Situs Perahu Kuno di Punjulharjo Rembang, Bukti Kejayaan Maritim Abad ke-7  

- Jurnalis

Minggu, 26 Oktober 2025 - 11:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MIM, JAWA TENGAH, 26 OKTOBER 2025

Rembang, – Mediaindonesiamaju.com Pemerintah Kabupaten Rembang telah menjadikan lokasi penemuan perahu kuno di Desa Punjulharjo, Kecamatan Rembang, Kabupaten Rembang, sebagai salah satu Situs Cagar Budaya Nasional.

 

Situs tersebut menjadi salah satu bukti sejarah kejayaan maritim di Nusantara pada masa lampau. Apalagi, perahu kuno yang ditemukan di situs itu terhitung masih lengkap dan utuh.

 

Pantauan MIM di Lokasi Situs Perahu Kuno Rembang, pada Minggu (26/10/2025), benda bersejarah itu berada di bangunan semi terbuka. Situs itu dilindungi oleh atap. Sedangkan bagian pinggirnya dikelilingi pagar. Nampak perahu sudah termakan usia.

Juru Pelihara (Jupel) situs Perahu kuno di Desa Punjulharjo, Kecamatan Rembang M.Iksan mengungkapkan Situs Perahu Kuno Rembang ditemukan pada hari Sabtu 26 Bulan Juli Tahun 2008 silam.

 

Iksan bercerita saat itu salah satu warga desa setempat bermaksud hendak membikin tanah miliknya sendiri untuk menjadikannya lahan tambak garam. Namun pada saat itu salah satu kuil cangkul mendapati bongkahan kayu.

Baca Juga :  Komite Ekonomi Kreatif (Komekraf) Jawa Tengah 2025

Setelah digali lebih dalam, bongkahan kayu itu ternyata merupakan rangka bekas sebuah perahu.

 

“Setelah satu setengah meter menggali secara manual menggunakan cangkul itu ditemukan bongkahan kayu. Ketika digali lagi ternyata sebuah perahu,” ungkap Jupel, M. Iksan yang sudah 16 tahun menjadi Jupel di Situs Perahu Kuno saat ditemui MIM di Lokasi, Minggu (26/10/2025) siang.

 

Menurut Iksan penemuan Perahu Kuno di desanya menjadi penting, karena dari hasil penelitian yang pernah dilakukan ternyata diketahui perahu itu diperkirakan dibuat pada abad ke-7. Sampel penelitian diambil dari karbon pada tali ijuk yang ada di dalam perahu.

 

“Penemuan ini penting bagi kami karena setelah diteliti oleh peneliti dari Balai Arkeologi Jogjakarta, di situ juga ada peneliti dari Perancis Profesor Pierre Y Manguin. Dari ijuknya yang untuk mengikat itu diteliti dari uji karbon, itu ternyata bahwa diperkirakan perahu ini dibuat pada abad ke-7, lebih tua dari Candi Borobudur, kalau Candi Borobudur sekitar abad ke-8,” imbuh Iksan

Baca Juga :  Galian C Ilegal Desa Perjuangan Minta Kapolda Sumut Tutup Dan Tangkap Pelakunya

 

Menurut Iksan keseluruhan bagian perahu kuno itu terbuat dari tiga jenis kayu. Kondisinya memang sudah keropos. Namun, bagian-bagian perahu itu masih terhitung lengkap dan utuh.

 

Perahu kuno itu memiliki ukuran panjang 15 meter dan lebar 4,6 meter. pembuatannya menggunakan teknologi penyambungan antar papan, teknik papan ikat dan kupingan pengikat. Menurut, dia kayu yang digunakan diantara kayu Nyatoh sebagai papan, kayu Kulim untuk Stringer, kayu Putih/ Kepak untuk pasaknya.

 

Dengan adanya perahu kuno ini di duga kuat pada masa lalu perahu itu digunakan sebagai alat transportasi perdagangan.

 

 

Rep : Wannik / Fandhi

Berita Terkait

LPER Cabang Semarang Raya Resmi Terima SK Kepengurusan Periode 2026–2031, Siap Bersinergi untuk Pemberdayaan Ekonomi Rakyat  
DPRD Demak Gelar Paripurna ke-33, Enam Fraksi Sampaikan Pandangan Umum Raperda APBD 2027  
Ketika Penyidik Dengan Jaksa Penuntut Umum Kejari Semarang Sependapat, Terlapor Menjadi Tersangka Dan Perkara P21  
Pengurus SMSI Jawa Tengah Periode 2026-2030 Resmi Dilantik di Demak
Audiensi Forrbes Memanas, Massa Walk Out Tuntut Bupati Jelaskan Polemik KUA-PPAS 2027
John L. Situmorang Soroti Rencana Eksekusi Rumah Klien, Minta PN Semarang Menunda  
Ketua Umum FORWAKUM TIPIKOR Mulai Soroti Disdik Batu Bara, Diduga Jadi Objek Bisnis Meraup Keuntungan   
Hampir Sepekan Tanpa Kejelasan, Kuasa Hukum Siti Fatimah Beri Batas Waktu Kopendik Banjarejo  

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:08 WIB

LPER Cabang Semarang Raya Resmi Terima SK Kepengurusan Periode 2026–2031, Siap Bersinergi untuk Pemberdayaan Ekonomi Rakyat  

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:49 WIB

DPRD Demak Gelar Paripurna ke-33, Enam Fraksi Sampaikan Pandangan Umum Raperda APBD 2027  

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Ketika Penyidik Dengan Jaksa Penuntut Umum Kejari Semarang Sependapat, Terlapor Menjadi Tersangka Dan Perkara P21  

Senin, 5 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Pengurus SMSI Jawa Tengah Periode 2026-2030 Resmi Dilantik di Demak

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Audiensi Forrbes Memanas, Massa Walk Out Tuntut Bupati Jelaskan Polemik KUA-PPAS 2027

Berita Terbaru

Tak Berkategori

Bank BKK Purwodadi Sampaikan Ucapan Selamat Hari Santri Nasional 2026

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:16 WIB