Laskar Merah Putih Macab Tulungagung Ziarah ke TMP, Hendri Dwiyanto Selaku Ketua Soroti Pungli dan KKN di Pendidikan

- Jurnalis

Senin, 18 Agustus 2025 - 10:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MIM, JAWA TIMUR, 18 AGUSTUS 2025

 

Tulungagung, – Mediaindonesiamaju.com Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia diwarnai dengan berbagai kegiatan yang penuh makna. Laskar Merah Putih (LMP) Macab Tulungagung menggelar upacara bendera serta ziarah ke Taman Makam Pahlawan pada Minggu (17/8/2025), sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan yang gugur dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa.

Sekitar pukul 15.00 WIB, rombongan LMP berangkat dari Markas Cabang Tulungagung menuju TMP Nasional Rejoagung. Rombongan dipimpin langsung oleh Ketua LMP Tulungagung, Hendri Dwiyanto, bersama perwakilan pengurus, yakni Komandan Provos serta anggota Brigade sebanyak tujuh personel. Keterbatasan jumlah personel kali ini disebabkan banyak anggota lain yang sedang mengikuti upacara penurunan bendera di wilayah kecamatan masing-masing.

 

Meski dengan personel terbatas, LMP Tulungagung tetap konsisten melaksanakan ziarah dan tabur bunga, yang selama ini menjadi agenda rutin tahunan organisasi. “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa para pahlawannya. Maka dari itu, di tengah kesibukan kita tetap meluangkan waktu untuk berziarah,” tegas Hendri.

 

Ketua LMP Tulungagung, Hendri Dwiyanto, menegaskan bahwa momentum HUT ke-80 RI harus dijadikan pengingat bagi seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, tentang arti penting kemerdekaan. Menurutnya, kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai terbebas dari penjajahan fisik, tetapi juga merdeka dari segala bentuk penindasan, kemiskinan, dan kebodohan.

Baca Juga :  Sengketa Tanah Pasar Purwo Raharjo Desa Teloyo Klaten Memasuki Tahap Sidang Lanjutan, Menghadirkan Saksi-Saksi Penggugat

 

“Yang terpenting dalam momen HUT ini adalah kita harus benar-benar merdeka dari belenggu kebodohan. Pendidikan yang bersih dari pungutan liar dan praktik korupsi, kolusi, serta nepotisme (KKN) harus menjadi fokus bersama. Merdeka belajar harus diwujudkan dalam bentuk akses pendidikan yang adil, gratis, dan transparan tanpa ada pungutan yang membebani orang tua maupun siswa,” tegas Hendri.

 

Ia menambahkan bahwa pendidikan adalah salah satu pondasi utama dalam membangun bangsa yang kuat. Jika dunia pendidikan masih dirusak oleh pungli dan praktik KKN, maka cita-cita kemerdekaan belum sepenuhnya terwujud. “Generasi penerus bangsa harus dibebaskan dari beban biaya pendidikan yang tidak semestinya. Jika masih ada pungli, itu artinya kita masih terjajah oleh sistem yang tidak adil,” tambahnya.

 

Sejalan dengan pernyataan Hendri, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam pidato kenegaraannya pada peringatan HUT ke-80 RI menekankan bahwa tujuan kemerdekaan adalah membebaskan bangsa dari kemiskinan, kelaparan, dan penindasan. Prabowo menegaskan, pemerintah di bawah kepemimpinannya tidak akan gentar menghadapi kelompok besar atau orang-orang kaya yang mencoba merugikan rakyat dengan praktik ekonomi yang tidak sehat.

Baca Juga :  Bupati Kabupaten Simalungun Buka Musdessus Pembentukan Kopdes Merah Putih di Nagori Rambung Merah

 

“Pemerintah tidak akan membiarkan rakyat Indonesia menjadi korban praktik ekonomi ugal-ugalan. Kami akan berdiri tegak membela kepentingan rakyat kecil,” tegas Presiden.

 

Bagi Hendri Dwiyanto, pesan Presiden tersebut selaras dengan perjuangan di bidang pendidikan. Ia berharap ke depan, sekolah-sekolah di seluruh Indonesia benar-benar menjadi tempat lahirnya generasi merdeka yang berani, cerdas, dan berintegritas tanpa terbebani biaya tambahan yang tidak seharusnya ada.

 

Melalui upacara bendera dan ziarah pahlawan, LMP Tulungagung ingin meneguhkan kembali nilai-nilai perjuangan dan semangat nasionalisme. Hendri mengingatkan bahwa perjuangan para pahlawan harus dilanjutkan dengan aksi nyata di era modern, salah satunya dengan memberantas pungli dan KKN di dunia pendidikan, agar kemerdekaan yang hakiki bisa dirasakan seluruh rakyat Indonesia.

 

Rep : Farras

By : Admin

Berita Terkait

Dugaan Job Fiktif PMI Jepang Diselidiki, Sejumlah LPK dan Rantai Penempatan Jadi Sorotan  
LPER Cabang Semarang Raya Resmi Terima SK Kepengurusan Periode 2026–2031, Siap Bersinergi untuk Pemberdayaan Ekonomi Rakyat  
DPRD Demak Gelar Paripurna ke-33, Enam Fraksi Sampaikan Pandangan Umum Raperda APBD 2027  
Ketika Penyidik Dengan Jaksa Penuntut Umum Kejari Semarang Sependapat, Terlapor Menjadi Tersangka Dan Perkara P21  
Pengurus SMSI Jawa Tengah Periode 2026-2030 Resmi Dilantik di Demak
Audiensi Forrbes Memanas, Massa Walk Out Tuntut Bupati Jelaskan Polemik KUA-PPAS 2027
John L. Situmorang Soroti Rencana Eksekusi Rumah Klien, Minta PN Semarang Menunda  
Ketua Umum FORWAKUM TIPIKOR Mulai Soroti Disdik Batu Bara, Diduga Jadi Objek Bisnis Meraup Keuntungan   

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Dugaan Job Fiktif PMI Jepang Diselidiki, Sejumlah LPK dan Rantai Penempatan Jadi Sorotan  

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:08 WIB

LPER Cabang Semarang Raya Resmi Terima SK Kepengurusan Periode 2026–2031, Siap Bersinergi untuk Pemberdayaan Ekonomi Rakyat  

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:49 WIB

DPRD Demak Gelar Paripurna ke-33, Enam Fraksi Sampaikan Pandangan Umum Raperda APBD 2027  

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Ketika Penyidik Dengan Jaksa Penuntut Umum Kejari Semarang Sependapat, Terlapor Menjadi Tersangka Dan Perkara P21  

Senin, 5 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Pengurus SMSI Jawa Tengah Periode 2026-2030 Resmi Dilantik di Demak

Berita Terbaru

Tak Berkategori

Bank BKK Purwodadi Sampaikan Ucapan Selamat Hari Santri Nasional 2026

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:16 WIB