BPI KPNPA RI Provinsi Jawa Tengah, Bapak M. Mahfud, S.H., M.H., menanggapi rencana aksi damai ribuan guru madrasah swasta

- Jurnalis

Rabu, 29 Oktober 2025 - 19:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MIM, JAWA TENGAH 29 OKTOBER 2025

Semarang,  — Mediaindonesiamaju.com Ketua DPD BPI KPNPA RI Provinsi Jawa Tengah, Bapak M. Mahfud, S.H., M.H., menanggapi rencana aksi damai ribuan guru madrasah swasta yang akan digelar di Jakarta pada Kamis, 30 Oktober 2025.

Dalam pernyataannya, beliau menegaskan bahwa pemerintah harus menghentikan segala bentuk diskriminasi terhadap guru swasta, terutama yang mengabdi di lingkungan madrasah.
“Guru swasta di madrasah swasta adalah bagian penting dari pendidikan nasional. Mereka berperan besar mencerdaskan anak bangsa, sehingga sudah seharusnya memperoleh keadilan dan hak yang sama seperti guru negeri,” tegas Mahfud.

Aksi damai ini rencananya akan diikuti oleh lebih dari 15.000 guru swasta dari seluruh Indonesia, mulai dari Sabang hingga Merauke. Para peserta berasal dari berbagai organisasi guru, antara lain PGSI (Perkumpulan Guru Seluruh Indonesia), PGIN (Perkumpulan Guru Inpassing Nasional), PGMM (Perkumpulan Guru Madrasah Mandiri), dan PGMNI (Perkumpulan Guru Madrasah Nasional Indonesia), serta sejumlah organisasi guru lainnya.

Baca Juga :  Satgas Ops Damai Cartenz Kawal Serah Terima Tersangka Anis Telenggen ke Kejaksaan Negeri Nabire

Salah satu peserta aksi, Bang Zen (MZ) — seorang guru madrasah swasta asal Grobogan, Jawa Tengah, yang juga jurnalis dan telah mengabdi lebih dari 23 tahun — menyampaikan aspirasinya. Ia menilai bahwa selama ini masih terjadi ketimpangan yang mencolok antara guru negeri dan guru swasta.

“Kami ini sama-sama guru bangsa, ikut mencerdaskan anak-anak Indonesia. Tapi mengapa perlakuan terhadap kami berbeda? Banyak dari kami yang sudah mengabdi 20 sampai 30 tahun, tapi belum juga diangkat menjadi PPPK atau PNS,” ungkap Bang Zen.

Bang Zen juga mengaku telah mengirimkan surat audiensi kepada Menteri Keuangan, Bapak Purbaya Yudi Sadewa, melalui kanal aduan resmi pada 18 Oktober 2025, dengan harapan bisa bertemu langsung untuk menyampaikan permasalahan para guru swasta di madrasah.
Adapun tuntutan utama dalam aksi damai ini adalah sebagai berikut:

Baca Juga :  "LBH GP ANSOR kab.Demak menghimbau kepada seluruh Insan Pers untuk mengutamakan etika jurnalistik"

• Mengangkat guru-guru madrasah swasta menjadi PPPK atau PNS.
• Memperhitungkan masa kerja sejak diterbitkannya SK Inpassing tahun 2011, yang hingga kini belum berdampak pada peningkatan tunjangan atau pengakuan masa kerja.
• Menuntut adanya kesetaraan hak dan kesempatan dalam proses seleksi PPPK antara guru madrasah swasta dan guru di satuan kerja negeri.

Sebagai penutup, para guru menyampaikan harapan agar Presiden Republik Indonesia, Jenderal Prabowo Subianto, diberikan kesehatan dan kekuatan dalam memimpin bangsa ini, serta dapat mendengar jeritan para pendidik madrasah swasta yang telah lama mengabdi tanpa kepastian status.
“Kami tidak meminta lebih, hanya ingin keadilan dan penghargaan yang layak atas pengabdian kami untuk negeri,” ujar Bang Zen penuh harap.

 

Rep : Latif

Berita Terkait

Dugaan Job Fiktif PMI Jepang Diselidiki, Sejumlah LPK dan Rantai Penempatan Jadi Sorotan  
LPER Cabang Semarang Raya Resmi Terima SK Kepengurusan Periode 2026–2031, Siap Bersinergi untuk Pemberdayaan Ekonomi Rakyat  
DPRD Demak Gelar Paripurna ke-33, Enam Fraksi Sampaikan Pandangan Umum Raperda APBD 2027  
Ketika Penyidik Dengan Jaksa Penuntut Umum Kejari Semarang Sependapat, Terlapor Menjadi Tersangka Dan Perkara P21  
Pengurus SMSI Jawa Tengah Periode 2026-2030 Resmi Dilantik di Demak
Audiensi Forrbes Memanas, Massa Walk Out Tuntut Bupati Jelaskan Polemik KUA-PPAS 2027
John L. Situmorang Soroti Rencana Eksekusi Rumah Klien, Minta PN Semarang Menunda  
Ketua Umum FORWAKUM TIPIKOR Mulai Soroti Disdik Batu Bara, Diduga Jadi Objek Bisnis Meraup Keuntungan   

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Dugaan Job Fiktif PMI Jepang Diselidiki, Sejumlah LPK dan Rantai Penempatan Jadi Sorotan  

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:08 WIB

LPER Cabang Semarang Raya Resmi Terima SK Kepengurusan Periode 2026–2031, Siap Bersinergi untuk Pemberdayaan Ekonomi Rakyat  

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:49 WIB

DPRD Demak Gelar Paripurna ke-33, Enam Fraksi Sampaikan Pandangan Umum Raperda APBD 2027  

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Ketika Penyidik Dengan Jaksa Penuntut Umum Kejari Semarang Sependapat, Terlapor Menjadi Tersangka Dan Perkara P21  

Senin, 5 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Pengurus SMSI Jawa Tengah Periode 2026-2030 Resmi Dilantik di Demak

Berita Terbaru

Tak Berkategori

Bank BKK Purwodadi Sampaikan Ucapan Selamat Hari Santri Nasional 2026

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:16 WIB