Danramil Pemalang Pastikan Keamanan Aksi Demo Aliansi Masyarakat Pemalang Bersatu, Ini Tujuannya  

- Jurnalis

Kamis, 28 Agustus 2025 - 00:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MIM, JAWA TENGAH, 28 AGUSTUS 2025

 

Pemalang – Mediaindonesiamaju.com Dalam rangka memastikan keamanan dan kelancaran kegiatan pengumpulan donasi untuk aksi demo yang akan digelar oleh Aliansi Masyarakat Pemalang Bersatu, Komandan Koramil 01 Pemalang, Kapten Cba Sutiono, melakukan pemantauan langsung di Posko Donasi yang terletak di depan Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Pemalang.

 

Pada Rabu malam, 27 Agustus 2025, Danramil yang akrab disapa Ndan Acong ini menghimbau agar para relawan dan masyarakat yang ingin memberikan donasi tetap menjaga ketertiban dan tidak mudah terprovokasi oleh pihak yang ingin menciptakan gangguan keamanan. “Kami ingin memastikan situasi tetap kondusif dan aman bagi semua pihak,” ujarnya.

Ndan Acong juga menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung, terutama karena Aliansi Masyarakat Pemalang Bersatu akan menggelar aksi demo di depan kantor Bupati Pemalang pada 4 September 2025 untuk menyuarakan aspirasi dan tuntutan masyarakat. Aksi ini merupakan bagian dari upaya mereka untuk menuntut transparansi dan akuntabilitas pemerintah daerah.

 

Beberapa tuntutan yang akan disampaikan oleh Aliansi Masyarakat Pemalang Bersatu antara lain pembangunan infrastruktur yang lebih berpihak kepada masyarakat, transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan proyek pengadaan seragam sekolah, penghentian pungutan liar, sikap Bupati yang lebih berani dalam menghadapi penyalahgunaan wewenang, dan penghentian penggunaan uang negara untuk kegiatan yang tidak bermanfaat.

 

Dengan pemantauan langsung dari Danramil Pemalang, diharapkan kegiatan donasi ini dapat berjalan lancar dan efektif dalam mencapai tujuannya. Danramil Pemalang mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.

Baca Juga :  Usai Kemarin Digeledah Kejaksaan, Kini Dinkes Kembali Di Laporkan Soal Dana UKM / UKP Senilai Rp. 26,6 Miliar

 

Sementara itu, Aliansi Masyarakat Pemalang Bersatu terus melakukan persiapan untuk aksi demo yang akan digelar pada 4 September 2025. Mereka telah membuka posko donasi untuk menerima dukungan dari masyarakat dan telah menyiapkan tuntutan yang akan disampaikan kepada pemerintah daerah.

 

Dalam beberapa hari terakhir, masyarakat Pemalang telah menunjukkan dukungan yang besar terhadap aksi demo ini. Banyak warga yang datang ke posko donasi untuk memberikan dukungan dan bantuan kepada para relawan aksi.

 

Dengan dukungan dari masyarakat, diharapkan aksi demo ini dapat menjadi momentum bagi masyarakat Pemalang untuk menyuarakan aspirasi dan tuntutan mereka kepada pemerintah daerah. Aksi demo ini diharapkan dapat berjalan dengan lancar dan efektif dalam mencapai tujuannya.

 

_Tuntutan Aliansi Masyarakat Pemalang Bersatu_

 

Aliansi Masyarakat Pemalang Bersatu telah menyiapkan beberapa tuntutan yang akan disampaikan kepada pemerintah daerah, antara lain:

 

1. Pembangunan infrastruktur yang lebih berpihak kepada masyarakat, bukan hanya berorientasi pada keuntungan fee proyek.

2. Transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan proyek pengadaan seragam sekolah yang dinilai bermasalah.

3. Penghentian pungutan liar yang dilakukan oleh Bupati.

4. Sikap Bupati yang lebih berani dalam menghadapi penyalahgunaan wewenang.

5. Penghentian penggunaan uang negara untuk kegiatan yang tidak bermanfaat.

 

Dengan menyampaikan tuntutan-tuntutan ini, Aliansi Masyarakat Pemalang Bersatu berharap dapat mendorong pemerintah daerah untuk lebih transparan dan akuntabel dalam mengelola urusan pemerintahan.

