Kompolnas Sambut Putusan MK Soal Polisi Aktif, Tegaskan Jabatan di Luar Polri Masih Dimungkinkan

- Jurnalis

Senin, 17 November 2025 - 12:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MIM,Jawa Tengah 17 November 2025

JAKARTA,mediaindonesiamaju.com – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menanggapi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mewajibkan anggota Polri aktif mengundurkan diri apabila menduduki jabatan di luar institusi kepolisian. Komisioner Kompolnas, Choirul Anam, menilai putusan tersebut tetap memberi ruang bagi anggota Polri untuk bertugas di lembaga lain sepanjang masih terkait dengan penegakan hukum.

Anam menjelaskan, ketentuan dalam Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan sejumlah peraturan pemerintah terkait, masih membuka kesempatan bagi personel Polri untuk ditempatkan di lembaga-lembaga tertentu yang membutuhkan keahlian khusus di bidang kepolisian.

Baca Juga :  Program Makan Bergizi Gratis di Pemalang: Meningkatkan Gizi Anak dan Menggerakkan Ekonomi Lokal  

“Anggota Polri tetap bisa menjabat di luar institusi Polri sepanjang lembaga tersebut terkait penegakan hukum dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” ujar Anam.

Ia mencontohkan beberapa lembaga seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), serta Badan Narkotika Nasional (BNN) yang selama ini banyak diisi oleh personel Polri karena membutuhkan keahlian teknis dan pengalaman di bidang penyelidikan, penyidikan, serta penegakan hukum lainnya.

Lebih lanjut, Anam menegaskan bahwa Polri adalah institusi sipil, bukan militer. Karena itu, mekanisme pertanggungjawaban hukumnya juga berbeda dengan TNI. Jika ada anggota Polri yang diduga menyalahgunakan kewenangan, proses hukum yang ditempuh tetap melalui peradilan umum.

Baca Juga :  Desa Gubug Dikepung Karaoke Malam dan Kos-Kosan Diduga “Plus-Plus”, Warga Resah APH Diam, Apakah Sudah Ada Storan Ke APH Berwenang?

“Polri adalah institusi sipil, sehingga jika ada penyalahgunaan wewenang, prosesnya di pengadilan umum, bukan peradilan militer,” tegasnya.

Menurut Anam, kejelasan aturan pasca putusan MK ini penting agar tidak menimbulkan multitafsir, sekaligus memastikan agar penempatan anggota Polri di luar institusi tetap berada dalam koridor hukum dan kebutuhan penegakan hukum nasional.

Rep_latif

Berita Terkait

Dugaan Job Fiktif PMI Jepang Diselidiki, Sejumlah LPK dan Rantai Penempatan Jadi Sorotan  
LPER Cabang Semarang Raya Resmi Terima SK Kepengurusan Periode 2026–2031, Siap Bersinergi untuk Pemberdayaan Ekonomi Rakyat  
DPRD Demak Gelar Paripurna ke-33, Enam Fraksi Sampaikan Pandangan Umum Raperda APBD 2027  
Ketika Penyidik Dengan Jaksa Penuntut Umum Kejari Semarang Sependapat, Terlapor Menjadi Tersangka Dan Perkara P21  
Pengurus SMSI Jawa Tengah Periode 2026-2030 Resmi Dilantik di Demak
Audiensi Forrbes Memanas, Massa Walk Out Tuntut Bupati Jelaskan Polemik KUA-PPAS 2027
John L. Situmorang Soroti Rencana Eksekusi Rumah Klien, Minta PN Semarang Menunda  
Ketua Umum FORWAKUM TIPIKOR Mulai Soroti Disdik Batu Bara, Diduga Jadi Objek Bisnis Meraup Keuntungan   

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Dugaan Job Fiktif PMI Jepang Diselidiki, Sejumlah LPK dan Rantai Penempatan Jadi Sorotan  

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:08 WIB

LPER Cabang Semarang Raya Resmi Terima SK Kepengurusan Periode 2026–2031, Siap Bersinergi untuk Pemberdayaan Ekonomi Rakyat  

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:49 WIB

DPRD Demak Gelar Paripurna ke-33, Enam Fraksi Sampaikan Pandangan Umum Raperda APBD 2027  

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Ketika Penyidik Dengan Jaksa Penuntut Umum Kejari Semarang Sependapat, Terlapor Menjadi Tersangka Dan Perkara P21  

Senin, 5 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Pengurus SMSI Jawa Tengah Periode 2026-2030 Resmi Dilantik di Demak

Berita Terbaru

Tak Berkategori

Bank BKK Purwodadi Sampaikan Ucapan Selamat Hari Santri Nasional 2026

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:16 WIB