Rembang, – Mediaindonesiamaju.com Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet disabilitas asal Kabupaten Rembang. Dalam ajang Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PEPARPEDA) di Delingan, Karanganyar, Solo Jawa Tengah. Dua atlet National binaan Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Rembang atau Komite Paralimpiade Indonesia, berhasil membawa pulang medali.
Momen itu juga dirayakan bersamaan dengan peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) 2026 yang digelar Dindikpora Kabupaten Rembang di Stadion Krida, Selasa (9/9/2026) tadi pagi.
Dewi Wulan, pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) penyandang disabilitas daksa tangan asal Desa Jatihadi RT 01 RW 01, Kecamatan Sumber, Kabupaten Rembang berhasil meraih 2 medali emas untuk cabang olahraga (cabor) atletik nomor lari dan lompat jauh.
Wulan merupakan atlet binaan Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLOP) Semarang. Prestasi ini menjadi bukti bahwa keterbatasan tidak menghalangi semangat untuk berprestasi di tingkat provinsi.
Pelajar atlet lainnya, Abdullah Mubarok Al Maulidi yang akrab disapa Uli, warga Desa Gedongmulyo RT 02 RW 04, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang dengan disabilitas kaki kiri daksa.
Uli sebelumnya meraih medali perunggu cabor para anggar dan renang di PEPARPEDA 2023. Pada PEPARPEDA kali ini(2026), ia kembali menambah koleksi medali perunggu dari cabor atletik nomor lari.
Saat ini Uli lebih fokus menekuni para anggar untuk persiapan PEPARPROV November 2026. Ia juga tercatat sebagai atlet binaan di Pembinaan Jangka Panjang Atlet Potensial (PJPAP) Surakarta.
Pelatih Dewi Wulan adalah Sukisno dari cabor atletik, sedangkan pelatih Uli adalah Satria Yudha Perkasa dari cabor Renang
NPCI Rembang walaupun dipandang sebelah mata, namun bangga dan berharap cetak lebih banyak juara. Dalam rangkaian HAORNAS 2026, NPCI Kabupaten Rembang turut andil dan memberikan tali asih kepada kedua atlet berprestasi tersebut.

Ketua NPCI Kabupaten Rembang Nur Inayah mengatakan, Saya selaku Ketua NPCI Kabupaten Rembang merasa bangga kepada para atlet yang berprestasi. “Alhamdulillah kami bisa memberikan tali asih. Harapan saya semoga dalam PEPARPROV nanti Rembang bisa mencetak atlet-atlet berprestasi juga dan mengharumkan nama daerah.” terangnya, Rabu (9/9/2026)
NPCI Rembang berharap dukungan dari pemerintah, masyarakat, dan sekolah terus mengalir agar pembinaan atlet disabilitas di Rembang semakin kuat.
(wibowo)