Baca Juga :  Festival Mangga Penggarit 2025: Momentum Kebangkitan Ekonomi Lokal dan Apresiasi Produk Unggulan  

 

Massa Aliansi Masyarakat Pemalang Bersatu Siap Kepung Pendopo, Ini Dia Tuntutanya

 

Pemalang, Jawa Tengah – Kurang lebih sepekan menjelang aksi demonstrasi besar yang akan digelar oleh Aliansi Masyarakat Pemalang Bersatu, pada 4 September 2025 mendatang, nampak antusiasme serta dukungan dari masyarakat terus mengalir. Satu persatu mereka bergantian datang ke posko donasi yang berdiri tepat di Kantor Bakesbangpol atau sekitar alun-alun Pemalang, untuk memberikan dukungan kepada para relawan aksi.

 

Pantauan di lokasi, Rabu (27/8), suasana semakin ramai dengan kehadiran warga yang membawa berbagai bentuk dukungan, mulai dari makanan, perlengkapan aksi.

 

Berikut tuntutan dari Aliansi Masyarakat Pemalang Bersatu.

 

Substansi tuntutan

1. Pembangunan yang tidak berkeadilan (Bupati lebih mengedepankan pembangunan “infrastruktur” yang berorientasi pada keuntungan fee proyek & menyampingkan infrastruktur “jalan” kabupaten yang berada di pedesaan maupun pesisir pantai yang ditempa rob. Walaupun program ini tidak masuk dalam Visi Misinya namun bupati lebih mengedepankan ego pribadinya tanpa ada kajian yang mumpuni baik itu melalui forum publik hearing, fisibility study, dsb.

2. Proyek pengadaan seragam sekolah yang dimarkup ugal-ugalan, nilai pengadaan 4,6 milyar dengan total jumlah KPM 1.450 (SD) & 3.500 (SMP)

3. Bupati Tukang pungli, memaksa semua guru untuk bayar 200.000 untuk acara yang tidak begitu berguna.

4. Bupati penindas (hanya berani menindas guru & tidak berani melawan DPRD yang jelas-jelas.

 

Rep : Faras

Berita Terkait

LPER Cabang Semarang Raya Resmi Terima SK Kepengurusan Periode 2026–2031, Siap Bersinergi untuk Pemberdayaan Ekonomi Rakyat  
DPRD Demak Gelar Paripurna ke-33, Enam Fraksi Sampaikan Pandangan Umum Raperda APBD 2027  
Ketika Penyidik Dengan Jaksa Penuntut Umum Kejari Semarang Sependapat, Terlapor Menjadi Tersangka Dan Perkara P21  
Pengurus SMSI Jawa Tengah Periode 2026-2030 Resmi Dilantik di Demak
Audiensi Forrbes Memanas, Massa Walk Out Tuntut Bupati Jelaskan Polemik KUA-PPAS 2027
John L. Situmorang Soroti Rencana Eksekusi Rumah Klien, Minta PN Semarang Menunda  
Ketua Umum FORWAKUM TIPIKOR Mulai Soroti Disdik Batu Bara, Diduga Jadi Objek Bisnis Meraup Keuntungan   
Hampir Sepekan Tanpa Kejelasan, Kuasa Hukum Siti Fatimah Beri Batas Waktu Kopendik Banjarejo  

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:08 WIB

LPER Cabang Semarang Raya Resmi Terima SK Kepengurusan Periode 2026–2031, Siap Bersinergi untuk Pemberdayaan Ekonomi Rakyat  

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:49 WIB

DPRD Demak Gelar Paripurna ke-33, Enam Fraksi Sampaikan Pandangan Umum Raperda APBD 2027  

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Ketika Penyidik Dengan Jaksa Penuntut Umum Kejari Semarang Sependapat, Terlapor Menjadi Tersangka Dan Perkara P21  

Senin, 5 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Pengurus SMSI Jawa Tengah Periode 2026-2030 Resmi Dilantik di Demak

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Audiensi Forrbes Memanas, Massa Walk Out Tuntut Bupati Jelaskan Polemik KUA-PPAS 2027

Berita Terbaru

Tak Berkategori

Bank BKK Purwodadi Sampaikan Ucapan Selamat Hari Santri Nasional 2026

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:16 WIB