Dugaan “Main Mata”, Sabung Ayam di Purbalingga Masih Leluasa Meski Pernah Digerebek

- Jurnalis

Kamis, 14 Agustus 2025 - 13:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

MIM, JAWA TENGAH, 14 AGUSTUS 2025

Purbalingga -mediaindonesiamaju.com- Aktivitas sabung ayam yang sebelumnya sempat viral dan menuai kecaman publik ternyata kembali marak di Kabupaten Purbalingga. Berdasarkan penelusuran di lapangan, kegiatan ilegal tersebut diduga berlangsung di sebuah desa di wilayah setempat pada Senin (11/8/2025). Ironisnya, lokasi ini disebut-sebut pernah digerebek oleh Polres Purbalingga beberapa waktu lalu.

Sabung ayam merupakan kegiatan ilegal di Indonesia karena melanggar UU Nomor 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan serta pasal-pasal dalam KUHP terkait perjudian. Larangan ini berlaku keras karena selain melibatkan unsur kekerasan terhadap hewan, praktik ini juga kerap menjadi ajang taruhan dengan perputaran uang yang cukup besar.

Baca Juga :  From Farm to Table: The Journey of Food and its Impact on Our Health and the Environmen

Meski demikian, pantauan terkini menunjukkan aktivitas tersebut masih terang-terangan dilakukan tanpa rasa takut terhadap hukum, bahkan di siang hari. Dugaan keterlibatan oknum pejabat publik dalam melindungi atau membiarkan praktik ini semakin memicu kemarahan masyarakat.

Sejumlah tokoh masyarakat mengecam keras. “Ini memalukan dan mencoreng nama Purbalingga. Aparat tidak boleh tebang pilih. Siapapun yang terlibat, termasuk pejabat, harus diproses secara hukum,” tegas salah satu tokoh desa yang enggan disebutkan namanya.

Baca Juga :  Kunjungi Korban Lakalantas Bus ALS, Bupati Simalungun Berikan Santuan dan Akta Kematian

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan pernyataan resmi. Jika benar ada keterlibatan pejabat publik, hal ini berpotensi merusak kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum. Kasus ini menjadi ujian serius bagi kepolisian untuk membuktikan komitmen menegakkan hukum tanpa pandang bulu.

Masyarakat berharap aparat bergerak cepat, menutup lokasi, menangkap pelaku, dan mengungkap semua pihak yang terlibat, termasuk pihak yang memberi perlindungan. Jika pembiaran terus terjadi, dikhawatirkan Purbalingga akan dicap sebagai wilayah yang lemah dalam penegakan hukum dan menjadi surga bagi praktik perjudian terselubung.

—rep : Ima w

Berita Terkait

LPER Cabang Semarang Raya Resmi Terima SK Kepengurusan Periode 2026–2031, Siap Bersinergi untuk Pemberdayaan Ekonomi Rakyat  
DPRD Demak Gelar Paripurna ke-33, Enam Fraksi Sampaikan Pandangan Umum Raperda APBD 2027  
Ketika Penyidik Dengan Jaksa Penuntut Umum Kejari Semarang Sependapat, Terlapor Menjadi Tersangka Dan Perkara P21  
Pengurus SMSI Jawa Tengah Periode 2026-2030 Resmi Dilantik di Demak
Audiensi Forrbes Memanas, Massa Walk Out Tuntut Bupati Jelaskan Polemik KUA-PPAS 2027
John L. Situmorang Soroti Rencana Eksekusi Rumah Klien, Minta PN Semarang Menunda  
Ketua Umum FORWAKUM TIPIKOR Mulai Soroti Disdik Batu Bara, Diduga Jadi Objek Bisnis Meraup Keuntungan   
Hampir Sepekan Tanpa Kejelasan, Kuasa Hukum Siti Fatimah Beri Batas Waktu Kopendik Banjarejo  

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:08 WIB

LPER Cabang Semarang Raya Resmi Terima SK Kepengurusan Periode 2026–2031, Siap Bersinergi untuk Pemberdayaan Ekonomi Rakyat  

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:49 WIB

DPRD Demak Gelar Paripurna ke-33, Enam Fraksi Sampaikan Pandangan Umum Raperda APBD 2027  

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Ketika Penyidik Dengan Jaksa Penuntut Umum Kejari Semarang Sependapat, Terlapor Menjadi Tersangka Dan Perkara P21  

Senin, 5 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Pengurus SMSI Jawa Tengah Periode 2026-2030 Resmi Dilantik di Demak

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Audiensi Forrbes Memanas, Massa Walk Out Tuntut Bupati Jelaskan Polemik KUA-PPAS 2027

Berita Terbaru

Tak Berkategori

Bank BKK Purwodadi Sampaikan Ucapan Selamat Hari Santri Nasional 2026

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:16 WIB