Salurkan BLT Cukai Untuk Buruh dan Petani Tembakau, Bupati Rembang : Semoga Dapat Dimanfaatkan Dengan Baik.  

- Jurnalis

Rabu, 22 Oktober 2025 - 12:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MIM, JAWA TENGAH, 22 OKTOBER 2025

Rembang, – Mediaindonesiamaju.com Pemerintah Kabupaten Rembang mulai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2025 di Pendopo Museum RA. Kartini, Rembang, Rabu (22/10/2025).

 

Program ini ditujukan untuk membantu para buruh tani tembakau, petani cengkeh dan buruh tani cengkeh yang terdampak.

 

Penyaluran BLT DBHCHT dilakukan secara bertahap melalui Dinas Sosial Kabupaten Rembang. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga penerima manfaat (KPM) serta mendukung pemulihan ekonomi masyarakat desa.

 

Bupati Rembang, Harno SE mengatakan, bahwa penyaluran BLT merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan pemanfaatan dana cukai sesuai dengan peraturan Kementerian Keuangan.

 

“Dana DBHCHT tidak hanya digunakan untuk mendukung kesehatan dan penegakan hukum, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terdampak cukai, salah satunya melalui pemberian BLT,” jelasnya.

Baca Juga :  Momen Kehormatan di Purwodadi Combat Sport 2026 : Pasi Intel Kodim 0717/Grobogan Serahkan Sabuk Juara  

 

Ia menambahkan, program ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keberlanjutan ekonomi masyarakat, terutama di tengah tantangan industri tembakau yang terus beradaptasi dengan kebijakan nasional.

 

Perwakilan penerima program BLT Kabupaten Rembang, ada Kiswati Desa Bogorejo, Sedan, Kaslan Desa Kunir, Sulang, Mastik, Doropayung, Pancur, Rofikana, Karangasem, Bulu, Sumartin Gunungsari, Kaliori.

 

“Jadi total penerima BLT disini sebanyak 8499 orang buruh tani, semoga dapat memanfaatkan bantuan ini dengan baik, gih Bu, gih Pak,” harapnya.

 

Selain itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Rembang Prapto Raharjo menjelaskan, juga sudah menyalurkan program BLT di Kabupaten Rembang hari (22 Oktober red) ada sekira 200 Buruh.Tahapan diawali dari pendataan/verifikasi oleh PPL Pertanian di masing – masing Kecamatan koordinasi dengan desa.

 

“Kemudian diusulkan ke Dinsos dan setelah diadakan rapat koordinasi dengan PPL dari 14 Kecamatan. Kami buatkan SK Bupati penerima bantuan,” terang Prapto kepada MIM.

Baca Juga :  Misteri di Tengah Sawah: Petani Ambarawa Temukan Wanita Meninggal di Gubug Jelang Panen

 

“Program BLT DBHCHT merupakan agenda rutin pemerintah daerah yang diharapkan berdampak langsung bagi masyarakat, sekaligus menjaga keseimbangan antara kepentingan ekonomi dan kesehatan masyarakat sebagaimana amanat regulasi cukai nasional,” terangnya.

 

Salah Satu Penerima BLT DBHCHT Kiswati menyampaikan, terima kasih kepada Pemkab Rembang dan Bea Cukai yang telah memberikan bantuan BLT.

 

“Bantuan ini sangat berarti bagi kami para pekerja dan masyarakat yang bekerja sebagai buruh petani tembakau dan buruh cengkeh,” ujar dia.

 

Ia berharap, program ini dapat terus berlanjut dan menyentuh lebih banyak masyarakat yang membutuhkan, agar manfaat dari dana cukai benar-benar bisa dirasakan secara langsung oleh rakyat kecil.

 

 

Rep : Bowo

Berita Terkait

Dugaan Job Fiktif PMI Jepang Diselidiki, Sejumlah LPK dan Rantai Penempatan Jadi Sorotan  
LPER Cabang Semarang Raya Resmi Terima SK Kepengurusan Periode 2026–2031, Siap Bersinergi untuk Pemberdayaan Ekonomi Rakyat  
DPRD Demak Gelar Paripurna ke-33, Enam Fraksi Sampaikan Pandangan Umum Raperda APBD 2027  
Ketika Penyidik Dengan Jaksa Penuntut Umum Kejari Semarang Sependapat, Terlapor Menjadi Tersangka Dan Perkara P21  
Pengurus SMSI Jawa Tengah Periode 2026-2030 Resmi Dilantik di Demak
Audiensi Forrbes Memanas, Massa Walk Out Tuntut Bupati Jelaskan Polemik KUA-PPAS 2027
John L. Situmorang Soroti Rencana Eksekusi Rumah Klien, Minta PN Semarang Menunda  
Ketua Umum FORWAKUM TIPIKOR Mulai Soroti Disdik Batu Bara, Diduga Jadi Objek Bisnis Meraup Keuntungan   

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Dugaan Job Fiktif PMI Jepang Diselidiki, Sejumlah LPK dan Rantai Penempatan Jadi Sorotan  

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:08 WIB

LPER Cabang Semarang Raya Resmi Terima SK Kepengurusan Periode 2026–2031, Siap Bersinergi untuk Pemberdayaan Ekonomi Rakyat  

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:49 WIB

DPRD Demak Gelar Paripurna ke-33, Enam Fraksi Sampaikan Pandangan Umum Raperda APBD 2027  

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Ketika Penyidik Dengan Jaksa Penuntut Umum Kejari Semarang Sependapat, Terlapor Menjadi Tersangka Dan Perkara P21  

Senin, 5 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Pengurus SMSI Jawa Tengah Periode 2026-2030 Resmi Dilantik di Demak

Berita Terbaru

Tak Berkategori

Bank BKK Purwodadi Sampaikan Ucapan Selamat Hari Santri Nasional 2026

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:16 WIB