Polemik Tanah Pasar Teloyo: 8 Tahun Mangkrak, Gugatan Rp50 Miliar Mengguncang Klaten

- Jurnalis

Kamis, 28 Agustus 2025 - 07:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MIM, Jawa Tengah 28 Agustus 2025

Klaten, Mediaindonesiamaju.com– Polemik tanah Pasar Teloyo kembali menyeruak ke permukaan setelah jalur hukum pidana dan perdata sama-sama menunjukkan kejanggalan serius. Publik menilai perkara ini bukan sekadar sengketa biasa, melainkan menyangkut transparansi, integritas, dan kepastian hukum di Kabupaten Klaten.

Pidana: 8 Tahun Mangkrak

Di jalur pidana, praperadilan yang diajukan ahli waris mengungkap fakta mencengangkan: penyelidikan dugaan penyerobotan tanah sudah berlangsung delapan tahun, namun tak kunjung ada kejelasan status perkara.

Baru setelah digugat lewat praperadilan, Polres Klaten menyatakan kasus masih “dalam proses penyelidikan”. Kondisi ini menimbulkan tanda tanya publik: ada apa dengan lambannya penanganan kasus tersebut?

Perdata: Gugatan Rp50 Miliar

Sementara itu, jalur perdata kini tengah bergulir di Pengadilan Negeri Klaten dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi dari pihak penggugat, Sri Mulasih. Sidang yang dipimpin Hakim Ananta dengan nomor perkara 53/Pdt.G/2025/PN Kln ini menyoal tanah Pasar Purwo Rahardjo, Desa Teloyo.

Baca Juga :  Penipuan Rumah Kayu Jati Rp140 Juta, Warga Mojowetan Dilaporkan ke Polres Blora  

Kuasa hukum penggugat, Asy’adi Rouf dan Juned Wijayatmo, SH, MH, menegaskan gugatan senilai Rp50 miliar ini didasarkan pada beberapa fakta:

  • Status tanah masih Sertifikat Hak Milik (SHM) atas nama Slamet Siswosuharjo (alm.) dan tercatat di BPN Klaten.
  • Ahli waris masih rutin membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga tahun 2025.
  • Janji tukar guling tanah pengganti dari pemerintah desa tak pernah terealisasi, dan dokumen resminya tidak pernah ditunjukkan hingga kini.

“Seharusnya ada dokumen resmi tukar guling, tapi faktanya tidak pernah ada. Negara ini negara hukum, jadi semua harus jelas dan transparan,” tegas Juned.

Pemeriksaan Lapangan dan Saksi

Pada sidang sebelumnya, Jumat (22/8/2025), majelis hakim telah melakukan pengecekan lapangan serta batas tanah guna memperjelas objek sengketa.

Baca Juga :  Keluarga Tuntut Pelaku Pembunuhan Aldy Marzuki Dihukum Berat

Hari ini, beberapa saksi dari pihak penggugat memberikan keterangan penting:

  • Elman Sirait: mengaku pernah melihat langsung SHM Nomor 558 atas nama Slamet Siswosuharjo yang berlokasi di Pasar Babadan, Desa Teloyo.
  • Susilo Widyatmoko, S.Pd.: menegaskan bahwa PBB hingga 2025 masih dibayar ahli waris Sri Mulasih, sementara retribusi pasar tetap ditarik pemerintah desa. Ia juga menekankan tukar guling tidak pernah ada dan menyuarakan kekecewaan mendalam karena kasus ini sudah bergulir 8 tahun tanpa kepastian.

Dugaan Kejahatan Berjamaah

Publik kini menduga adanya praktik kejahatan berjamaah yang melibatkan banyak pihak, mulai dari pemerintah desa/lurah, camat, bupati, aparat kepolisian, kejaksaan, hingga BPN dan Disperindag Pemkab Klaten.

Desakan semakin kuat agar Kapolri, KPK, Kejaksaan Agung, hingga Presiden Prabowo turun tangan langsung mengusut tuntas skandal yang dinilai menggerogoti kepercayaan masyarakat terhadap supremasi hukum ini.

Rep_Fiqih

Berita Terkait

LPER Cabang Semarang Raya Resmi Terima SK Kepengurusan Periode 2026–2031, Siap Bersinergi untuk Pemberdayaan Ekonomi Rakyat  
DPRD Demak Gelar Paripurna ke-33, Enam Fraksi Sampaikan Pandangan Umum Raperda APBD 2027  
Ketika Penyidik Dengan Jaksa Penuntut Umum Kejari Semarang Sependapat, Terlapor Menjadi Tersangka Dan Perkara P21  
Pengurus SMSI Jawa Tengah Periode 2026-2030 Resmi Dilantik di Demak
Audiensi Forrbes Memanas, Massa Walk Out Tuntut Bupati Jelaskan Polemik KUA-PPAS 2027
John L. Situmorang Soroti Rencana Eksekusi Rumah Klien, Minta PN Semarang Menunda  
Ketua Umum FORWAKUM TIPIKOR Mulai Soroti Disdik Batu Bara, Diduga Jadi Objek Bisnis Meraup Keuntungan   
Hampir Sepekan Tanpa Kejelasan, Kuasa Hukum Siti Fatimah Beri Batas Waktu Kopendik Banjarejo  

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:08 WIB

LPER Cabang Semarang Raya Resmi Terima SK Kepengurusan Periode 2026–2031, Siap Bersinergi untuk Pemberdayaan Ekonomi Rakyat  

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:49 WIB

DPRD Demak Gelar Paripurna ke-33, Enam Fraksi Sampaikan Pandangan Umum Raperda APBD 2027  

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Ketika Penyidik Dengan Jaksa Penuntut Umum Kejari Semarang Sependapat, Terlapor Menjadi Tersangka Dan Perkara P21  

Senin, 5 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Pengurus SMSI Jawa Tengah Periode 2026-2030 Resmi Dilantik di Demak

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Audiensi Forrbes Memanas, Massa Walk Out Tuntut Bupati Jelaskan Polemik KUA-PPAS 2027

Berita Terbaru

Tak Berkategori

Bank BKK Purwodadi Sampaikan Ucapan Selamat Hari Santri Nasional 2026

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:16 WIB