Marak Judi Sabung Ayam di Desa Ngantru, Warga Soroti Kinerja Aparat

- Jurnalis

Minggu, 1 Maret 2026 - 12:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MIM, Jawa Tengah 01 Maret 2026

Grobogan ,Mediaindonesiamaju.com– Praktik perjudian sabung ayam dilaporkan marak terjadi di Desa Ngantru, Kecamatan Tawangharjo, Kabupaten Grobogan. Aktivitas tersebut disebut-sebut telah berlangsung cukup lama dan dinilai semakin meresahkan masyarakat sekitar.

Ironisnya, lokasi perjudian itu berada di sebelah timur kantor Kepala Desa Ngantru. Warga menilai, letaknya yang berdekatan dengan pusat pemerintahan desa membuat aktivitas tersebut seolah berlangsung terang-terangan tanpa rasa khawatir.

Sejumlah warga yang enggan disebutkan namanya mengaku resah dengan adanya praktik sabung ayam tersebut. Selain menimbulkan kerumunan, kegiatan itu juga kerap disertai taruhan uang dalam jumlah tertentu. Bahkan, menurut informasi yang dihimpun, praktik tersebut tetap berlangsung meski di bulan Ramadan.

Baca Juga :  Kapolsek Labuhan Ruku Tinjau Lokasi Pendirian Pos Pengaman (Pos Pam)   

“Sudah lama berjalan. Bahkan saat bulan puasa pun masih buka. Kami heran kenapa seperti tidak tersentuh,” ujar salah satu warga.

Kondisi ini memunculkan tanda tanya di tengah masyarakat terkait kinerja aparat penegak hukum. Warga menilai, dengan aktivitas yang berlangsung cukup lama dan lokasi yang tidak tersembunyi, kecil kemungkinan pihak aparat tidak mengetahui adanya praktik perjudian tersebut.

Baca Juga :  Camat Pemalang Berani Bertindak: Pembangunan Drainase Desa Saradan Akan Dibedah  

Sebagaimana diketahui, perjudian dalam bentuk apa pun, termasuk sabung ayam, dilarang oleh hukum di Indonesia dan dapat dikenakan sanksi pidana sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Masyarakat berharap aparat terkait segera turun tangan melakukan penertiban dan penindakan tegas agar situasi kamtibmas di wilayah Kecamatan Tawangharjo tetap kondusif. Selain itu, warga juga meminta adanya pengawasan lebih ketat dari pemerintah desa agar lingkungan sekitar kantor desa tidak dijadikan lokasi kegiatan yang melanggar hukum.

Rep_Fq

Berita Terkait

Dugaan Job Fiktif PMI Jepang Diselidiki, Sejumlah LPK dan Rantai Penempatan Jadi Sorotan  
LPER Cabang Semarang Raya Resmi Terima SK Kepengurusan Periode 2026–2031, Siap Bersinergi untuk Pemberdayaan Ekonomi Rakyat  
DPRD Demak Gelar Paripurna ke-33, Enam Fraksi Sampaikan Pandangan Umum Raperda APBD 2027  
Ketika Penyidik Dengan Jaksa Penuntut Umum Kejari Semarang Sependapat, Terlapor Menjadi Tersangka Dan Perkara P21  
Pengurus SMSI Jawa Tengah Periode 2026-2030 Resmi Dilantik di Demak
Audiensi Forrbes Memanas, Massa Walk Out Tuntut Bupati Jelaskan Polemik KUA-PPAS 2027
John L. Situmorang Soroti Rencana Eksekusi Rumah Klien, Minta PN Semarang Menunda  
Ketua Umum FORWAKUM TIPIKOR Mulai Soroti Disdik Batu Bara, Diduga Jadi Objek Bisnis Meraup Keuntungan   

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Dugaan Job Fiktif PMI Jepang Diselidiki, Sejumlah LPK dan Rantai Penempatan Jadi Sorotan  

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:08 WIB

LPER Cabang Semarang Raya Resmi Terima SK Kepengurusan Periode 2026–2031, Siap Bersinergi untuk Pemberdayaan Ekonomi Rakyat  

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:49 WIB

DPRD Demak Gelar Paripurna ke-33, Enam Fraksi Sampaikan Pandangan Umum Raperda APBD 2027  

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Ketika Penyidik Dengan Jaksa Penuntut Umum Kejari Semarang Sependapat, Terlapor Menjadi Tersangka Dan Perkara P21  

Senin, 5 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Pengurus SMSI Jawa Tengah Periode 2026-2030 Resmi Dilantik di Demak

Berita Terbaru

Tak Berkategori

Bank BKK Purwodadi Sampaikan Ucapan Selamat Hari Santri Nasional 2026

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:16 WIB