BLORA – Mediaindonesiamaju.com Dugaan penangkapan truk pupuk bersubsidi oleh oknum aparat di Kecamatan Jiken terus menjadi perhatian publik. Menanggapi hal tersebut, tokoh muda Blora, Rival Alfian Esa Saputra, menyampaikan keprihatinannya dan meminta agar kasus ini ditangani secara serius.
Rival menilai, jika dugaan tersebut benar terjadi, maka peristiwa itu tidak hanya mencoreng rasa keadilan, tetapi juga berdampak langsung pada petani yang tengah bergantung pada ketersediaan pupuk subsidi.

Ia mengungkapkan, tindakan yang tidak sesuai prosedur terlebih jika disertai dugaan permintaan sejumlah uang merupakan bentuk penyalahgunaan kewenangan yang tidak bisa ditoleransi. Menurutnya, masyarakat kecil tidak seharusnya menjadi pihak yang dirugikan dalam situasi seperti ini.

Selain itu, Rival juga menyoroti keberadaan barang bukti berupa satu truk pupuk yang hingga kini belum jelas posisinya. Ia menilai kondisi tersebut semakin menguatkan urgensi dilakukannya penelusuran secara terbuka dan menyeluruh.
“Keberadaan barang bukti harus dipastikan. Jangan sampai muncul anggapan bahwa penegakan hukum tidak berjalan sebagaimana mestinya. Ini menyangkut kebutuhan dasar petani,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mendorong aparat berwenang, khususnya Polisi Militer, untuk segera melakukan penyelidikan secara profesional serta menyampaikan hasilnya kepada publik secara transparan.
Menurut Rival, langkah tegas dan terbuka sangat penting guna menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara. Ia juga berharap pimpinan di tingkat wilayah dapat memberikan perhatian serius agar penanganan kasus tidak berlarut-larut.
“Penegakan hukum harus dilakukan tanpa pandang bulu. Jika ada pelanggaran, harus diproses sesuai aturan. Ini penting demi menjaga kepercayaan publik,” tutupnya.
Rep : Latif










