Lampung Selatan -24 Februari 2026 – Mediaindonesiamaju.com Program Makan Bergizi (MBG) “Anak Sehat dan Cerdas” yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto, menghadapi keluhan dari wali murid MI Nurul Falah, salah satu sekolah swasta yang menjadi peserta program. Wali murid tersebut mengungkapkan kekhawatiran melalui media sosial Facebook terkait buah jeruk yang disediakan sebagai bagian dari menu MBG, yang dinilai sudah bosok dan tidak layak dikonsumsi oleh anak-anak.
Dalam unggahannya, wali murid menyampaikan kekecewaannya karena makanan yang seharusnya mendukung kesehatan dan kecerdasan anak justru tidak sesuai standar yang diharapkan. Komentar dari berbagai pihak juga muncul, sebagian menyatakan keprihatinan terkait kualitas makanan untuk peserta program, sementara ada juga yang mengakui pentingnya program MBG dalam mendukung gizi anak dan berharap masalah ini dapat segera diselesaikan.

Ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, KSPPG Dapur Serimulyo Bayu menjelaskan bahwa seluruh menu yang disiapkan telah melalui proses seleksi dan pengawasan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh pihak berwenang. “Kami memiliki prosedur standar untuk memilih dan memeriksa kualitas buah sebelum dikemas dan dikirimkan. Kami menduga ada kemungkinan kesalahan pada proses pengiriman sehingga ada jeruk menjadi tidak layak konsumsi,” ujar perwakilan dapur.
Perwakilan dapur juga menambahkan bahwa mereka telah menjalankan berbagai upaya untuk menjaga kualitas makanan, seperti pelatihan bagi petugas pengolah makanan dan pemeriksaan berkala terhadap bahan baku yang masuk. Sebelumnya, dapur tersebut memang pernah menjadi sorotan terkait ketidaksesuaian Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), namun menurut pihak dapur, perbaikan telah dilakukan dan telah mendapatkan persetujuan dari dinas terkait beberapa bulan yang lalu.
Program MBG sendiri bertujuan untuk meningkatkan status gizi anak-anak di Indonesia, dengan menyediakan makanan bergizi yang sesuai dengan kebutuhan pertumbuhan dan perkembangan mereka. Sampai saat ini, program ini telah menjangkau jutaan anak di seluruh Indonesia dan memberikan kontribusi positif dalam peningkatan kondisi gizi anak di beberapa daerah.
Rep : Yoyon










