Desa Sewaka, Proyek Aspal Banprov yang Diduga Dikerjakan Tidak Sesuai Spesifikasi

- Jurnalis

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 19:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MIM, JAWA TENGAH, 30 AGUSTUS 2025

Pemalang,  – Mediaindonesiamaju.com Seringkali pengerjaan aspal yang didanai dari Anggaran Bantuan Pemerintah Provinsi (Banprov) 2025 di Kabupaten Pemalang tui sorotan, lantaran diduga dikerjakan tidak sesuai RAB dan teknis pengerjaan yang semestinya.

 

Untuk kesekian kalinya, proyek pengaspalan di Desa Sewaka, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, yang diketahui mendapatkan sejumlah proyek aspal dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tahun 2025 diduga dikerjakan asal – asalan demi untuk meraup keuntungan sepihak.

Hasil pantauan tim awak, proyek pengaspalan sebelumnya, ada di Dusun Mongkrong dan Dusun Karanglo, Desa Sewaka, baru – baru ini juga dikerjakan asal jadi dan mendapat protes dari warga setempat, sehingga pihak kontaktor dengan terpaksa harus kembali memperbaikinya, alih – alih ingin meraup keuntungan lebih, justru tuai polemik. Menurut dari berbagai narasumber terpercaya dua proyek aspal di Dusun Karanglo dan Mongkrong sebelumnya dikerjakan oleh H. War.

Baca Juga :  Warga Desa Proto Geruduk Kantor Kepala Desa, Pertanyakan Dugaan Penyelewengan Dana Desa

 

Kegiatan terbaru, hasil pantauan tim media, Sabtu 30 Agustus 2025, tepatnya di Rw 12, Dusun Mongkrong, kembali didapati proyek aspal yang didanai dari Banprov 2025 diduga dikerjakan tidak sesuai spesifikasi.

 

“Seharusnya, pengaspalan di Rw 12 Dusun Mongkrong, untuk sasaran 3’5 atau LPA, kemudian seharusnya atasnya matrial 1’2 atau split, atasnya lagi sensit 0’5 dan setelah itu harus ditimpa sensit abu baru kemudian diaspal. Tapi secara teknis pekerjaan tidak demikian. Untuk aspal juga seharusnya mengunakan aspal sesuai kebutuhannya, semisal aspal muara perdana,” ujar Al warga desa setempat, Sabtu 30 Agustus 2025.

 

Lanjut, menurut warga yang sejak awal berada di lokasi proyek mengatakan, pihak kontraktor diduga membawa beking serta membagi – bagikan kepada sejumlah oknum media yang datang kelokasi pengaspalan.

Baca Juga :  Kasus Dugaan Penyalahgunaan Wewenang Oknum Polisi di Magelang Kembali Dibuka

 

“Mirisnya lagi, diduga untuk mengamankan kecurangan dari pantauan awak media. Pihak kontraktor melalui beberapa orang kepercayaannya, saat dilokasi membagi – bagikan uang bensin kepada oknum wartawan yang datang. Sangat disayangkan, ada kesan tutup mata dari pihak pemerintah desa setempat. Ada indikasi kongkalikong. Bila itu benar, artinya pemdes dan kontraktor sama halnya sebagai penghianat rakyat,” bebernya.

 

Parahnya lagi, di lapangan juga sering dijumpai sejumlah proyek Bantuan Pemerintah Provinsi tahun 2025 tanpa papan informasi. Hal ini memperkuat kesan lemahnya pengawasan dari instansi terkait, sehingga kontraktor maupun TPK bisa leluasa bekerja tanpa transparansi dan akuntabilitas yang semestinya.

 

Sebagai informasi, proyek pengaspalan jalan lingkungan di Rw 12, dengan volume 170 x 2 x 0,02 meter ini, menelan anggaran Rp105.000.000,- dari sumber dana Banprov 2025, sangat minim pengawasannya.

 

(FP/TIM)

Berita Terkait

Dugaan Job Fiktif PMI Jepang Diselidiki, Sejumlah LPK dan Rantai Penempatan Jadi Sorotan  
LPER Cabang Semarang Raya Resmi Terima SK Kepengurusan Periode 2026–2031, Siap Bersinergi untuk Pemberdayaan Ekonomi Rakyat  
DPRD Demak Gelar Paripurna ke-33, Enam Fraksi Sampaikan Pandangan Umum Raperda APBD 2027  
Ketika Penyidik Dengan Jaksa Penuntut Umum Kejari Semarang Sependapat, Terlapor Menjadi Tersangka Dan Perkara P21  
Pengurus SMSI Jawa Tengah Periode 2026-2030 Resmi Dilantik di Demak
Audiensi Forrbes Memanas, Massa Walk Out Tuntut Bupati Jelaskan Polemik KUA-PPAS 2027
John L. Situmorang Soroti Rencana Eksekusi Rumah Klien, Minta PN Semarang Menunda  
Ketua Umum FORWAKUM TIPIKOR Mulai Soroti Disdik Batu Bara, Diduga Jadi Objek Bisnis Meraup Keuntungan   

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Dugaan Job Fiktif PMI Jepang Diselidiki, Sejumlah LPK dan Rantai Penempatan Jadi Sorotan  

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:08 WIB

LPER Cabang Semarang Raya Resmi Terima SK Kepengurusan Periode 2026–2031, Siap Bersinergi untuk Pemberdayaan Ekonomi Rakyat  

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:49 WIB

DPRD Demak Gelar Paripurna ke-33, Enam Fraksi Sampaikan Pandangan Umum Raperda APBD 2027  

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Ketika Penyidik Dengan Jaksa Penuntut Umum Kejari Semarang Sependapat, Terlapor Menjadi Tersangka Dan Perkara P21  

Senin, 5 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Pengurus SMSI Jawa Tengah Periode 2026-2030 Resmi Dilantik di Demak

Berita Terbaru

Tak Berkategori

*Polri Terbitkan SE Larangan Penggunaan Vape bagi Personel

Senin, 2 Nov 2026 - 08:37 WIB

Tak Berkategori

Hari Pers Nasional Milik Semua Insan Pers di Tanah Air

Senin, 2 Nov 2026 - 07:37 WIB