikor. Bagaimana atas mau bersih kalau bawah semuanya kumuh?” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Munaji berharap Kajari Blora yang baru dapat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap jajaran di internal kejaksaan.

 

“Semoga dengan adanya Kajari yang baru, Kabupaten Blora lebih maju dan Kajari Blora melakukan evaluasi,” katanya.

 

Munaji juga menyatakan Pemuda Pancasila bersama masyarakat akan kembali menyampaikan aspirasi apabila persoalan yang mereka soroti tidak mendapatkan perhatian.

 

“Saya yakin Pemuda Pancasila Blora dan masyarakat akan melakukan aksi yang lebih besar dari ini,” pungkasnya.

 

Rep : Latif

Berita Terkait

Dugaan Job Fiktif PMI Jepang Diselidiki, Sejumlah LPK dan Rantai Penempatan Jadi Sorotan  
LPER Cabang Semarang Raya Resmi Terima SK Kepengurusan Periode 2026–2031, Siap Bersinergi untuk Pemberdayaan Ekonomi Rakyat  
DPRD Demak Gelar Paripurna ke-33, Enam Fraksi Sampaikan Pandangan Umum Raperda APBD 2027  
Ketika Penyidik Dengan Jaksa Penuntut Umum Kejari Semarang Sependapat, Terlapor Menjadi Tersangka Dan Perkara P21  
Pengurus SMSI Jawa Tengah Periode 2026-2030 Resmi Dilantik di Demak
Audiensi Forrbes Memanas, Massa Walk Out Tuntut Bupati Jelaskan Polemik KUA-PPAS 2027
John L. Situmorang Soroti Rencana Eksekusi Rumah Klien, Minta PN Semarang Menunda  
Ketua Umum FORWAKUM TIPIKOR Mulai Soroti Disdik Batu Bara, Diduga Jadi Objek Bisnis Meraup Keuntungan   

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Dugaan Job Fiktif PMI Jepang Diselidiki, Sejumlah LPK dan Rantai Penempatan Jadi Sorotan  

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:08 WIB

LPER Cabang Semarang Raya Resmi Terima SK Kepengurusan Periode 2026–2031, Siap Bersinergi untuk Pemberdayaan Ekonomi Rakyat  

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:49 WIB

DPRD Demak Gelar Paripurna ke-33, Enam Fraksi Sampaikan Pandangan Umum Raperda APBD 2027  

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Ketika Penyidik Dengan Jaksa Penuntut Umum Kejari Semarang Sependapat, Terlapor Menjadi Tersangka Dan Perkara P21  

Senin, 5 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Pengurus SMSI Jawa Tengah Periode 2026-2030 Resmi Dilantik di Demak

Berita Terbaru

Tak Berkategori

Bank BKK Purwodadi Sampaikan Ucapan Selamat Hari Santri Nasional 2026

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:16 WIB