MIM, Jawa Tengah 12 April 2026
Bandungan — Dunia hiburan di kawasan Bandungan mendadak geger setelah muncul dugaan kasus penganiayaan yang melibatkan seorang oknum anggota DPRD dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) berinisial NR atau Nur Rofik.
Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi di sebuah tempat karaoke berinisial SA pada Jumat dini hari (10/4/2026). Berdasarkan keterangan korban berinisial RK, insiden pemukulan berlangsung sekitar pukul 05.00 WIB hingga kurang lebih pukul 06.00 WIB.
RK menyebut, terduga pelaku merupakan oknum anggota DPRD yang berasal dari Kabupaten Temanggung. Akibat kejadian tersebut, korban mengaku telah menjalani visum sebagai bagian dari proses hukum.
“Saat ini kami sudah melakukan visum dan akan segera melaporkan kejadian ini ke Polres Semarang,” ujar RK saat dikonfirmasi awak media, Senin malam (13/4/2026) sekitar pukul 22.35 WIB. Saat memberikan keterangan, RK didampingi oleh Muhammad Hasan Hasani.
Muhammad Hasan Hasani menegaskan pihaknya akan memberikan pendampingan penuh kepada korban hingga proses hukum berjalan transparan dan tuntas. Ia menyayangkan apabila dugaan tersebut benar melibatkan seorang wakil rakyat.
“Terlebih jika yang diduga terlibat adalah oknum anggota DPRD yang seharusnya menjadi contoh bagi masyarakat. Kami akan mengawal kasus ini agar diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.
Kasus ini kini menjadi perhatian publik, khususnya masyarakat Bandungan dan sekitarnya. Warga berharap aparat penegak hukum dapat bertindak profesional dan objektif dalam menangani perkara tersebut, tanpa pandang bulu terhadap status maupun jabatan pihak yang terlibat.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak terduga Nur Rofik yang disebut sebagai oknum anggota DPRD Fraksi PPP asal Temanggung belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut. Awak media juga masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak terkait lainnya, termasuk pengelola tempat karaoke SA serta jajaran Polres Semarang guna memperoleh informasi yang berimbang.
Redaksi akan terus mengembangkan berita ini setelah mendapatkan klarifikasi dari seluruh pihak yang berkepentingan, agar publik memperoleh gambaran peristiwa secara utuh, objektif, dan proporsional.
Rep_fq
Sumber_BIN










