Warga Soroti Ketidaksesuaian Proyek Jalan di Desa Tunjungan Blora, Diduga Tak Sesuai Hasil Musdes

- Jurnalis

Jumat, 8 Agustus 2025 - 01:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MIM, Jawa Tengah 07 Agustus 2025

Blora, Mediaindonesiamaju.com– Proyek pembangunan jalan di Desa Tunjungan, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, menjadi sorotan warga setempat. Hal ini menyusul adanya dugaan ketidaksesuaian antara hasil Musyawarah Desa (Musdes) dan pelaksanaan pembangunan di lapangan.

Dalam Musdes yang telah disepakati sebelumnya, masyarakat menyetujui bahwa jalan akan dibangun menggunakan material hotmix. Namun, kenyataannya, proyek tersebut justru dikerjakan dengan menggunakan paving blok. Hal ini memicu pertanyaan warga mengenai transparansi penggunaan anggaran desa.

Salah seorang warga berinisial G mengungkapkan kekecewaannya. “Saya tahu semua proyek di desa ini, tapi saya hanya masyarakat kecil. Tidak berani komplain ke pihak desa,” ujarnya dengan nada kecewa.

Baca Juga :  Gasak Narkoba di Ujung Gunung, Polres Tulang Bawang Tangkap Pria 34 Tahun

Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK), Sujiman, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp menyebutkan bahwa anggaran proyek sebesar Rp200 juta. Namun, ia enggan memberikan penjelasan lebih lanjut ketika ditanya mengenai perbedaan material yang digunakan dan keputusan dalam Musdes.

Sementara itu, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Tunjungan, Andik, menegaskan bahwa dalam Musdes disepakati pembangunan menggunakan hotmix dengan nilai anggaran sebesar Rp400 juta.
“Harapan saya, pelaksanaan pembangunan mengikuti hasil Musdes, bukan melenceng,” tegasnya.

Baca Juga :  Skandal Anggaran DLH Tangerang: Aktivis Bongkar “Proyek Hantu” PSEL

Perbedaan signifikan antara pernyataan TPK dan anggota BPD, baik dari sisi jenis material maupun besaran anggaran, menimbulkan dugaan adanya penyimpangan dalam pelaksanaan proyek tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pemerintah desa belum memberikan klarifikasi resmi terkait permasalahan tersebut. Warga berharap adanya transparansi dan tanggung jawab dari pihak terkait agar pembangunan desa berjalan sesuai aturan dan kebutuhan masyarakat.

Rep_Fiqih

Berita Terkait

LPER Cabang Semarang Raya Resmi Terima SK Kepengurusan Periode 2026–2031, Siap Bersinergi untuk Pemberdayaan Ekonomi Rakyat  
DPRD Demak Gelar Paripurna ke-33, Enam Fraksi Sampaikan Pandangan Umum Raperda APBD 2027  
Ketika Penyidik Dengan Jaksa Penuntut Umum Kejari Semarang Sependapat, Terlapor Menjadi Tersangka Dan Perkara P21  
Pengurus SMSI Jawa Tengah Periode 2026-2030 Resmi Dilantik di Demak
Audiensi Forrbes Memanas, Massa Walk Out Tuntut Bupati Jelaskan Polemik KUA-PPAS 2027
John L. Situmorang Soroti Rencana Eksekusi Rumah Klien, Minta PN Semarang Menunda  
Ketua Umum FORWAKUM TIPIKOR Mulai Soroti Disdik Batu Bara, Diduga Jadi Objek Bisnis Meraup Keuntungan   
Hampir Sepekan Tanpa Kejelasan, Kuasa Hukum Siti Fatimah Beri Batas Waktu Kopendik Banjarejo  

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:08 WIB

LPER Cabang Semarang Raya Resmi Terima SK Kepengurusan Periode 2026–2031, Siap Bersinergi untuk Pemberdayaan Ekonomi Rakyat  

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:49 WIB

DPRD Demak Gelar Paripurna ke-33, Enam Fraksi Sampaikan Pandangan Umum Raperda APBD 2027  

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Ketika Penyidik Dengan Jaksa Penuntut Umum Kejari Semarang Sependapat, Terlapor Menjadi Tersangka Dan Perkara P21  

Senin, 5 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Pengurus SMSI Jawa Tengah Periode 2026-2030 Resmi Dilantik di Demak

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Audiensi Forrbes Memanas, Massa Walk Out Tuntut Bupati Jelaskan Polemik KUA-PPAS 2027

Berita Terbaru

Tak Berkategori

Bank BKK Purwodadi Sampaikan Ucapan Selamat Hari Santri Nasional 2026

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:16 WIB